Miracle 6—Forever Together

7 Jul

TITLE:;: Miracle 6—Forever Together
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
CAST(S):;: Super Junior, Big Bang, Girls’ Generation, 2NE1
GENRE:;: Fantasy, Shounen-ai, yaoi, straight, etc (baca ndiri, ya! Author gk pinter nentuin genre>.<)
A/N:;: hwahahaha author habs hiatus gk pamit nieh… ada yg kangen…? #pedekumat# curhat dikit yach… critanya tuh ak d rumahnya mbahku mo surving, eh internetnya problem… yaudah disabarin sampe rumah… sampe rumah ndiri…, internetnya juga problem… akhirnya bru bisa upload sekarang. happy reading~>w<
WARNING:;: OOC, Bahasa aneh, gk nyambung… DON’T LIKE? DON’T READ! DON’T BASHING!!!

    ” SELAMAT DATANG!!!” sambut Seohyun dan Sooyoung manis.

    ” silakan, meja yang kosong disebelah sini.” Kata Taeyang sopan. Lelaki bertubuh tinggi itu duduk. Dan yeoja manis yang mengikutinya duduk didepannya.

    ” silakan menunya.” T.O.P menyodorkan sebuah kertas berwarna biru.

    ” aku mau Es Krim Vanillla!” seru yeoja itu.

    ” ya! Kita kesini bukan untuk makan-makan! Kita datang untuk menilai. Kau masih ingat, kan?” ujar namja didepannya.

    ” nggak papa, kan? Kan makanannya juga dinilai.” Sergah yeoja itu. Namja didepannya mendengus.

    ” baiklah, kutraktir. Es krim chocolate, ya. ” pesan lelaki itu pada T.O.P.

    ” ini saja?” Tanya T.O.P sopan. Namja itu mengangguk.

    ” baiklah. Saya permisi dulu. Mohon tunggu sebentar.” T.O.P pergi dari hadapan dua orang itu.

    ” hm… pelayanan bagus, dekorasi lumayan. Terus, kebersihannya…” lelaki itu menulis diatas selembar kertas.

    ” kebersihan dapur juga di cek! Aku yang mengecek, ya!” seru yeoja itu.

    ” kalau kamu sendiri nggak bisa diandalkan. Nanti malah mainan di dapur, lagi. Udah, aku aja. Kamu tunggu disini.” Lelaki itu berdiri dari kursinya.

    ” ya! Siwon-ah! Kyuri juga pingin ikut!” pinta yeoja itu.

    ” jangan manja kayak anak kecil gitu. Malu-maluin.” Ujar Siwon sembari melepaskan pegangan Kyuri pada ujung jasnya.

    ” uh!” Kyuri menggelembungkan pipinya kesal. Siwon tersenyum kecil melihatnya.

    ” es krimku buat kamu, deh.” Kata Siwon. Seketika wajah Kyuri menjadi cerah.

    ” waa…. Bener? Gomawo Siwonie!”

    ” tapi asal kamu tunggu disini.”

    ” ocey!” Siwon mengelus rambut Kyuri pelan, lalu pergi meninggalkannya. Dapur café-

    ” permisi…” Siwon membuka pintu. Terlihat banyak kesibukan disana-sini. Siwon mendekat ke seorang namja. Lalu dia menepuk pundak namja itu.

    ” ah, ne?” namja itu menoleh.

    ” lho? Siwon hyung?” Tanya namja itu. ” ngapain disini?”

    ” hai Ryeowook. Lama nggak ketemu. Aku jadi juri. Hah… Dipaksa Tueki hyung.” Ujar Siwon. Ryeowook tertawa kecil. ” Aku mau menilai kebersihan dapur. Boleh, kan?”

    ” silakan. Tapi mian aku nggak bisa menemanimu sekarang. Aku banyak pekerjaan.” Kata Ryeowook sembari menata piring kosong didepannya yang hampir saja terjatuh.

    ” gwencana. Aku nilai, ya. Maaf mengganggu.” Siwon mulai melihat-lihat. Dari atap sampai lantai. Lalu dia mencatat apa yang dilihatnya diatas kertas yang dibawanya.

    ” hm, sudah. Wookie, aku permisi dulu.” Kata Siwon lalu berlalu pergi.

    ” ne.” jawab Ryeowook tanpa mengalihkan perhatiannya dari piring-piringnya.

    Siwon berjalan menuju mejanya. Dan didapatinya Kyuri dan dua gelas kosong didepannya.

    ” ah! Siwonie udah selesai?” Tanya Kyuri manis.

    “ne. Wah wah… Kamu cepat juga ya ngehabisinnya. Kajja, ke kelas 3.” Kata Siwon sambil menaruh sejumlah uang diatas nota yang diletakan T.O.P saat mereka memesan.

    ” yuk!” Kyuri menarik tangan Siwon. Mereka berjalan cukup cepat. Dan dalam kurang dari lima menit mereka sudah duduk di salah satu meja di dalam café kelas 3.

    ” kyaa!!! Animal café!” seru Kyuri senang. Siwon menutup telinganya.

    ” mau pesan apa?” Tanya GD sembari menyodorkan menu. Kyuri sempat terbengong melihat kostum naga GD. Setelah tangannya disenggol Siwon, dia segera sadar lalu membaca menu cepat-cepat.

    ” um… cheese cake sama sweet heart juice!” pinta Kyuri.

    ” aku yellow split banana aja.” Ujar Siwon. GD mencatat lalu mengulangi pesanan mereka kemudian pergi berlalu menuju dapur.

    ” kau ini… makan aja…”

    ” wae? Kan tugasnya juri!” ujar Kyuri.

    ” aku pergi ke dapur dulu. Kamu nilai tempat ini dulu.” Kata Siwon sembari berdiri dan berlalu menuju dapur.

    ” aku nanti minta yellow-mu itu, ya!” pinta Kyuri. Siwon menoleh.

    ” yellow split banana!” koreksi Siwon.

    ” ya itulah namanya! Ya?”

    ” habisin aja sekalian.” Siwon mengangkat tangannya lalu kembali berjalan menuju dapur.

    ” Baiklah! Gomawoyo na Won Won!” seru Kyuri. Kyuri terus menatap Siwon sampai punggungnya menghilang dibalik sebuah pintu. Lalu Kyuri mengalihkan perhatiannya pada dua orang yeoja yang berada didekat pintu.

    ” Selamat datang!” dua yeoja itu bertugas menyambut tamu. Satunya memakai kostum kelinci putih dan satunya kucing merah. Setelah cukup lama terbengong, Kyuri akhirnya sadar tujuan utamanya kesini. Dia segera mengeluarkan kertas yang dibawanya dan mencatat.

    ” dekorasinya lucu… pelayanannya bagus… kebersihan meja… bagus… um…”

    ” ini pesanan anda.” Ujar seorang pelayan. Kyuri mendengok. Dilihatnya pelayan itu menggunakan kostum kelinci pink. Cocok sekali dengan tampang manisnya yang tersenyum itu.

    ” Sungminie?”

    ” lho? Kyuri noona?”

    ” kyaaa! Kamu imut banget!!!” Kyuri mencubiti pipi Sungmin.

    ” aw… Noona! Minumannya mau tumpah nih!” seru Sungmin. Kyuri melepaskan tangannya.

    ” ehehe. Mian.”

    ” Noona ada apa kesini?” Tanya Sungmin sembari meletakan cheese cake keatas meja.

    ” aku jadi juri!” ujar Kyuri. Dia langsung memotong cheese cakenya.

    ” ooo. Eh udah ya, Noona. Aku dipanggil temanku. Harus tugas.” Sungmin berlalu dari hadapan Kyuri. Kyuri menatap sekelilingnya sambil menghabisakan cakenya dan minumannya.

    ” wah wah… cepat banget kamu ngehabisin itu.” Ujar Siwon yang tiba-tiba muncul dibelakang Kyuri. Kyuri menoleh.

    ” kamu itu, kayak anak kecil aja.” Siwon mengambil selembar tisu dari atas meja. Lalu dia membersihkan sisa kue yang menempel didekat mulut Kyuri. Kyuri terdiam melihat Siwon membersihkan sekitar mulutnya.

    Siwon melepaskan tangannya. Kyuri menatap Siwon.

    ” wae?”

    ” Siwonnie…” tatapan Kyuri membuat Siwon membisu.

    ” kamu…” Kyuri mendekatkan wajahnya ke perut Siwon. Siwon tetap terdiam. Membiarkan tangan yeoja didepannya perlahan berjalan ke punggungnya.

    ” kayak Ommaku!!!” Kyuri memeluk Siwon erat.

    ” heh?” Siwon yang awalnya sudah berdebar langsung shock dengan pernyataan Kyuri itu.

    ” Ommaku sering bilang aku kayak anak kecil.” Ujar Kyuri dengan tampang tak bersalah. Siwon melepaskan pelukan Kyuri.

    ” heh… kau ini…”

    PETS!

    Tiba-tiba lampu mati.

    ” kyaaa!”

    ” ada apa ini?” para tamu mulai panic. Tiba-tiba ada sebuah lampu sorot yang menerangi panggung.

    ” maaf telah membuat kalian menunggu.” Ujar seorang namja yang berada diatas panggung.

    ” MUSIC START!”

    “If you’re not the one then why does my soul feel glad today?If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?If you are not mine then why does your heart return my call?If you are not mine would I have the strength to stand at all?” Eunyuk muncul dari balik panggung dengan kostum monkeynya.
    “I never know what the future brings But I know you’re here with me nowWe’ll make it through And I hope you are the one I share my life with” Donghae muncul dari sisi sebaliknya.

    ” kyaaaa! Monyet sama ikannya lucu!” seru Kyuri girang.

    ” heh… kau ini…”ujar Siwon. Dia menoleh ke meja. Disitu terdapat dua gelas minuman yang sudah kosong dan satu piring kecil yang juga sudah kosong. Dia tersadar bahwa dia belum membayar saat melihat sebuah nota tergeletak. Siwon sebenarnya mau mengingatkan Kyuri, tapi dia menahan niatnya. Akhirnya dia mengambil sejumlah uang sebesar yang ditulis di nota itu. Diletakannya uang itu diatas nota. Kemudian dia kembali memperhatikan pertunjukan itu dan sesekali menoleh pada Kyuri.

    ” eh kayakknya aku kenal Monyet sama Ikan itu deh.”
    “I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understandIf I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?Is there any way that I can stay in your arms?” kali ini Eunhyuk dan Donghae menyanyi bersamaan.

    ” suara mereka bagus!”

    ” Hei, ayo pergi. Kelas 2 dan 1 sudah menunggu.” Siwon menarik tangan Kyuri.

    ” ah~ Siwon-a~”

    ” selsaikan dulu tugasmu, baru main lagi.”

    ” ocey, ocey. Tapi nanti kamu harus temani aku lho!”

    ” heh?” Siwon mengentikan langkahnya.

    ” harus!” tegas Kyuri menatap mata Siwon serius.

    ” w, wae?”

    ” soalnya nanti aku takut kalau mati lampu kayak tadi.” Siwon kembali tersambar petir. Dengan sedikit kesal dia lalu menarik tangan Kyuri dan pergi menuju kelas 2.    

    ” kelas 2 sama 1 bikin pertunjukan ya?” Tanya Kyuri. Siwon mengangguk. Begitu mereka sampai di kelas 2, mereka segera mencari tempat duduk.

    ” selanjutnya, pertunjukan dari The 6th!” seru seorang yeoja yang berdiri didepan panggung. Lalu dia turun panggung saat enam orang anak maju ke panggung. Seungri berjalan menuju keyboard saat teman-temannya memposisikan diri mereka.

    ” I’ve been living with a shadow overhead I’ve been sleeping with a cloud above my bed I’ve been lonely for so long Trapped in the past I just can’t seem to move on ” Bom tersenyum manis saat membawakan latunannya.

    ” I’ve been hiding all my hopes and dreams away Just in case I ever need them again someday I’ve been setting aside time To clear a little space in the corners of my mind ” Kyuhyun menatap seluruh tamu sambil tersenyum.

    ” lho? Hyunie?” ujar Kyuri saat Kyuhyun menatapnya. Tapi dia rasa Kyuhyun tak menyadari kehadirannya karena dengan cepat Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke penonton lainnya.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love Oh oh oh” Bom, Minzy, Kyuhyun, Daesung, dan Yoona menggerakan tangan mereka kesana kemari dengan penuh penghayatan.

    “I’ve been watching but the stars refuse to shine I’ve been searching but i just don’t see the signs I know that it’s out there There’s got to be something for my soul somewhere ” Bom menundukan kepalanya.

    “I’ve been looking for someone to shed some light Not somebody just to get me through the night I could use some direction And I’m open to your suggestions ” Daesung menarik dagu Bom, membuat dia dan Bom saling bertatapan. Dia melambaikan tangannya keatas. Lalu dia menaruh tangannya di bahu Bom sembari terus tersenyum.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love And if I open my heart again I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end ”

    ” Oh…”

    ” oh…”

    ” oh…”

    “There are moments when I don’t know if it’s real Or if anybody feels the way I feel I need inspiration Not just another negotiation ” Minzy memainkan rambutnya diakhir linenya.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love And if I open my heart to you I’m hoping you’ll show me what to do And if you help me to start again You know that I’ll be there for you in the end”

    ” Oh…”

    ” ohh”

    ” ohh”

    ” woahhh..”

    ” woahhh”

    ” woahhh..”

    ” ohhh” Yoona menutup lagu dengan lembut dan panjang. Seungri memainkan keyboardnya dengan mantap. Mereka semua tersenyum puas saat tepuk tangan bergema di ruang kelas itu.

    ” woaahhh!!! Pertunjukan yang hebat!!! Selanjutnya adalah pertunjukan dari…” Kyuhyun dan teman-temannya turun dari panggung. Dan saat turun, Kyuhyun disambut dengan sebuah pelukan.

    ” Hyunie!!!”

    ” hah? Noona?” Kyuri melepaskan pelukannya.

    ” kau ini! Kau tadi tak sadar ada aku, ya!?”

    ” habis kan banyak pengunjungnya.” Ujar Kyuhyun.

    ” waaahh! Kalian teman-temannya Hyunie, ya? Salam kenal! Kyuri imnida! Aku noona-nya Kyuhyun.” Ujar Kyuri menyalami mereka satu-persatu.

     ” Yoona.” Kata Yoona lembut.

    ” Daesung.”

    ” Seungri!!!”

    ” Minzy!”

    ” wah wah… teman-temanmu imut semua!”

    ” Noona, kami sudah besar!”

    ” Minie juga udah besar tapi masih imut!!! Apalagi pakai kostum bunny-nya kayak tadi.” Kyuri mulai mengoceh sendiri.

    ” Noona sebenarnya mau apa kesini?” Tanya Kyuhyun.

    ” mau menilai kelasmu!”

    ” ya! Kyuri! Akhirnya ketemu juga.” Siwon menepuk pundak Kyuri.

    ” kamu main hilang aja. Aku udah selesai menilai, nih.” Ujar Siwon. Kyuri hanya menyengir dengan innocentnya.

    ” Siwon hyung?” tanya Kyuhyun.

    ” ah, hai, Kyu.” Sapa Siwon. Lalu dia menoleh pada Kyuri.

    ” nanti yang menilai kelas 1 kamu, lho! Aku udah kerja keras.” Omel Siwon. Kyuri hanya mendengarkan dengan tatapan lugunya. Siwon yang merasa ditatap langsung terdiam.

    ” m.. mwo?”

    ” um… aniyo!” Kyuri menyentil pipi Siwon pelan. Wajah Siwon memerah.

    ” kyaaaa! Siwon oppa malu! Romantis banget!” seru Minzy girang. Siwon dan Kyuri menoleh.

    ” romantis?” Tanya Kyuri.

    ” arghh… udahlah. Ayo pergi! Kelas 1 menunggu. Duluan ya, kalian.” Siwon menarik tangan Kyuri.

    ” bye bye!” seru Kyuri saat diambang pintu. Minzy balas melambai dengan ceria.

    ” semoga berhasil Oppa!” seru Minzy.

    ” kakakmu lebih parah dari Minzy.” Ujar Daesung pada Kyuhyun.

-1st grade’s classroom-

    ” YA! HENRY-A! KEMBALI!” seru Taeyeon. Henry tak menggrubis. Dia terus berlari hingga menabrak seseorang yang hendak masuk.

    ” kyaaa!”

    ” ah, jeosoghaeyo. Saya buru-buru.” Ujar Henry tanpa menoleh pada orang yang ditabraknya. Dia langsung melesat pergi.

    ” Henry kenapa sih? Begitu turun panggung dia langsung pergi.” Tanya Hyoyeon.

    ” katanya So-1 pingsan pingsan lagi.” Jawab Taeyeon.

    ” lagi!?” Taeyeon mengangguk.

    ” walau kekuatannya tak pernah berkurang ternyata dia bisa pingsan juga, ya.” Kata Hyoyeon.

    ” katanya demamnya tinggi baget.” Tambah Taeyeon.

    ” Ya! Waktunya kalian tampil!” seru Dara menhampiri mereka. Taeyeon dan Hyoyeon langsung menyambar gitar dan bass mereka.

-So-1’s room in Big Bang’s room-

    ” So-1?” Henry membuka pintu perlahan. Nafasnya masih tersenggal-senggal.

    ” oh, Henry.” Sambut Zhoumi. Matanya terlihat sangat lelah. Eeteuk yang sedang mengompres So-1 menoleh.

    Henry berjalan gontai menuju ranjang So-1. Disibakannya rambut yang menutupi wajah sahabatnya itu. Terlihat wajah So-1 yang sangat merah. Bibirnya terlihat kering. Nafas yang dihembuskannya tak teratur.

    ” So… 1…”

    ” Henry-a, apa kau tahu kenapa So-1 bisa terkena duri pokusa?” Tanya Zhoumi.

    ” ..?” Henry menoleh, menatap Zhoumi bingung.

    ” seperti ini.” Zhoumi mengeluarkan sebuah bola sihir di tangannya. Didalamnya terdapat duri berukuran sangat kecil.

    ” tanamannya seperti ini.” Zhoumi mengeluarkan sebuah buku kecil dari sakunya. Lalu membuka sebuah halaman dan menunjukannya pada Henry.

    ” ah, itu!”

    ” kau tahu?” Zhoumi menutup bukunya.

    ” pohon megalougas. Salah satu dari ribuan durinya sangat beracun, terutama bagi pemilik kekuatan khusus seperti So-1.”

    ” sebenarnya…”

FLASHBACK-

    GUSRAAKKK

    ” aduh…” Henry mengelus kepalanya yang membentur lantai cukup keras.

    ” aw! Akh..” So-1 melepaskan sebuah tanaman berduri yang menancap di pantatnya.

    ” ya! Henry! Ini salahmu! Kita jadi terdampar disini, kan!? Sudah kubilang jangan gunakan sihir transport! Kau kan belum mahir!” bentak So-1. Henry mendengar ocehan So-1 dengan pipi digelembungkan.

    ” kalau sihirku emang gak bisa diandalkan, terus gimana kita turunnya?” Tanya Henry sambil menatap kebawah.

    ” kita belum bisa terbang, lho…” tambah Henry. Dengan santainya matanya menjelajahi pemandangan didepan matanya.

    ” hah… gimana ini!? Nasibku berakhir dengan terkurung diatas… dimana ini?” Tanya So-1 pada Henry yang sibuk berkeliling di tepi-tepian.

    ” puncak The Trosk.” Jawab Henry santai.

    ” puncak The Trosk… HAH!? THE TROSK!?”

    ” uwaaaaaa bagaimana ini!? Terkurung di tempat seperti ini bersama orang seperti itu!?” pekik So-1.

    ” heh? Kau menghinaku?!” seru Henry kesal.

    ” ya tentu saja! Masa memujimu!? Kau ini babo atau apa, hah!?”

    ” beraninya kau.” Henry melinting lengan bajunya. So-1 yang tak memakai lengan baju meremas tangannya.

    ” hyaaaaa!!!”

    ” awas kau!!!”

    Akhirnya mereka berdua bertarung sendiri sampai menyadari pintu dibelakang mereka terbuka.

    ” …?”

    ” nu.. nugusaeyo!?” bentak Henry.

    Dan pintu itu terbuka perlahan.

END OF FLASHBACK-

    ” ternyata Yesung hyung. Akhirnya Yesung hyung membawa kami kembali pakai sihir transportnya.” Jelas Henry. Zhoumi mengangguk mengerti.

    ” paling tidak sudah jelaslah.” Ujarnya. Lalu dia menoleh pada Eeteuk. ” bagaimana keadaannya?”

    ” sudah sedikit baikan, walau suhunya belum turun juga.” jawab Eeteuk sembari mengganti kompres So-1. Zhoumi terdiam dan berpikir sejenak.

    ” Hyung, apa menurutmu suatu kebetulan kalau So-1 terkena duri itu?” Tanya Zhoumi. Eeteuk menggeleng.

    ” karena jarang ada kegagalan transport yang berpindah ke The Trosk. Lagipula kan hanya ada satu dari ribuan duri tanaman itu yang beracun. Terlalu aneh.”

    ” dan kemungkinan kecil kalau duri itu terus menancap.” Tambah Zhoumi.

    ” tentu saja. Duri itu memang sengaja kutancapkan. Jadi itu bukan suatu kebetulan.” Terdengar suara seorang yeoja. Dengan cepat mereka menoleh pada asal suara.

    ” Hai, Jung Soo.” Jessica melambaikan tangannya. Eeteuk langsung berdiri dan siap melacarkan sihirnya.

    ” wow wow! Tenang dulu Jung Soo! Aku kesini bukan untuk bermain denganmu, tapi untuk mengucapkan selamat tinggal padamu.”

    ” ..?”

    ” Yui!” panggil Jessica. Sesosok yeoja keluar dari balik bayangan Jessica. Dari ujung kaki sampai ujung rambutnya berwarna hitam, kecuali kulitnya tentunya. Tatapannya kosong tetapi dingin. Diatangannya membawa sebuah alat yang lalu diserahkan pada Jessica.

    ” alat ini menunjukan tempat belahan jiwaku berada. Saat kucari, ternyata dia berada di sekolah ini. Awalnya kupikir kamu. ternyata tidak.”

    ” lalu apa maksudmu melibatkan So-1?” Tanya Eeteuk dingin.

    “Karena kebetulan kau ada di sekolah ini, aku memanggilmu untuk mengucapkan selamat tinggal.” Terang Jessica. Eeteuk mengangkat satu alisnya tanda dia belum mengerti sepenuhnya.

    ” kau pasti menyerangku kalau bertemu denganku. Makanya, kau kan sudah kelelahan merawat bocah itu. Jadinya kau tak punya kekuatan melawanku.”

    Eeteuk merapatkan giginya kesal.

    ” kalau begitu cepatlah pergi!”

    ” kau tak mau aku menyembuhkan anak itu dulu?” Tanya Jessica sembari menunjuk So-1. Eeteuk menatap So-1.

    ” apa kau bisa dipercaya?”

    ” yah, siapa yang lebih pintar dalam bidang medis? Lagipula setelah ini aku tak punya urusan lagi padamu. Aku hanya mau mengucapkan terimakasih karena telah memberiku beberapa waktu yang menyenangkan dan penuh airmata itu.”

    ” kalau sampai keadaannya tambah parah, awas kau.” Eeteuk menurunkan tangannya lalu memberi jalan pada Jessica.

    ” apa itu ucapan terimakasihmu?” Jessica mendekat ke ranjang So-1. Diletakannya tanganya diatas dahi dan dada So-1. Dia mendengungkan suatu mantra yang terdengar tak jelas. Perlahan tangannya mengeluarkan cahaya biru. Semakin lama cahaya itu semakin membesar. Dan pelan-pelan cahaya itu menghilang.

    ” ukh…” So-1 membuka matanya perlahan. Henry yang tak kuasa menahan emosinya langsung memeluk So-1 erat.

    ” mianhaeyo So-1…. Jeongmal mianhae…” kata Henry disela-sela isak tangisnya. So-1 menatap Henry bingung. Tapi kemudian dia membalas pelukan Henry.

    ” ja. I’ll go! Bye bye Jagi-a!” Jessica mencium pipi Eeteuk sekilas lalu menghilang, pergi bersama Yui. Eeteuk mengelus kasar pipinya. Lalu dia menoleh pada So-1 yang sedang berpelukan dengan Henry.

    ” So-1, ternyata kau gampang terbawa suasana, ya.” Ujar Zhoumi saat melihat sebutir air di sudut mata So-1. Dengan cepat So-1 menghapus air matanya.

    ” a.. apaan sh, Hyung? Oya, wanita tadi siapa?” Tanya So-1.

    ” Jessica. Mantan pacarku dulu.”

    ” hah!?” Henry melepaskan pelukannya. Dia langsung menoleh menatap Eeteuk.

    ” aku memutuskannya karena Kang…” Eeteuk mengentikan kalimatnya.

    ” Kang?” Tanya Henry dan So-1 bersamaan.

    ” karena seseorang. Sejak saat itu dia dendam padaku.” Jelas Eeteuk sembari membereskan alat-alat medisnya. Zhoumi membantunya. Sementara So-1 dan Henry hanya menonton sambil sesekali bercanda.

    ” oya Hyung, dia dendam hanya karena itu?” Tanya Henry.

    Eeteuk menoleh sekilas lalu menghela nafas panjang.

    ” masalahnya lebih rumit dari yang kau kira.”

    ” sudahlah, anak kecil tak perlu memikirkannya.” Zhoumi mengacak rambut henry cepat.

    ” Hyung! Aku bukan anak kecil!” sergah Henry. Zhoumi hanya tertawa kecil. So-1 dan Eeteuk yang melihat keduanya ikut tersenyum.

-1st grade’s classroom-

    ” yap! Sudah selesai!” Kyuri memasukan pensilnya kedalam saku.    

    ” ha~h akhirnya…” Siwon menghempaskan tubuhnya pada kursi yang didudukinya.

    ” ayo kasih ke Angel oppa! Aku pingin cepat-cepat makan tart strawberry!” Kyuri berdiri dari duduknya. Tapi tiba-tiba dia merasakan denyutan keras di kaki kanannya.

    ” akhhh!”

    ” wae?” Tanya Siwon santai.

    ” kakiku sakit. Kayaknya karna ketabrak tadi.”

    ” cuma ketabrak, kan?”

    ” kebentur pintu, tau! Siwonie jahat! Huh!” Kyuri melagkahkan kakinya. Tapi saat itu juga kakinya tak kuat dan alhasil Kyuri terjatuh.

    GUBBRAAK

    ” aww”

    Siwon langsung berdiri dan menolong Kyuri.

    ” gwenchanyo?”

    ” gwencha… AKH!” pekik Kyuri. Siwon dengan cepat mendudukan Kyuri di kursi. Lalu dia berjongkok melihat kaki Kyuri yang tertutupi kaus kaki.

    ” mana yang sakit?”

    ” pergelangan kaki kanan.” Jawab Kyuri sambil menahan rasa sakit yang dirasakannya. Siwon menurunkan kaus kaki Kyuri dan mendapati sebuah bengkak yang cukup parah.

    ” harus segera diobati.” Siwon memutar sedikit kaki Kyuri.

    ” aww!!!”

    ” apa terklir juga?”

    ” se… sepertinya.” Kyuri menggigit bibir bawahnya.

    ” dasa kau ini… kenapa bisa sampai begini?” Siwon berdiri setelah menaikan kaus kaki Kyuri.

    ” habis…” kalimat Kyuri terpotong ketika tubuhnya diangkat oleh Siwon. Siwon menggendongnya di punggung.

    ” kau ini banyak makan tapi ringan, ya.” Ujar Siwon sambil mengambil ancang-ancang berlari.

    ” ehh? Kyaaaaaaa!” Siwon berlari secepat kilat. Dan dalam dua menit mereka sudah berada di medical room.

    ” Siwon-a, kenapa tadi nggak pakai sihir transport aja?” Tanya Kyuri yang masih menepel di punggung Siwon.

    ” aku nggak ahli. Udah kubilang kan, aku nggak pintar sihir.” Siwon menurunkan Kyuri dan mendudukannya diatas kasur.

    ” iya, ya. Kamu kan guru dance kelasnya Kyuhyun, ya?” Kyuri memperhatikan Siwon yang mengambil sesuatu didalam lemari.

    ” hm. Tapi bukan guru tetap.” Siwon berjalan mendekat.

    ” tapi aku kan bisa sihir transport. Kenapa nggak ngomong ke aku aja?” Kyuri menatap Siwon yang sedang mengoleskan sebuah cairan di kakinya.

    ” habis kamu nggak bisa diandalkan.”

    ” huh! Siwonie kejam!” Kyuri mengangkat tangannya bersiap memukul Siwon.

    ” bercanda. Aku kan namja. Namja harus bisa diandalkan selama dia bisa.” Kyuri terdiam. Perlahan dia menurunkan tangannya.

    ” kalau begitu, kau benar-benar bisa diandalkan dalam masalah ini?” Tanya Kyuri menunjuk kakinya.

    ” aku pernah diajari Eetetuk hyung ini. Siap siap, ya.” Siwon meletakan tangannya di pergelangan kaki kanan Kyuri. Kyuri meletakan tangannya diatas kasur, bersiap merasa sakit dan mencengkram kasur itu.

    ” miiruka yunaed.” Kyuri terdiam.

    ” nggak sakit.”

    ” emang enggak.” Siwon berdiri lalu dia berjalan menuju lemari dan meletakan kembali botol yang tadi digunakannya.

    ” nggak sakit lagi, kan?” Tanya Siwon. Kyuri menatapnya sesaat lalu menggeleng.

    ” ada apa?” Siwon duduk disamping Kyuri.

    ” apanya yang apa?” Tanya Kyuri.

    ” tadi wajahmu sempat terlihat sedih.”

    ” ah, enggak. Aku Cuma inget Ommaku aja.” Kyuri tertawa kecil. ” soalnya Siwonie mirip Omma-ku!” ujarnya riang. Siwon menatapnya tanpa perubahan ekspresi.

    ” kau tak bisa menyembunyikanya. Kau sedikit berubah setelah aku menggendongmu tadi. Ada apa?”

    ” ung… saat kau menggendongku… itu seperti gendogan Omaku. Aku kangen.” Ujar Kyuri berusaha tersenyum.

    ” masih ada yang kau sembunyikan.” ujar Siwon. Tatapannya sangat serius. Kyuri terhenyak. Tatapan Siwon mengikis sedikit demi sedikit dinding pertahanan Kyuri.

    ” Ommaku sudah tak ada.” Dan kini butiran air mulai berjatuhan dari sudut mata Kyuri. Siwon melingkarkan tangannya memeluk tubuh mungil Kyuri.

    ” ah.. ahahaha. Siwonie ngapain, sih..?” Kyuri berusaha melepaskan pelukan Siwon.

    ” tak apa. Keluarkan saja. Aku ada disini. Menangislah sepuasmu.” Siwon mempererat pelukannya. Pertahanan Kyuri roboh. Dia tak bisa menahannya lagi. Dia menangis sekuat tenaganya. Memeluk erat Siwon. Mengeluarkan semua emosinya dalam pelukan hangat lelaki disampingnya.

_

    ” jadi sebenarnya ibu yang diketahui Kyuhyun bukanlah ibu kalian yang sebenarnya?” Tanya Siwon. Kyuri menghela nafasnya.

    ” dan tujuan utamamu kemari untuk memberitahu Kyuhyun tentang kematian ibu aslinya?” Tanya Siwon sangat hati-hati dalam setiap katanya. Kyuri mengangguk pelan lalu dia melemparkan pandangannya pada luar jendela.

    ” bagaimana caranya untuk memberitahunya..?”

-3rd grade’s classroom-

    DEG!

    ” ada apa, Kyu? Wajahmu tegang.” Tanya Bom sembari menyeruput ice tea-nya.

    ” entahlah. Tiba-tiba bulu kudukku berdiri.”

    ” kena flu mungkin?” Tanya Minzy.

    ” babo! Kalau flu itu kedinginan bukan bulu kuduknya berdiri.” Ujar Seungri.

    ” kan kalau kedinginan bulu kudunya berdiri!” balas Minzy.

    ” udah, udah kalian. Cepat habisin pizzanya.” Kata Daesung berusaha mencegah perang dunia ke 1001.

    ” nih, traktiran dariku.” Sungmin menyodorkan sebuah mangkuk berisi tiga blueberry cake.

    ” tapi berhubung bahannya tinggal dikit dan uang yang kubawa dikit, jadinya kalian terpaksa harus membagi cake itu dua-dua. Yang adil, ya.” Tambahnya sembari duduk disebelah Kyuhyun.

    Dalam sekejap Bom sudah memeluk tangan Yoona dan Daesung mendekatkan kurisnya pada Kyuhyun.

    ” aku sama kamu!” seru mereka bersamaan.

    ” EHHH!!???? Bom jahat! Masa Minzy harus sama Seungri!?” pekik Minzy.

    ” Daesung! Kau bukan temanku lagi! Teganya kau! Huaaa!”

    ” wah wah.. yang rukun dong…” pinta Sungmin saat teman-temannya yang sedang membereskan kelas menoleh saat mendengar teriakan Minzy dan Seungri.

    ” kalian ini benar-benar anak kecil, ya.” Komentar Kyuhyun. Sementara itu Sungmin masih berusaha menenangkan dua anak itu.

-4th grade’s classroom-

    ” sudah kubilang Hyung nggak usah datang, tetap aja datang…” Ryeowook menghela nafas sebentar.

    ” DAN MALAH BIKIN KONSER DISINI!?” bentakan Ryeowook itu akhirnya menyadarkan Yesung kalau Ryeowook sedang kesal. Dia mengecilkan volume lalu menoleh ke Ryeowook.

    ” he? Nggak papa, kan? Toh nanti aku sama Hongki yang akan membersihkan.” Yesung menunjuk namja disebelahnya yang sedang asyik menyanyi bersama Ttangkoming.

    ” bukan itu masalahnya! Siapa yang menjaga The Trosk kalau Hyung main disini!?”

    ” Ttangkoma sama Ttangkomeng. Kan Ttangkoma bisa membekukan pakai tatapan, dan Ttangkomeng sangat kuat. Nggak masalah?”

    ” kenapa Hyung ngomong sesantai itu!?”

    ” ya, Hongki-a! Gantian!” seru seseorang dari ambang pintu. Orang itu mendekat kearah Hongki dan merebut micnya.

    ” MUSIC START!”

    ” dan sekarang Heechul hyung ikut-ikutan…” pada akhirnya Ryeowook menangis sendirian di sudut ruangan sementara tiga namja aneh itu dan satu makhluk berbentuk kue manju itu berkaraoke ria.

-Teacher’s room-

    ” akhirnya kutemukan juga kau. Sekolah ini sangat besar sampai aku tersasar. Tapi, pada akhirnya kita dipertemukan.” Jessica tersenyum licik.

    ” heh? Mau apa kau?” namja didepannya menatapnya santai.

    ” tak apa, Jagi. Kita bebas melakukan apapun di ruangan ini. Kaki tanganku sudah menjaga diluar.” Jessica mendekatkan tubuhnya pada namja itu.

    ” kaki tangan? Bukannya kaki sama tanganmu ada? Tuh!” namja itu menunjuk tangan dan kaki Jessica bergatian. Dan dari tatapannya sangat terlihat bahwa dia tak bercanda.

    ” TERNYATA JODOHKU SEBODOH INI!?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: