Miracle 5—Yours Forever

26 Jun

 

TITLE:;: Miracle 5—Yours Forever
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
CAST(S):;: Super Junior, Big Bang, Girls’ Generation, 2NE1
GENRE:;: Fantasy, Shounen-ai, yaoi, straight, etc (baca ndiri, ya! Author gk pinter nentuin genre>.<)
WARNING:;: OOC, Bahasa aneh, gk nyambung… DON’T LIKE? DON’T READ! DON’T BASHING!!!

    ” I’ve been living with a shadow overhead I’ve been sleeping with a cloud above my bed I’ve been lonely for so long Trapped in the past I just can’t seem to move on. Betul, kan? ” tanya Bom.

    ” agak turun waktu diakhir.” koreksi Kyuhyun. ” ulangi!”

    ” I’ve been living with a shadow overhead I’ve been sleeping with a cloud above my bed I’ve been lonely for so long Trapped in the past I just can’t seem to move on…”

    ” bagus. Terus aku. ” Kyuhyun mengangkat kertas yang ada ditangannya.

    ” I’ve been hiding all my hopes and dreams away Just in case I ever need them again someday I’ve been setting aside time To clear a little space in the corners of my mind “

    ” sekarang semuanya.” Kyuhyun mengangkat tangannya.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love Oh oh oh” Lalu Kyuhyun menunjuk Yoona.

    “I’ve been watching but the stars refuse to shine I’ve been searching but i just don’t see the signs I know that it’s out there There’s got to be something for my soul somewhere ” Kyuhyun mengangguk lalu mengarahkan telunjuknya ke Daesung.

    “I’ve been looking for someone to shed some light Not somebody just to get me through the night I could use some direction And I’m open to your suggestions ” Kyuhyun mengangkat kedua tangannya.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love And if I open my heart again I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end ” kemudian jari Kyuhyun bergilir menunjuk Bom, Daesung, dan Yoona.

    ” Oh…”

    ” oh…”

    ” oh…”

    “There are moments when I don’t know if it’s real Or if anybody feels the way I feel I need inspiration Not just another negotiation ” Minzy menyanyi sebelum Kyuhyun menunjuknya. Kyuhyun mengangguk padanya lalu mengangkat kedua tangannya lagi.

    “All I want to do is find a way back into love I can’t make it through without a way back into love And if I open my heart to you I’m hoping you’ll show me what to do And if you help me to start again You know that I’ll be there for you in the end”

    ” Oh…”

    ” ohh”

    ” ohh”

    ” woahhh..”

    ” woahhh”

    ” woahhh..”

    ” ohhh” Yoona menutup lagu dengan mulus. Kyuhyun tersenyum puas. Seungri masih terus memainkan keyboardnya.

    ” akhirnya!!! Latihan kita sukses!” seru Minzy sembari membagikan minuman.

    ” iya! Berarti ini gladi resik ya, Kyu?” Tanya Bom. Kyuhyun yang sedang meneguk minumannya menggeleng.

    ” masih ada satu kali lagi.”

    ” yaaahhh… padahal kukira udah gladi resik!” seru Minzy.

    ” tinggal satu. Soalnya tadi belum sepenuhnya sempurna.” Kata Kyuhyun.

    ” hhh… Cuma satu, kan?” Tanya Bom. Kyuhyun mengangguk.

    ” gerakannya udah hafal semuanya?” Tanya Kyuhyun. Semuanya mengangguk.

-Super Junior’s room-

    ” Kyuhyun kemana?” Tanya Donghae sembari terus mengelus Eunhyuk yang tertidur dipangkuannya.

    ” ke dormnya 2NE1. Latihan untuk festival.” Jawab Sungmin.

    ” o ya kelas 2 bikin pertunjukan, ya?” Tanya Donghae lagi. Sungmin mengangguk.

    ” kalau kelas kita Cuma bikin café. Mana temanya binatang lagi.” Keluh Donghae.

    ” kamu pakai kostum ikan, kan?” Tanya Sungmin. Donghae mendengus.

    ” daripada aku pakai kostum kelinci pink!” seru Sungmin.

    ” tapi kamu suka pakai itu, kan?” sanggah Donghae. Sungmin hanya cengar-cengir.

    ” kostumku kelihatan aneh banget tahu! ” keluh Donghae. Tanpa sengaja dia jadi mencengkram rambut Eunhyuk.

    ” aw! Donghae-a!”

    ” ah! Mian Hyuk!” seru Donghae. Eunhyuk lalu bangkit dari tidurnya.

    ” kalau Hyukie monyet, kan?” Tanya Sungmin.

    ” heh?” Eunhyuk menoleh pada Sungmin.

    ” iya! Eunhyuk pakai kostum monyet.” Jawab Donghae cepat sebelum Eunhyuk salah sangka.

    ” oh kostum toh? Kukira kamu ngatain aku monyet.” Ujar Eunhyuk.

    ” kelas 4 membuat apa, ya?” ucap Donghae.

    ” kalau nggak salah sih kata Wookie mau membuat café juga kayak kita. ” jawab Sungmin.

    ” kalau kelasmu, Ry?” Tanya Sungmin pada Henry yang baru saja keluar kamar dan mendengarkan pembicaraan mereka.

    ” pertunjukan instrument.” Jawab Henry cepat.

    ” kamu instrument apa?” Tanya Donghae.

    ” aku bukan instrument!” seru Henry.

    ” eh, iya. Maksudku kamu mau main instrument apa?” Donghae mengulangi pertanyaannya.

    ” biola.” Donghae mengangguk paham.

    ” eh berarti ini dua kelas pertunjukan dua kelas lainnya café?” ujar Sungmin.

    ” kalau kelas 5 sama 6 ikut festival nggak ya?” Tanya Donghae.

    ” iya, mereka beda gedung sama kita sih!” timpal Sungmin.

    ” kata Zhoumi hyung mereka lomba, bukan festival. Tapi lombanya macam macam.” Jawab Henry.

    ” lomba?” Tanya Eunhyuk.

    ” kalau nggak salah sih nyanyi, dance, drama, sama ada beberapa lagi tapi aku lupa.”

    ” wah semuanya hiburan tuh.” Kata Eunhyuk.

    ” kita kan juga disuruh kasih pertunjukan kan kalau membuat café.” Ujar Donghae.

    ” sekolah kita emang deh… sekolah sihir iya, sekolah entertain iya.” Kata Sungmin.

    ” kan Star School.” Timpal Henry.

    ” iya, ya…” ujar Donghae.

-Teacher’s room-

    ” anneyong~” seru Siwon sembari membuka pintu. Didapatinya Eeteuk dan Heechul sedang berdiskusi yang sepertinya tidak menyadari kehadirannya.

    ” Teuki hyung! Heechul hyung! Aku datang!” seru Siwon lalu mendekati mereka berdua.

    ” oh, Siwon. Lama nggak ketemu.” Sambut Heechul.

    ” ada apa kemari?” Tanya Eeteuk.

    ” Hyung sediri kan yang menyuruhku datang!” serunya.

    ” o iya. Sini, duduk dulu.” Eeteuk menggeser tempat duduknya. Lalu Siwon duduk disamamping Eeteuk.

    ” gini, sekolah kita kan mau membuat festival. Kelas 1 sampai 4 membuat café dan pertunjukan, kelas 5 dan 6 lomba adu bakat.” Terang Heechul.

    ” hm..?”

    ” terus, kami minta kamu jadi jurinya untuk kelas 1 sampai 4.” Lanjut Eeteuk.

    ” Cuma aku sendirian menilai 4 kelas!?” seru Siwon.

    ” tentu tidak, kami sudah meminta satu orang lagi. Kemarilah!” seru Eeteuk pada seseorang yang berada dibalik pintu. Siwon melirik. Sesosok yeoja keluar perlahan dari balik pintu. Dia menggunakan dress biru selutut. Rambut pajangnya yang bergelombang diikat kecil dua disamping. Gadis itu dengan langkah ringan melompat kecil mendekat. Siwon mencium aroma buah saat gadis itu berhenti tepat didepannya.

    ” anneyong haseyo! Kyuri imnida!”

-Big Bang’s room-

    Taeyang menyeduh teh lalu dia membawanya menuju ruang tengah. Disana sudah ada T.O.P yang sedang membaca komik. Dan disampingnya ada G-Dragon yang sibuk dengan psp-nya.

    ” T.O.P, jangan keras-keras ketawanya!” kata Taeyang sambil mengambil beberapa kue dan memasukkanya kedalam mulutnya sekaligus.

    ” Hyung juga, jangan sampai remah kuenya jatuh!” seru G-Dragon tanpa menatap Taeyang.

    ” Daesung sama Seungri mana?” Tanya Taeyang.

    ” Dorm Suju.” Jawab G-Dragon singkat.

    ” terus So-1?”

    ” tidur.” Jawab T.O.P setelah puas tertawa.

    ” hoo.” Dan kata Taeyang itu mengakhiri percakapan mereka. T.O.P sibuk membolak-balik halaman komiknya dan tertawa keras-keras, G-Dragon terus berteriak ketika dia hampir melakukan kesalahan di gamenya, dan Taeyang sibuk membersihkan rempah kue yang menempel dimulutnya dan tercecer di lantai.

-Jessica’s kingdom-

    ” huh! aku belum juga berhasil mendapatkan Jung Soo-ku!” ujar Jessica sambil terus memakan pudding jeruknya.

    ” ha~h… kalau aku terus bertepuk sebelah tangan begini, lebih baik aku mencari pengganti sih…” keluhnya.

    ” TAPI SIAPA!?” serunya. Tiffany yang sedang membawa puding diatas nampan hampir menjatuhkannya ketika agashinya itu berteriak.

    ” Agashi.” Panggil seseorang. Jessica menoleh.

    ” saya telah menciptakan alat pendeteksi jodoh anda.” Ujarnya sambil mengulurkan sebuah alat berbentuk detector.

    ” wah Shindong, kamu tanggap juga ya. Baiklah, ayo coba!” serunya senang. Lalu Shindong mengarahkan cara penggunaan alat itu. Dia memencet tombol-tombol yang ada di alat itu. Tak lama kemudian mereka berdua telah berada didepan sebuah gedung yang beraura mengerikan.

    ” heh? Dimana ini? Lho, ini kan sekolahku dulu. Kangennya…” ujar Jessica. Setelah cukup lama terlarut dalam nostalgianya, dia kembali sadar akan tujuan utamanya.

    ” Shindong-a! emangnya disini ada jodohku?” tanyanya kemudian.

    ” sebentar Agashi. Nah, dia ada disini.” Shindong berjalan mengikuti detector itu. Jessica mengekor dibelakangnya. Dan alat itu berbunyi keras saat mereka tiba di sebuah sungai. Shindong menurunkan alat itu.

    ” Agashi, dia ada dibalik ilalang itu!” seru Shidong menunjuk rerumputan didepannya. Dengan rasa ragu dan berdebar Jessica perlahan menyibakan rumput.

    ” jagi…”

    ” krooookkk” dan yang menyambutnya adalah seekor kodok yang langsung melompat kedalam sungai begitu melihat Jessica.

    ” SHINDONG BABOYA!!!” pekik Jessica.

    ” mianheyo nae Agashi! Jeongmal mianhaeyo!” Ujarnya sambil berusaha melindungi dirinya dari pukulan Jessica. Alat yang ada ditangannya tak sengaja jatuh dan tertendang Jessica.

    ” Kamu aku pecat!!!!!!!” serunya.

    ” Agashi… jangan begitu Agashi…” Shindong memelas.

    ” aku masih baik hati nggak kubunuh kamu. Makanya, ENYAHLAH DARI HADAPANKU!!!!” Shindong yang melihat aura pembunuh Jessica segera lari terbirit. Akhirnya tinggalah Jessica terduduk diatas batu sambil menyumpah-nyumpah tak jelas.

    ” Onnie, apa ini punyamu?” Tanya seorang yeoja dari belakang Jessica. Jessica menoleh. Dihadapannya berdiri seorang yeoja berpakaian serba hitam dengan rambut panjang digerai. Jessica masih ingat betul seragam sekolahnya dulu juga seperti itu. Seragam Strom School.

    ” ini punyamu?” gadis itu mengulangi pertanyaannya. Jessica menatap anak itu. Tatapannya kosong tapi tersirat kepedihan yang dalam. Yeoja itu menyodorkan alat yang tadi dibuat Shindong. Jessica mengambil alat itu dari tangan yeoja itu.

    ” aku sudah memperbaikinya.” tambah gadis itu. Jessica memeriksa alat itu. Dan memang alat itu jadi sedikit berbeda dari yang tadi. Jessica tersenyum lalu menoleh pada yeoja itu.

    ” kau mau bergabung denganku?”

-Girls Generation’s room-

    ” Hyoyeon! Jangan terlalu keras! Kecilin volumenya!” seru Seohyun. Hyoyeon dan Taeyeon menoleh.

    ” ne, onnie. Taeyeon!” seru Hyoyeon pada Taeyeon yang berada didekat sound. Hyoyeon kembali memetik gitar listriknya. Lalu Taeyeon melanjutkannya dengan permainan bassnya.

    ” kalian haus? Aku buatkan minum nih.” Sunny menyodorkan dua gelas minuman dingin.

    ” gomawo.” Sambut Taeyeon dan Hyoyeon senang.

    ” kalian nanti mainnya duo?” Tanya Sunny sembari duduk didepan dua dongsaengnya itu. Taeyeon mengangguk. Lalu dia kembali bermain bassnya.

    ” kelas Onnie mau membuat apa?” Tanya Hyoyeon.

    ” animal café.” Jawab Sunny sambil mengelap sisa minuman di mulut Hyoyeon.

    ” Onnie jadi apa?”

    ” white bunny.”

    ” waaa! Hyoyeon mau lihat!” seru Hyoyeon bersemangat. Lalu dia menoleh pada Taeyeon.

    ” Yeon-Yeon! Nati kita lihat yuk habis tampil!” ajak Hyoyeon.

    ” iya, iya. Makanya sekarang latihan yang benar!”

    ” ne~” Hyoyeon mengambil gitarnya dan mulai memainkannya. Lalu Sunny pergi meninggalkan mereka latihan.

-Kitchen in Girls Generation’s room-

    ” kok kamu manjain Hyoyeon banget sih?” ujar Seohyun. Sunny meletakan gelas yang dibawa dibawah keran.

    ” habis dia lucu sih.” Jawab Sunny tersenyum. Dia lalu mencuci gelas-gelas itu.

    ” ha~ lucu…?” Seohyun memasukkan bumbu kedalam panci.

    ” begitulah…” Sunny meletakan gelas kedalam rak lalu menghampiri Seohyun yang ada didepan kompor.

    ” apa yang bisa kubantu?”

    ” nih.” Seohyun menyodorkan beberapa sayuran dan pisau dengan talenannya. Dengan cekatan Sunny memotong sayuran itu.

    ” kamu mau masak apa, sih?” Tanya Sunny disela-sela kegiatannya.

    ” sup. Tapi resepnya baru percobaan ini. Aku dapat ide waktu tadi tidur.”

    ” ide dari mimpi?” Seohyun mengangguk. Kemudian dia memasukan sayuran yang sudah dipotong Sunny.

_

    ” sudah jadi!” Seohyun membuka tutup panci. Semerbak aroma langsung menghampiri hidung Seohyun dan Sunny.

    ” coba!” Sunny menyendok sup itu. Lalu diteguknya air sup itu.

    ” gimana?” Tanya Seohyun penuh harap. Sunny tak menjawab hanya menyodorkan sendok itu pada Seohyun. Seohyun mengambil sendok dari tangan Sunny dengan perasaan khawatir. Lalu diteguknya air sup itu. Dia tertegun lalu menoleh pada Sunny. Sunny tersenyum lalu mengangguk.

    ” waaaaa! Berhasil!”

    ” wah, kok wangi?” Hyoyeon dan Taeyeon datang diikuti Sooyoung dibelakangnya. Seohyun menoleh.

    ” sini! Aku berhasil membuat sup asal-asalan.” Ujar Seohyun bangga. Sunny mengambil beberapa piring lalu memberikanya pada Seohyun. Dengan cekatan Seohyun menuangkan sup kedalam mangkuk-mangkuk itu. Sooyoung mengambil mangkuk yang sudah diisi dan langsung mencobanya.

    ” akhh!!! Panas!!!”

    ” ya! Sooyoung! Baru matang juga!” seru Seohyun. Hyoyeon yang hampir memasukan sendoknya kedalam mulut langsung meniupnya.

    ” ngomong dong kalau masih panas!” seru Sooyoung.

    ” waaaa! Enak!!! ” seru Hyoyeon. Seohyun tersenyum bangga.

    ” enak, Onnie!” tambah Taeyeon.

    ” wah iya. Makan siangnya ini aja, ya?” usul Sooyoung. Semua mengangguk setuju.

-Jessica’s kingdom-

    ” jadi, kamu dibuang keluargamu karena kau tak bisa sihir?” Tanya Jessica sembari kembali menyeruput tehnya. Yeoja didepannya mengangguk dengan tatapan kosong yang dingin.

    ” terus kamu diterima di Strom karena kamu pintar membuat ramuan dan alat elektronik?” Tanya Jessica lagi kali ini dengan mulut yang cukup penuh dengan kue. Yeoja itu kembali mengangguk.

    ” berarti kamu pintar dong?” Jessica mangut-mangut sendiri. Setelah menelan kuenya dia kembali bicara.

    ” tenang saja, aku akan memberimu kekuatan sihir yang hebat.” Ujarnya tersenyum misterius. Yeoja itu hanya duduk terus sambil mendengarkan ocehan Jessica tanpa meminum teh yang ada di tangannya. Setelah cukup lama Jessica berbicara akhirnya dia ingat dia belum bertanya satu hal yang (menurutnya) sangat amat penting.

    ” namamu siapa?”

-Minzy’s & Bom’s room in 2NE1’s room-

    Tok tok tok

    ” masuk!” Ujar Minzy. CL masuk dengan membawa sebuah nampan dan dua buah toples dan beberapa minuman kaleng.

    ” apa itu?” Tanya Minzy sembari mendekat. Dibukanya tutup dua toples itu.

    ” waaiii!!! Kue!!” serunya senang. Kyuhyun dan Seungri langsung mengentikan permainan mereka begitu mencium wangi kue. Lalu mereka segera menghampiri si pembawa kue. Daesung menurunkan komiknya lalu berlari mengambil kue sebelum Seungri. Dan tak lama kemudian Bom langsung menyerbu begitu keluar dari toilet.

    ” ya! Bom! Kau sudah mencuci tanganmu kan!?” seru CL.

    ” tentu saja.” Lalu Bom kembali memasukan kue kedalam mulutnya. Setelah puas makan, Daesung kembali membaca komik Doraemon-nya sambil meneguk minuman kaleng. Kyuhyun dan Seungri kembali bermain wii. Sementara itu Bom dan Minzy mencari kegiatan sendiri. CL lalu mengambil dua toples yang sudah kosong itu. Setelah itu dia keluar kamar, meninggalkan kesibukan dongsaeng-dongsaengnya.

-TV room in 2NE1’s room-

    ” ah! Onnie! Aku minta kuenya!” pinta Dara dari depan TV.

    ” sudah habis. Mianhaeyo Dara.” Kata CL begitu melihat wajah kecewa Dara yang melihat toplesnya sudah kosong.

    “Oonnie buatkan lagi, ya?”

    ” kalau Onnie nggak keberatan. Gomawo!” ujar Dara lalu kembali asyik dengan acara TV-nya. Kemudian CL berjalan menuju dapur.

-So-1’s room in Big Bang’s room-

    Zhoumi membuka pintu perlahan. Didapatinya anak didiknya itu tertidur pulas diatas ranjang. Lalu perlahan dia menggoyangkan tubuhnya. Pelan, pelan, pelan. Dan Zhoumi sudah kehabisan kesabarannya.

    ” YA! SO-1!!!!!! BANGUN!!!!” walau sudah diteriaki, sosok namja manis itu tak juga membuka matanya. Kemarahan Zhoumi mereda ketika dia melihat wajah So-1 merah dan nafasnya tak teratur.

    ” So-1? So-1!” Zhoumi menempelkan tangannya di dahinya dan dahi So-1. Panas.

    “GD! T.O.P!” serunya. G-Dragon dan T.O.P langsung membanting pintu begitu Hyungnya berteriak. Taeyang yang mendengar teriakan Hyungnya juga ikut datang.

    ” ada apa?” Tanya GD dan T.O.P bersamaan.

    ” ambil baskom! Isi dengan air air hangat! T.O.P ambil handuk kecil! Taeyang, plester demam di kotak obat!” seru Zhoumi. Mereka bertiga masih terpaku melihat keadaan So-1. ” SEKARANG!”

    Mereka bertiga langsung bergerak dan mencari benda yang diperintahkan Hyung mereka. Zhoumi menyelimuti So-1 dengan semua selimut di dorm itu.

     ” So-1-ah, kenapa kamu bisa sampai demam tinggi begini?”

-Super Junior’s room-

    ” Hyung~ makan siangnya apa?” Tanya Henry menghampiri Ryeowook. Ryeowook menurunkan majalahnya.

    ” kamu maunya apa?”

    ” terserah Hyung. Yang penting enak!” ujar Henry manja.

    ” aku pingin es krim!” pinta Eunhyuk yang sedang memeluk Donghae dari belakang.

    ” itu kan bukan makanan utama.” Kata Donghae menatap Eunhyuk.

    ” ya dessertnya dong!” ujar Eunhyuk lalu mencium bibir Donghae sekilas.

    ” ya! Jangan bermesraan didepan kami dong!” seru Ryeowook. Eunhyuk hanya menyengir tanpa dosa.

    ” gimana kalau masak bareng?” usul Henry.

    ” emangnya mau masak apa?” Tanya Eunhyuk.

    ” bagi-bagi tugasnya. Ada membuat hidangan utama, pembuka, dessert sama minumannya. Kan pas 4 orang. Lagian kalau Kyuhyun hyung yang membuat… pasti hancur deh.”

    ” boleh juga. Aku bagian dessert!” seru Eunhyuk.

    ” aku mau membuat minuman!” seru Donghae.

    ” aku pembukanya aja ya, Hyung. Soalnya aku nggak bisa kalau hidangan utama.” Kata Henry.

    ” baiklah.”

    ” ja. Let’s cooking?” Donghae mengangkat tangannya.

    ” Cooking!”

_

-Kitchen in Super Junior’s room-

    BLLAARRRRR!!!!

    ” ada apa!?” pekik Ryeowook sembari membanting pintu dapur. Yang didapatinya adalah Henry berjongkok menutupi kepalanya dengan tangannya.

    ” ehehe. Microwavenya meledak.” Ujarnya tanpa dosa.

    ” emangnya kamu masukin apa?” Ryoewook mengulurkan tangannya pada Henry.

    ” telur, tepung, susu, sama bahan lainnya.”

    ” udah kamu campur belum?” Tanya Ryeowook yang sudah tahu kebiasaan kesalahan Henry dalam memasak.

    ” belum.” Jawabnya dengan tampang innocent.

    “Pantas aja! Kau ini!” Ryeowook lalu membersihkan lantai yang penuh dengan cangkang telur. Henry hanya menonton lalu celingak-celinguk sendiri.

    ” Eunhae hyung kemana?”

    ” katanya cari bahan. Tapi tadi sampai keluar dorm. Mochi, kamu tahu kira-kira mereka kemana?” Henry menggeleng. Kemudian dia membantu Ryeowook membersihkan bekas ledakan yang dibuatnya. Tak lama kemudian Henry sudah memasak kembali dibantu Ryeowook.

    ” punya Hyung udah jadi?”

    ” udah, dong!” kata Ryeowook .

    ” Hyung membuat apa?”

    ” kejutan.” Ryeowook tersenyum misterius sambil terus mengaduk adonan di tangannya.

    ” Hyung! Kasih tahu!”

    ” lihat aja nanti. Nih, udah selesai.” Ryeowook menyodorkan mangkuk berisi adonan itu. Henry mengambil sebuah panci lalu memanaskannya diatas kompor.

    ” masukan susu dulu kedalam panci, setelah itu baru adonannya. Apinya kecil aja.” Kata Ryeowook sembari mengecilkan api.

    ” aduk pelan-pelan.”

    ” pelan pelan~” ulang Henry

    ” masukan secukupnya. Jangan banyak-banyak.” Ujar Ryeowook saat Henry menuangkan adonan kedalam cetakan.

    ” terus?”

    ” masukan ke kulkas.” Henry menurut lalu memasukannya kedalam kulkas.

    ” tunggu 10 menit.” Kata Ryeowook sembari membuka pintu dapur.

    ” siapapun… tolong aku! Berat, nih!” pinta Eunhyuk yang membawa dua tandan pisang yang sangat besar dikedua tangannya. Segera Ryeowook mengahampiri Eunhyuk.

    ” Donghae mana?” tanyanya sembari mengangkat satu tandan pisang.

    ” masih dibelakang.” Ujar Eunhyuk menunjuk belakang setelah meletakan pisangnya di dapur. Sesosok namja datang dengan membawa setumpuk buah-buahan. Dibelakangnya ada beberapa ekor monyet yang juga membawa buah.

    ” Donghae hyung? Monyet dari mana tuh?” Tanya Henry.

    ” dari kerajaannya Eunhyuk.” Jawab Donghae. Dia meletakan buah yang dibawanya didapur.

    ” he? Eunhyuk hyung punya kerajaan?” Donghae mengangguk manis.

    ” Strawberry Kingdom.”

    ” strawberry? Bukannya monkey?” kata Henry sambil membantu Donghae menata buah-buah itu.

    ” Strawberry Kingdom itu penghuninya monkey.”

    ” dan Fishy.” Tambah Eunhyuk muncul di belakang Donghae.

    ” sekarang saatnya. Let’s go! Monkey cooking party!” seru Eunhyuk mengucapkan mantra. Seketika itu para monyet memakai celemek. Dan para monyet itupun lalu mulai memasak.

    “ya! Itu namanya bukan bikin sendiri.” Ujar Ryeowook.

    ” nggak papa kan, Hyung! Kan mereka juga monyetku!”

    ” terserah deh. Yang penting nggak ada rambut monyet yang tercampur.” Kata Ryeowook berlalu pergi menuju ruang TV. Henry mengekor dibelakngnya.

    Eunhyuk dan Donghae memperhatikan para monyet itu bekerja.

    ” Hyuk, mereka benar-benar bisa masak, nih?” Tanya Donghae ragu saat melihat para monyet itu memasak dengan sedikit ‘ekstrim’.

    ” tentu saja. Kan mereka yang membuat makanan di istanaku. Kamu masih ingat kan gimana rasanya?”

    Donghae mengangguk. ” enak banget.”

    ” nah! Merekalah yang membuat!”

    ” tapi…” ujar Donghae ragu.

    ” udahlah. Percayakan pada mereka. Merekalah yang ahli.” Eunhyuk menarik dagu Donghae. Lalu dia mencium bibir Donghae. Hangat. Donghae memjamkan matanya. Merasakan dirinya dan kekasihnya saling berbagi kehangatan.

    ” mmhhh..”

    ” hmmmppp”

    ” mmpphhh…”

    Donghae membuka mulutnya kecil. Eunhyuk yang tak mau melewatkan kesempatan dengan cepat memasukan lidahnya. Donghae menggigit lidah Eunhyuk pelan. Eunhyuk diam meraskan Donghae bermain dengan lidahnya. Setelah merasakan lidahnya lelah, dia mengeluarkan llidahnya. Lalu dia melumat bibir bawah Donghae lembut. Donghae yang awalnya tidak rela Eunhyuk mengeluarkan lidahnya, kemudian melumat bibir atas Eunhyuk.

    ” YA! KALIAN INI!” bentak Ryeowook yang membuat Donghae dan Eunhyuk reflex melepaskan ciuman mereka.

    ” monyet kalian udah selesai tuh! Daritadi mereka lihat kalian ciuman terus.” Ryeowook menunjuk para monyet. Wajah mereka merah padam. Ada seekor monyet yang bahkan sudah jatuh pingsan.

    ” bukannya kalian udah biasa lihat?” Tanya Eunhyuk. Seekor monyet menjawab dengan sandi.

    ” ‘kali ini lebih panas’?” ujar Eunhyuk. Monyet itu mengangguk lalu menggerakan tangannya lagi.

    ” ‘biasanya ciuman sekilas’? eh? Oh iya, ya.” Eunhyuk menghampiri para moyet itu. Lalu dia menodongkan tangannya.

    ” baiklah, kalian boleh pulang. Gomawo. Everera.” Seketika para monyet itu menghilang.

    ” Hyuk, tadi waktu kesini kenapa nggak pakai transport aja?” Tanya Doghae.

    ” bawaannya kebanyakan. Kekuatanku nggak cukup. Lagian kamu belum lancar, kan mantranya itu?”

    ” hehehe.” Donghae hanya nyengir kuda.

    ” oi! Makanannya bawa tuh! Waktunya makan siang!” seru Ryeowook. Setelah semua makanan tertata rapi diatas meja, merekapun duduk manis di kursi. Kemudian mereka berdoa. Dan setelah itu dengan cepat mereka menyerbu makanan didepan mereka.

    ” Manh-i deuseyo!”

_

    ” Hyuk?” panggil Donghae. Eunhyuk menoleh, menatap Donghae yang berjalan mendekat.

    ” ngapain disini?” Tanya Donghae. Eunhyuk tersenyum lalu kembali menatap langit.

    ” shining star.” Eunhyuk menengadahkan tangannya ke langit.

    Donghae menatap Eunhyuk sebentar, lalu melemparkan pandangannya pada luar jendela. Keduanya terdiam. Hanyut dalam pikiran masing-masing. Donghae menyandarkan kepalanya di bahu Eunhyuk. Eunhyuk mengelus kepala Donghae pelan.

    ” saranghaeyo.” Ucap Donghae.

    ” nado. Saranghaeyo.” Eunhyuk mengecup kening Donghae lembut. Donghae tersenyum.

    ” Hyuk-ah.” Panggil Donghae sambil terus menatap langit malam.

    ” hm?” Eunhyuk menatap Donghae lembut.

    ” apa kita bisa selalu bersama?” pertanyaan itu membuat Eunhyuk cukup terhenyak.

    ” aku tak tahu, Donghae. Aku hanya bisa mengatakan. Aku akan mencintaimu selamanya.” Donghae menatap Eunhyuk.

    ” yaksok?”

    ” hm. Yaksok. Karena aku milikmu.” Eunhyuk mencium kening Donghae. Lalu mencium matanya, hidungnya, pipinya.

    ” selamanya?” Tanya Donghae sebelum bibirnya bersentuhan dengan bibir Eunhyuk.

    ” Selamanya.” Dan ciuman itu berakhir tepat diatas bibir Donghae.

 

—^w^

A/n:;: ada yg mo req ff? gk ada yg coment nieh… pada liburan ya(?)… malangnya nasib author di rumah terus (malah curhat)
tapi req ff yg kira2 oneshoot az yach, cuz ni gi nggarep ff yg chapter… aku kasih bocoran deh… judulnya ‘Force’… nanti ada 2 versi… yg shounen-ai sama yg straight… yg shounen-ai aku upload d http://2x3b.wordpress.com klo yg straight jelas di sini^^
nah, mumpung author gi bingung mo nulis apa pas males ngelanjutin ‘force’, silakan request.. ^^ boleh straight, yaoi or yuri^^… bebas… asal jangan minta aku nulis yg murder yg serem ya… ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: