Miracle 3—You are Mine

25 Jun

 

TITLE:;: Miracle 3—You are Mine
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
CAST(S):;: Super Junior, Big Bang, Girls’ Generation, 2NE1
GENRE:;: Fantasy, Shounen-ai, yaoi, straight, etc (baca ndiri, ya! Author gk pinter nentuin genre>.<)
A/N:;: ffku yg berchapter emang pendek… gk sampe 20 halaman… cuz ak sering bingung critanya biar panjang gmn… btw, Happy reading~ >w<
WARNING:;: OOC, Bahasa aneh, gk nyambung… DON’T LIKE? DON’T READ! DON’T BASHING!!!

    ” Kyuhyun-ssi! Pulang bareng, yuk!” seru seorang yeoja. Kyuhyun menghentikan langkahnya dan menoleh, lalu tersenyum.

    ” oke, Yoona.” Jawabnya. Yeoja itu balas tersenyum.

    ” ngomong-ngomong, kamu panggil aku ‘Kyuhyun’ aja. Nggak usah terlalu formal sesama teman. Teman-teman yang lain juga minta gitu.”

    Sejak saat itu Kyuhyun dan yang lainnya mulai dekat dengan Yoona. Dan perlahan sifat Yoona berubah.

    ” baiklah, Kyuhyun.” Mereka berdua berjalan menuju gedung asrama. Teman-teman mereka yang lainnya sedang ada kegiatan masing-masing, jadi tinggal mereka berdua. Bom sedang ikut pelajaran tambahan karena dia akan ikut lomba mewakili sekolah, Minzy latihan pemandu sorak karena sebentar lagi akan ada pertandingan olahraga antar kelas, dan Daesung dan Seungri pulang cepat karena mereka berdua tiba-tiba jatuh sakit.

    ” um… Kyuhyun… ”

    ” ne?”

    ” ini, Sunny onnie titip ini untuk Sungmin oppa. Hari ini hari ulang tahun Sungmin oppa, kan? Sunny onnie hari ini nggak masuk Karena sakit, jadi dia titip ke aku.” Kata Yoona. Dia menyerahkan sebuah kado yang dibungkus kertas merah muda bermotif hati, sangat khas dari seorang yeoja.

    ” ah! Iya! Aku lupa hari ini Sungmin hyung ulang tahun!!” seru Kyuhyun menepuk jidatnya.

    ” ng?”

    ” ahhhh udahlah… Sungmin hyung paling juga nggak minta hadiah.”

    ” hng? Ah, udah sampai. Bye, Kyuhyun!” ujar Yoona tersenyum lalu menutup pintu. Kyuhyun haya tersenyum. Lalu dia berjalan menuju dorm-nya. Saat didepan dorm Big Bang, sesuatu terjadi.

    BUUUAKKKKK!!!

    ” akkkhhh!!!” Kyuhyun menjerit. Orang yang membuka pintu menoleh.

    ” waaa!!! Mian Kyuhyun hyung!! Aku nggak lihat Hyung ada disitu!!! Mianhaeyo!!!”

    ” yah, So-1-ah! Sakit tahu!!!!”

    ” ahh… mianhaeyo Hyung.”

    ” ng? ada apa So-1?” G-Dragon mendekat. Dia mendapati So 1 yang sedang terus menerus minta maaf pada Kyuhyun yang terus mengeluh.

    ” hei! Ada apa ini?”

    ” tadi waktu aku nggak tahu kalau Kyuhyun hyung ada didepan pintu waktu aku membukanya.” Jelas So-1.

    ” akh! Kyu! Jidatmu berdarah!” tiba-tiba Taeyang muncul. Tanpa basa-basi dia langsung menarik Kyuhyun masuk kedalam. Taeyang menyuruh Kyuhyun duduk sementara dia mencari kotak P3K. Dan dengan cekatan Taeyang mengobati Kyuhyun.

    ” wah wah… lukanya agak dalam. Pintu kami terlalu keras, ya?” ujar Taeyang sambil membalut luka Kyuhyun.

    ” um… agak.. akh!” Kyuhyun menahan rasa perihnya. Ya, tentu saja dia terluka dalam. Karena pintu dorm Big Bang terbuat dari logam.

    ” Hyung? Bisa tolong buatkan minuman, yang hangat?” Tanya seorang namja lemah dari balik sebuah pintu. Kepalanya tersembul.

    ” Seungri-ah! Sudah kubilang kau istirahat dulu!” ujar G-Dragon penuh khawatir.

    ” lho, Kyuhyun?” Seungri menyadari keberadaan sahabatnya itu dan langsung mendekatinya.

    ” kau kenapa? Jidatmu?”

    ” harusnya aku yang khawatir! Kau terlihat pucat sekali! Sana, balik tidur!” ujar Kyuhyun. Seungri menurut dan kembali ke kamar.

    ” baiklah, sudah selesai.” Kata Taeyang.

    ” kalau gitu, aku pamit dulu. Hyung, aku titip salam buat Daesung sama Seungri. Semoga mereka cepat sembuh.” Kyuhyun berjalan keluar.

    ” gomawo Kyu.” Balas Taeyang.

    ” oya, Kyu. Bilang ke Sungmin, mian gak bisa datang ke pesta ultah-nya. Aku harus ngebantu mereka ngerawat Dasung sama Seungri, soalnya Zhoumi hyung lagi keluar.” Kata G-Dragon.

    ” ne.”

    ” ung…mian ya, Hyung.” Ujar So-1 saat Kyuhyun sudah membuka pintu.

    ” iya, iya. Kau sudah mengatakannya seratus kali.” Kyuhyun tersenyum lalu menutup pintu.

    ” Hyung… tadi Kyuhyun, ya?” tiba-tiba Daesung muncul. Suaranya terdengar lemah. Wajahnya terlihat sangat pucat.

    ” Daesung-ah! Kembali ke tempat tidur! Kau masih sangat panas!” ujar Taeyang memegang jidat Daesung.

    ” hhhhh ne, hyung.” Jawab Daesung lemah.

-Super Junior’s room-

    ” aku pulang.”

    ” Kyu! Selamat datang! Ayo, cepat mandi! Kita akan membuat pesta kejutan untuk Minnie.” Ujar Ryeowook. Kyuhyun langsung menuju kamar mandi. Para Hyung-nya dan Henry mempersiapkan pesta. Sementara itu di lain tempat-

    ” mwo!? Nggantiin Sunny!? Latihan dance!?” pekik Sungmin.

    ” iya, habis, chingu yang lain nggak bisa. Please, ya? Yang bisa dance Cuma kamu sama GD, tapi dia harus pulang ngerawat dongsaeng-nya yang lagi sakit. Kumohon….” Sungmin akhirnya tak bisa menolak saat melihat ‘puppy face’ CL.

    ” ha~h…”

    ” baiklah, ayo! Go! Go!” sorak CL. Sungmin mulai mengomando gerakan dance teman-temanya. CLpun ikut membantunya dengan sesekali mengoreksi teman yang salah dan luput dari pandangan Sungmin. Dan perlahan Sungmin mulai menikmatinya.

_

-Super Junior’s room-

    ” ayo! Kyu! Semuanya sudah siap?” Tanya Eeteuk. Kyuhyun dengan tergesa-gesa merapikan bajunya.

    ” ne!” lalu Eeteuk menggunakan sihir telepati untuk member sinyal pada CL. Back to Sungmin-

    ” ah! Minnie! Hari ini udah aja! Chingu yang lainnya kayanya udah pada capek. Yuk!” seru CL setelah menerima pesan Eeteuk.

    ” bentar lagi, aku lagi asyik, nih.” balas Sungmin. Dia tetap menari menggerakan tangan dan kakinya dengan lincah sementara CL terus mengajaknya pulang.

    ” ya! Ayo, Sungmin-ah! Ruangan ini sebentar lagi akan dikunci!” paksa CL. Akihrnya Sungmin menyerah setelah melihat penjaga ruangan sekolah datang. Dia tidak tahu, bahwa sebenarnya itu adalah ilusi yang dibuat CL.

    ” ayo! Pulang!” seru CL setelah Sungmin selesai mengganti bajunya.

    ” kau ini kenapa, sih? kayaknya buru-buru banget?”

    ” ah, nggak. Hari ini aku Cuma pingin cepet-cepet pulang. Oya, nanti aku main ke dorm-mu, ya?”

    ” ngapain? Nanti ada gossip aneh-aneh lagi kalau kamu main ke dorm-ku bareng aku. Nanti Taeyang hyung marah besar.” Ujar Sungmin. CL dan Taeyang adalah kekasih yang paling popular di sekolah karena Taeyang adalah cowok terpopuler.

    ” aku udah minta izin sama Taeyang oppa kok, kalau mau main ke dorm namja lain.” jelas CL.

    ” oke, oke. Tapi nanti aku nggak tanggung kalau ada sesuatu, lho.” Kata Sungmin menyerah. CL tersenyum. Lalu mereka berdua berjalan menuju dorm Super Junior.

-Super Junior’s room-

    ” Aisssh! Kok lama banget sih!?” Eunhyuk mulai tak sabar.

    ” bentar lagi…” Donghae berusaha menahan Eunhyuk agar tak pergi ke kamar.

    Henry mengintip lewat celah jendela.

    ” Sungmin hyung udah datang!”

    ” ayo, semuanya! Ke posisi masing-masing!” perintah Eeteuk. Dengan segera mereka kembali ke tempat mereka.

    ” aku pulang…”

    ” HAPPPY BIRTHDAY!!!!” teriak semuanya, tak terkecuali CL yang berada disamping Sungmin. Awalnya Sungmin kaget, lalu senyum mengembang di wajah manisnya.

    ” saengeil chukkae na Minnie!” semuanya bergantian memberi selamat pada Sungmin.

    ” happy birthday!”

    “met ultah!”

    “saengil chukkahamnida!”

    ” moga panjang umur!” dan ucapan selamat yang lainnya. Lalu satu-persatu mereka memberikan kado.

    ” eum… Hyung..” ujar Kyuhyun.

    ” ng?”

    ” mian, aku lupa hari ini ultah Hyung. Tapi tadi Yoona titip ini dari Sunny noona.” Kyuhyun mengulurkan kado itu. Sungmin menatap kado itu sebentar lalu menatap Kyuhyun.

    “Asal kau bersamaku, itu sudah menjadi hadiah terindah untukku.” Ujar Sungmin sambil tersenyum. Sangat manis. Kyuhyun merasakan degup jantung semakin cepat.

    ” ueng…. Uhm… ne.” Balas Kyuhyun dengan wajahnya yang sudah merah padam.

    ” harusnya aku yang berterimakasih. Gomawoyo.” Ucapnya. Lalu dia menoleh,menatap semua orang yag hadir disitu.

    ” Modu, gomawoyo!” seru Sungmin. Semuanya tersenyum. Suasana saat itu sangat hangat hingga So-1 mendobrak masuk dengan tergesa-gesa.

    BRRRAAKKKK

    Semua menoleh.

    ” Kyuhyun hyung-ah! Daesung hyung… Seungri hyung…” ucapnya terbata-bata, berusaha mengatur nafasnya.

    ” ada apa? Menereka kenapa?” seru Kyuhyun.

    ” tiba-tiba mereka menghilang!” ujar So-1 saat nafasnya sudah membaik.

    ” bagaimana kejadiannya?” Tanya Eeteuk.

    ” saat itu mereka berdua… hahh… berada di kamar. Lalu… aku mendengar… teriakan dari kamar mereka, saat aku masuk… hhh.. aku hanya menemukan ini diatas kasur Daesung hyung.” Dia menyerahkan selembar kertas yang ditulis dengan darah pada Kyuhyun.

    ” kau sudah memberitahu yang lain?” Tanya Eeteuk. So-1 mengangguk lemah.

    ” mereka sedang menyelidiki. Kertasnya sudah digandakan. Aku membawa yang asli.”

    ” a.. apa ini?” Kyuhyun mengernyit. Eeteuk lalu ikut membaca kertas itu.

    ‘ mereka ada padaku. Jika ingin mereka kembali, datanglah padaku. Kutunggu kedatanganmu, Park Jung Soo.’

    Eeteuk terpaku. Dia tahu pasti siapa yang mengerim kecaman itu. Satu-satunya orang yang memanggilnya Park Jung Soo. Orang yang pernah dibuatnya sakit hati dan dendam padanya.

    ” Jessica.” Bisik Eeteuk pelan. Semua mata menoleh kearahnya.

    ” dia… ”

    ” Mr Teukie?” Tanya Sungmin khawatir melihat raut wajah Eeteuk berubah. Tanpa berbicara apapun Eeteuk beranjak pergi. Kyuhyun dan Sungmin segera mengikutinya. Dan saat berada di lorong, mereka bertemu Yoona yang terlihat bingung.

    ” Kyuhyun!” Yoona memeluk Kyuhyun. Air mata mengalir di pipinya.

    ” Sunny onnie… onnie…”

    ” waeyo?” Tanya Kyuhyun bingung.

    ” dia…. khh… ada… ada cipratan darah dikasurnya… dia… dia mengilhang!” air mata Yoona terus mengalir.

    ” dimana kasurnya?” Tanya Eeteuk tiba-tiba menghentikan langkahnya. Yoona segera masuk kedalam dorm-nya diikuti yang lainnya. Dia menunjuk sebuah kasur yang terletak dipojok kamar. Kasur itu berlumuran darah yang terlihat masih segar.

    ” apa ada surat yang ditemukan di atas kasur?” Tanya Eeteuk. Yoona menggeleng.

    ” ah! Ini!” Sungmin mengambil sebuah kertas yang berada didekat kaki dipan. Sungmin lalu menyerahkan kertas itu pada Eeteuk. Sama seperti surat sebelumnya, ditulis dengan darah.

    Eeteuk menggeram pelan. Dia langsung berlari pergi. Kyuhyun, Sungmin dan Yoona mengikutinya. Eeteuk terus berlari hingga dia berada disebuah tempat yang sepi.

    ” Mr Teukie?” Tanya Sungmin khawatir.

    ” kalian cukup sampai sini saja. Dia musuh yang terlalu mudah.” Ujar Eeteuk.

    ” kalau begitu biarkan kami pergi jika dia mudah dikalahakan.” Balas Kyuhyun.

    ” tidak. Kalian tinggal disini, katakan pada Heechul aku akan ke istana-nya.”

    ” siapa?”

    ” kau tak perlu tahu. ” Eeteuk tersenyum. Lalu dia menghilang seketika, mengunakan sihir.

    ” chakam… aisssh! Kajja!” ajak Kyuhyun. Sungmin, Kyuhyun, dan Yoona lalu kembali ke dorm Super Junior.

_

-Super Junior’s room-

    ” Kyuhyun! Bagaimana? Apa yang terjadi pada mereka?” sambut Donghae cemas.

    ” entahlah. Eetetuk hyung membuatku bingung. Aku tak tahu apa yang terjadi.”

    ” tadi dia menyuruh kami bilang ke Heechul hyung kalau dia pergi ke tempat-‘nya’.” Kata Sungmin.

    ” siapa?” Tanya So-1.

    ” akupun tak tahu.” Ujar Sungmin.

    ” yang penting sekarang beritahu Heechul hyung. Aku yakin dia tahu sesuatu.” Ujar Sungmin berjalan menuju pintu. Dan saat pintu terbuka terlihatlah Heechul dalam posisi tangan akan mengetuk pintu.

    ” Eeteuk mengirim sinyal padaku. Aku disuruh Tanya kalian. Ada apa?” Tanya Heechul.

    ” Mr Eeteuk bilang dia akan pergi ke tempat-‘nya’.” Jawab Kyuhyun.

    ” Daesung, Seungri, dan Sunny yang hari ini sakit tiba-tiba menghilang. Dan di kasur mereka ada bercak darah dan pesan bertuliskan darah.” Tambah Sungmin.

    ” apa pesannya?” So-1 menyodorkan kertas itu. Setelah membaca itu, raut wajah Heechul berubah. Sama seperti raut Eeteuk tapi lebih tenang sedikit.

    ” waeyo?” Tanya Eunhyuk.

    ” kalian tetap disini. Jangan beritahu masalah ini pada siapa-siapa. Tunggu sampai kami kembali.” Ujar Heechul. Walau sangat penasaran dan khawatir, semua mengangguk. Setelah itu Heechul pergi menggunakan sihir teleportasi.

    ” ahh~ ada apa sih, sebenarnya? Aku penasaran.” Ujar Kyuhyun.

    ” kita semua juga penasaran, Kyu.” Balas Sungmin.

    ” hhh” Kyuhyun menyandarkan tubuhnya ke kursi.

    Sementara itu keadaan Eeteuk-

    Eeteuk terus berlari menyusuri koridor gedung itu. Terus berlari menuju ruangan itu. Ruangan yang tersembunyi dibawah gedung itu. Ruangan istana. Dan saat dia hampir mencapai pintu dia mendengar seseroang memanggilnya.

    ” Hyung!” seru Yesung. Eeteuk menoleh.

    ” Ttangkoming merasakan sesuatu terjadi. Memangnya apa yang terjadi, Hyung?” Tanya Yesung pada Eeteuk yang sibuk mencocokan kunci.

    ” dia menculik 3 murid sekolahku.”

    ” siapa saja?”

    ” Daesung, Seungri, Sunny.”

    ” Eeteuk!” panggil seseorang dari belakang mereka. Namja berambut hitam panjang itu berlari mendekat.

    ” aku sudah diberitahu Kyu dkk. Aku sudah siap.” Ujar namja itu, Heechul.

    ” bagaimana sekarang? Masuk bersama?” Tanya Yesung. Eeteuk mengangguk lalu membuka pintu dihadapannya perlahan.

    KRRRIIIIET

    ” Jagiya, kamu kok lama? Aku terus menunggu, lho.” Ujar seorang yeoja dari dalam ruangan itu.

    ” Jessica, jika kau sudah melewati batas, aku tak akan main-main.” balas Eeteuk dingin.

    ” kamu kok gitu sih? Kita kan udah lama nggak ketemu?” Jessica berjalan mendekati Eeteuk. Tangan Eeteuk bersiap menyerang.

    ” cepat kembalikan mereka dan aku akan pergi tanpa perlawanan.”

    ” aku kan masih pingin main sama kamu! Ih, Jung Soo jahat!”

    ” kesabaranku sudah habis.” Eeteuk mengangkat tangannya lalu mengacungkannya pada Jessica.

    ” dai…”

    ” diasamu!” Jessica mengacungkan jarinya sebelum Eeteuk menyelesaikan mantranya. Seketika Eeteuk terdiam kaku.

    ” anak nakal perlu dihukum, ya?” ujar Jessica.Jessica mendekatkan wajahnya. Dan dalam hitungan detik dua bibir itu menyatu. Eeteuk berusaha melawan, tapi Jessica menggigit bibir bawah Eeteuk pelan. Dengan cepat racun itu menyebar dalam tubuh Eeteuk, mengambil kesadarannya.

    ” arrrgghh!!!!” Eeteuk menjerit keras berusaha mempertahankan dirinya. Heechul segera mengucapkan mantra.

    ” Bakuro!” tapi terlambat. Eeteuk yang ada dihadapannya sudah kehilangan kesadarannya. Dia berjalan kearah sisi samping Jessica. Menatap Yesung dan Heechul dengan tatapan kosong.

    ” khu khu khu. Yesung, Heechul, main-main dulu yuk, sebelum kukirim kalian ke neraka.”

    ” kaulah yang akan ke neraka.” Gertak Heechul.

    ” Heechul, kau harus menjaga cara bicaramu. Ah aku lupa, kau kan yang mengajari Hangeng bicara kotor? Bagaimana kalau aku saja yang mengajari kau dan pacar tersayangmu itu?”

    ” jangan bicarakan dia, kau setan! Aerytha!” Heechul menyerang tapi dengan cepat Jessica menghindar.

    ” anak baik dilarang melawan.”

    ” hasuko maisu!” giliran Yesung menyerang. Jessica yang terlambat menghindar terkena serangan itu.

    ” akh! Yesung-ah! Kau anak nakal juga, ya. Sebagai balasannya, hasui kosu!” walau berhasil menghindar, Yesung terkena sedikit serangan Jessica. Ttangkoma, Ttangkoming, dan Ttangkomeng bersembunyi dibelakang Yesung.

    ” aduh, sakit ya? Sini, aku obtain. hasui ko..”

    ” Aerytha!” Heechul menyerang. Jessica terkena telak di perutnya. Sebuah cairan hangat mengalir pelan keluar dari mulutnya.

    ” Heechul-ah! Sakit tahu!”

    ” cepat kembalikan mereka sebelum aku membunuhmu.” Heechul menodongkan tangannya pada Jessica.

    ” kau terlalu cepat untuk melawanku. Masih butuh Sembilan ratus Sembilan puluh Sembilan milyar tahun lagi untuk itu.” Jessic tersenyum licik. Heechul tetap menatapnya tajam.

    ” lymisa ra!” dari tangan Heechul keluar sebuah cahaya yang menyerang Jessica. Jessica melawan. Dua cahaya hitam dan kuning beradu membuat seisi ruangan terang.

    ” Yesung! Cepat cari mereka!” seru Heechul. Yesung segera pergi ke ruangan didepannya. Tapi dihadang oleh Eeteuk yang dikendalikan Jessica.

    ” hh…. Baiklah. Bakuro!” Yseung mengacungkan tangannya. Eeteuk tak bergeming sedikitpun.

    ” mwo?! Tak bisa kembali!?” seru Yesung. Mantra yang tadi dipakainya adalah mantra yang dignakan untuk mengembalikan kesadaran orang yang dirasuki.

    ” Hyung, maaf kalau kau nanti terluka. Tapi aku terpaksa melakukannya. Diasamu! Aerytha!” dengan cepat Eeteuk menghindar. Lalu menyerang balik Yesung.

    ” aissh! Sial! Eeteuk hyung kan lebih senior dari aku.” Yesung terus berusaha menghindar. Sementara itu Heechul dan Jessica saling adu sihir. Karena sama-sama pemilik sihir cahaya, mereka terus mengeluarkan cahaya yang menerangi seluruh penjuru ruagan.

    ” Hyung! Cepatlah sadar! Ini aku! Yesung!” seru Yesung sambil berlari menghindari serangan Eeteuk. Eeteuk tak menggubris. Dia terus menyerang Yesung tanpa ekspresi.

    ” arrghh!” serangan Eeteuk telak mengenai kaki Yesung. Yesung jatuh tersungkur. Darah segar mengalir di kakinya. Eeteuk berjalan mendekat. Yesung berusaha berdiri tetapi gagal. Dia memejamkan matanya menunggu apa yang terjadi.

    ” miii!!!” Ttangkoma menatap Eeteuk. Tiba-tiba tubuh Eeteuk menjadi kaku. Ttangkomeng dan Ttangkoming berusaha membantu Yesung berdiri. Tapi kemudian Eeteuk berhasil melepaskan sihir Ttangkoma dan segera menyerang Yesung yang baru saja berdiri.

    BUAK!!

    Sebuah pukulan tepat mengenai perut Yesung. Kemudian datang pukulan beruntun diseluruh tubuhnya.

    ” Hyung… sadarlah..” ucap Yesung lemah.

    Sementara itu Heechul-

    ” aduh… Heechul, kamu udah nggak kuat lagi? Ayo dong! Temani aku main sebentar!” ujar Jessica.

    ” sialan kau.” Heechul berusaha berdiri. Tangan dan kakinya mengeluarkan banyak darah. Dari sudut bibirnya keluar darah yang sangat segar.

    ” ah, ya udah deh. Main-mainnya berhenti, aku capek. Ayo kita selesaikan.” Jessica tersenyum licik. ” Hasuko masu.” Heechul terjungkal kebelakang. Menghantam dinding keras. Dia berusaha membuka matanya. Dia menatap Yesung yang berada disampinya tergeletak lemah. Baby-nya bersembunyi dibelakang punggungnya, menatap Heechul penuh harap.

    ” baiklah, Jagi-ah. Kau selesaikan mereka ya.” Kata Jessica pada Eeteuk. Eeteuk menodongkan tangannya. Dan ketika serangan hampir diluncurkan, sebuah suara bergema di istana itu.

    ” EETEUK-A!!!”

    Heechul sontak membuka matanya lebar-lebar. Jessica menoleh. Dan saat melihat sosok itu datang, dadanya tiba-tiba terasa sangat sakit.

    ” Kangin!” seru Heechul.

    ” mau apa kau! Eeteuk milikku! Takkan kuberikan padamu!” bentak Jessica keras. Air mata sudah siap tumpah dari matanya. Tanganya siap menyerang Kangin.

    ” apa yang kau lakukan pada Eeteuk?! ” seru Kangin.

    ” bukan urusanmu! Hasui kosu!”

    ” diasamu!” Kangin melontarkan serangannya sebelum Jessica. Seketika Jessica menjadi kaku. Kagin berjalan menuju Eeteuk yang menatapnya dingin tanpa ekspresi.

    ” Eeteuk hyung? Hyung? Ini aku, Kangin…” ucap Kangin pelan. dia mengelus pundak Eeteuk lembut.

    ” Teukie? Jagiya? ” Kagin mendekatkan wajahnya. Dekat dan semakin dekat.

    ” hentikan!!!!” seru Jessica. Matanya berlinangkan air. Badanya masih tak bisa digerakan tetapi wajahnya sudah basah akan air matanya.

    ” hentikan… hiks… kumohon… hentikan…”

    ” Jessica…” ucap Kangin. Keadaan sepi, yang terdengar hanyalah tangisan Jessica. Suasana dingin menambah kesuraman keadaan.

    ” jika kau ingin Kangin tidak melakukannya pada Eeteuk, kembalikan dia seperti semula.” Ujar Heechul.

    ” tidak! Aku takkan memberikan Jung Soo-ku pada Rakun itu!” isak Jessica.

    ” kalau begitu, Kangin, lanjutkan yan tadi.” Kata Heechul tegas. Kangin menurut dan mendekatkan wajahnya. Jessica berteriak keras. Kangin menatap Heechul mencari jawaban apakah dia harus melanjutkan atau tidak. Heechul mengagguk. Dan Kangin-pun mengecup bibir Eeteuk dalam. Sangat lembut.

    ” Eeteuk.. sadarlah…” ujar Kangin lalu mencium Eeteuk lagi. Setetes air mata mengalir pelan dari sudut mat Eeteuk.

    ” sadarlah… bakuro.”

    Tiba-tiba Eeteuk terjatuh. Tapi dengan cepat Kangin menahannya.

    ” Eeteuk?” Tanya Kangin khawatir. Eeteuk mengangkat wajahnya lemah.

    ” Kang.. in…” desis Eeteuk pelan. Sebuah senyuman terbesit di wajahnya. Lalu dia terjatuh lagi. Kini Kangin tak siap dan akhirnya tubuh Eeteuk menghantam lantai dengan keras.

    ” Eeteuk!” dengan sigap Kangin mengangkat tubuh Eeteuk. Jessica yang melihat pemandangan didepannya berteriak keras.

    ” sudah cukup! Kalian berdua!!! Tiffany!” seru Jessica. Sesosok yeoja datang dengan terburu-buru.

    ” ne, Agashi. Undiasamu!” seru Tiffany. Setelah bebas dari shir Kangin, Jessica menatap Kangin tajam.

    ” tunggu balasanku. Dia akan menjadi milikku.” Jessica melirik Eeteuk lalu kembali menatap Kangin dengan tatapan membunuh. Kemudian Jessica dan Tiffany menghilang, pergi.

    ” sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa ada Jessica?” Tanya Kangin.

    ” kalau kau belum tahu, kenapa kau bisa berada disini?” Tanya Heechul balik.

    ” Ttangkoming memberiku sinyal isyarat.” Ujar Kangin. 3 baby Yesung itu masih bersembunyi ketakutan dibalik punggung Yesung.

    ” tak apa, ayo. Kalian bantu aku merawat Appa kalian, ya?” Kata Kangin pada mereka. Baby itu satu persatu keluar.

    ” Kangin, kau bawa mereka kembali ke sekolah. Aku akan mencari para murid.” Ujar Heechul.

    ” hah?”

    ” Jessica menculik mereka untuk memancing Eeteuk.”

    ” hm.”

    ” kalau begitu, aku pergi.” Ujar Heechul lalu berlari menuju ruangan didepannya. Kangin segera merangkul dua namja itu dan menghilang.

 

2 Tanggapan to “Miracle 3—You are Mine”

  1. Tiffanyoona Juli 6, 2011 pada 6:44 pm #

    deg2an baca ini >__<

    • Cherry Chibi Juli 7, 2011 pada 11:21 am #

      heheheh gomawo dah baca n koment^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: