BERRIES STORY: STRAWBERRY

4 Jul

~:0:~

Cherry Chibi presents~

BERRIES STORIES

[EunHae/HaeHyuk/HyukHae/HaeEun romance fiction]

[LENGTH:;: 4 series; 1(200 words)2(200+ words)1(300+ words)]

[GENRE:;: Fluff, Romance, Shounen-ai]

[RATING:;: T/PG-13]

{WARNING:;: BOY X BOY / BL, OOC}

Happy reading~

~:0:~

Saat semuanya berhubungan dengan buah-buah berry

~:0:~

STRAWBERRY

~:0:~

Show me your love

~:0:~

Bibir Donghae membentuk seulas senyum. Dipandanginya adonan kue di dalam mangkuk di tangan kirinya. Tangan kanannya terus bergerak memutar mixer di dalam mangkuk.

Aroma strawberi dan vanilla menguar kuat di udara di sekitarnya. Menarik perhatian seseorang yang baru saja memasuki rumah Donghae. Err… sebenarnya rumah keduanya sekarang—Donghae dan orang itu.

“Sedang apa?”

Donghae terlonjak kaget. Refleks dia menoleh ke arah asal suara. Di sana sudah berdiri seorang lelaki yang tersenyum padanya.

“Hyukjae…” Donghae tersenyum manis.

“Sedang apa?” Tanya Hyukjae.

Tanpa menjawab, hanya melempar senyum simpul, Donghae mengembalikan perhatiannya pada adonannya.

“Baunya… enak.” Gumam Hyukjae. Hidungnya yang sensitive akan aroma strawberi langsung bereaksi. Senyumnya semakin lebar.

Hyukjae berjalan mendekati Donghae, berdiri di samping lelaki yang diam-diam dia cintai itu.

“Jangan ganggu aku!” Donghae memperingatkan dengan nada halus, berjaga-jaga akan sikap jahil hyungnya itu.

Hyukjae hanya terkekeh pelan. Dengan cepat dia mencolek krim dan meleletkannya di wajah Donghae.

YA!” Donghae berteriak kaget. Dia menatap sebal Hyukjae.

“Silahkan ganggu aku sekali lagi dan kue ini berakhir di perut Leeteuk hyung.” Ancam Donghae.

Benar saja, ancaman itu langsung menembus hati(?) Hyukjae. Dance machine itu langsung terdiam.

“Ah… andwae, Donghae-ya…” Hyukjae berusaha memelas. Sebisa mungkin dia ber-aegyo, berusaha menarik perhatian Donghae yang ngambek.

Meski tidak seimut dan seahli Sungmin, Donghae sedikit luluh oleh Hyukjae. Lelaki Mokpo itu melirik Hyukjae sembari membersihkan wajahnya dengan air.

“Heum? Cium aku dulu!” ucap Donghae sambil menunjuk pipinya yang baru saja selesai dibersihkan.

Tanpa basa-basi, tanpa ragu sedikitpun, Hyukjae langsung menempelkan bibirnya secara cepat di pipi Donghae.

“!!”

Donghae membulatkan matanya. Dia menatap Hyukjae dengan tatapan kaget, tidak percaya, mungkin?

Wajahnya merah.

Hyukjae tersenyum polos.

“A-aku hanya bercanda, Monyet!”

~:0:~

COMING NEXT:;:

Hanya bertanya

“Donghae-ya,”

Keseriusan yang ditutupi oleh candaan

“Ah, ne?”

Ingin membahagiakannya

“Ah… sebenarnya…”

Gugup akan perasaannya

“A-ah… tidak. Itu… maksudku…”

Suatu keberanian


BLUEBERRY

~:0:~

(>w<)
/    \

[REVIEW]

\    /
(^0^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: