Tell Me Goodbye

7 Jul

TITLE:;: Tell Me Goodbye
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
A/N:;: bingung ini dijadiin oneshoot ato d lanjutin… bacaajja dech… happy reading~>w<

Aku menatap Leeteuk dan semua dongsaengku. Di wajah mereka terukir kegembiraan yang dalam. Harusnya saat inipun aku juga turut bahagia bersama mereka. Memang dalam hatiku aku berteriak, menangis bahagia. Tapi aku tak bisa meluapkannya sama sekali. Entah kenapa wajahku terasa kaku. Aku merasa bibirku seolah kehilagan otonya untuk membuat lengkungan senyum.

“Heechul, wae? Kau tak senang pangeranmu kembali?” tanya Leeteuk padaku. Aku hanya meliriknya sekilas lalu berjalan menuju kamarku dan menguncinya.

Samar-samar aku masih mendengar suara beberapa dari mereka bertanya ada apa denganku. Beberapa kali aku mendengar pintu kamar diketuk dan sesekali dari mereka menyebut namaku, memintaku agar keluar dan bergabung bersama mereka.

Lalu hening, tak ada lagi suara apapun. Hahaha, mereka pasti menyerah membujukku.

“Chullie… boleh aku masuk?”

Deg! Itu suaranya…

Sebenarnya ingin sekali aku berkata iya. Aku sangat menginginkan waktu aku dan dia hanya berdua. Tapi lidahku terasa kelu, suaraku tercekat, hanya bibirku yang bergerak tanpa mengatakan suara apapun.

Jujur aku senang dia kembali. Tapi entah kenapa, ada perasaan kesal yang lebih dalam dari rasa bahagia itu. Mungkin kecewa? Ya, memang kecewa. Aku kecewa padanya yang meninggalkan kami, mengkhianati janjji yang pernah dibuatnya denganku. Janji kami berdua yang terukir di ruangan ini, hanya berdua dan semua benda yang ada didalam sini adalah saksinya.

Aku merebahkan tubuhku di ranjang, sementara suara-suara diluar sana masih terdengar. Mataku menerawang langit-langit kamar. Kembali terbayang di benakku kejadian saat itu. Janjinya untuk tidak meninggalkanku. Itu kejadian lama.

Mataku perlahan terpejam, dan aku kembali mengingat saat itu.

Janjinya untuk tak meninggalkanku terus terngiang di telingaku. Dan janjinya untuk tak melakukan adegan panas dengan orang lain saat di film ataupun MV. Aku tahu janji yang kedua itu terdengar bodoh, aku tahu. Tapi memang itu yang diucapkannya padaku. Dan janji kedualah yang membuatku lebih terluka. Dia sudah melanggar semua janjinya padaku.

Walau kini dia kembali lagi, hatiku terlanjur sakit. Aku ingin memaafkannya, tapi kurasa perasaan terkhianati lebih besar dari itu.

Han, I hate u… but,… I…

 

A/N:;: hwahahahaha males lanjutin ni ff….. #kabur karna ending nggantung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: