BERRIES STORY: CHERRY

5 Jan

~:0:~

Cherry Chibi presents~

BERRIES STORIES

[EunHae/HaeHyuk/HyukHae/HaeEun romance fiction]

[LENGTH:;: 4 series; 1(200 words)2(200+ words)1(300+ words)]

[GENRE:;: Fluff, Romance, Shounen-ai, AU]

[RATING:;: T/PG-13]

{WARNING:;: BOY X BOY / BL, OOC}

Happy reading~

~:0:~

Saat semuanya berhubungan dengan buah-buah berry

~:0:~

CHERRY

“Jadi… kalau laki-laki namanya Lee Aejin.” Donghae mengetuk-ngetukkan pensil di tanganya pada meja. Matanya terfokus pada kertas di hadapannya. Irisnya bergerak mengikuti deretan tulisan. Sederet nama sudah ada di sana.

“Hm.” Hyukjae mengangguk. Dia kembali menyeruput milkshake strawberinya.

“Lalu, kalau perempuan?” Tanya Donghae. Dia menatap Hyukjae sekarang, meminta pendapat suaminya itu.

“…” Hyukjae menatap Donghae dan kertas berisi nama bergantian, masih dengan menyesap minumannya.

“Sebenarnya, Donghae…,” Hyukjae meletakan milkshakenya dan menatap Donghae serius.

“Untuk apa kita merencanakan untuk memberi nama anak kita? Panti asuhan pasti sudah memberinya nama, kan?” tanyanya bingung.

Raut Donghae berubah seketika.

“Kamu tidak mengerti kesenangannya.” Ucapnya pelan. Terdengar tidak suka denga pertanyaan Hyukjae.

Melihat reaksi Donghae, Hyukjae buru-buru meraih tangan Donghae.

Mian, Chagiya. Aku hanya bertanya.” Ucapnya.

Donghae masih diam, berusaha menata emosinya. Dia harusnya bersikap lebih dewasa. Tapi, dia ingin ‘bermanja’ pada kekasihnya. Karena, bagaimanapun mereka adalah pasangan muda. Umur pernikahan mereka baru seumur jagung.

“Menurutku… bagaimana kalau Chigo?” usul Hyukjae kemudian.

Donghae melirik Hyukjae, lalu berpikir.

“Chigo? Lee Chigo? Terdengar lucu. Manis juga.”

Hyukjae tersenyum. Setidaknya mood Donghae sudah berubah.

“Dalam bahasa Jepang, Ichigo berarti strawberi.” Terang Hyukjae. Dia melempar senyum gummynya pada sang pujaan hati. Tangannya yang menggenggam tangan Donghae semakin erat.

“Strawberi lagi? Bagaimana kalau Cherry?” usul Donghae.

“Cherry? Heummm… Lee Cherry?”

“Setidaknya Kim Cherry sudah dimiliki seseorang.”

Hyukjae terkekeh pelan. “Kurasa Heechul hyung tidak akan marah kalau kita menggunakan namanya.”

“Kurasa dia tidak keberatan. Marganya berbeda, ‘kan? Nanti aku hubungi dia.”

“Aku punya perasaan, dia akan memberikan syarat kalau kita mau menggunakan namanya.” Hyukjae menghembuskan napas. Berakting seolah dia terbebani oleh sikap hyungnya itu.

Donghae tersenyum lebar, tertawa halus.

Tiba-tiba saja, Hyukjae berdiri dari duduknya. Donghae menatapnya heran. Belum sempat Donghae bertanya, Hyukjae sudah menariknya hingga berdiri.

“A-ada apa?” Tanya Donghae bingung. Dia menuruti Hyukjae yang menarik tangannya sambil berlari.

Mau dibawa ke mana dia?

“Ayo, kita buat Cherry atau Aejin!”

~The End~

A/N:;:

Dan itulah asal mula nama Cherry terbentuk~ hwahahaha~ =w=

(bagi yg belum tahu, Cherry itu anak resminya HyukHae!)

=▽=

*tutupi kepala pake panci*

Ini ide udah agak lama numpuk, jadinya kebut semalam bikinnya… eh, nggak sampai! Kali cuma berapa jam gitu~ haha

Hyukppa udah nyuruh gw tidur, padahal masih mau melek dan lanjutin gimana nanti proses ‘pembuatan’ Cherry~ yah… karena nggak baik menentang orangtua, jadinya terpaksa naik ke ranjang deh~

:p

\(=w= \) ßauthor tukang kabur

Udah duluan yah~~

Cherry cari pengganjal perut dulu~ laper nih =.=

Love u yg baca, komen, EunHaeHyuk shipper~ siapapun kau, thank you!

Oyasumi bagi yg juga begadang bacanya, dan Cherry izin tidur bagi yg bacanya di siang bolong…!

~:0:~

(>w<)
/ \

[REVIEW]

\ /
(^0^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: