Miracle 2—Love for You

24 Jun

 

TITLE:;: Miracle 2—Love for You?
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
CAST(S):;: Super Junior, Big Bang, Girls’ Generation, 2NE1
GENRE:;: Fantasy, Shounen-ai, yaoi, straight, etc (baca ndiri, ya! Author gk pinter nentuin genre>.<)
A/N:;: wlo gak ada yg coment d part 1, aku post part 2 dech… kan aku baik hati.. hohoho happy reading~ >w<
WARNING:;: OOC, Bahasa aneh, gk nyambung… DON’T LIKE? DON’T READ! DON’T BASHING!!!

 

    Sudah 3 minggu sejak peristiwa-peristiwa itu terjadi. Kyuhyun sudah merasa kembali tenang jika berhadapan dengan Sungmin. Dan sekarang, dia sedang dalam pelajaran Fight and Shield.

    ” hari ini, kita, eh, kalian akan belajar cara menyerang terus tanpa memberikan kesempatan pada lawan untuk menyerang.” Ujar Mr Heechul didepan. Mr Heechul adalah seorang guru ilmu penyerangan. Mereka tidak berada didalam kelas, melainkan di hutan. Dibawah sebuah pohon tua tepatnya.

    ” dan, setelah itu kalian akan mempelajari bagaimana caranya untuk mengurangi kekuatan lawan tanpa mengurangi kekuatan kita.” Tambah Professor Hankyung, guru ilmu perlidungan diri.

    ” cara ini hanya bisa digunakan untuk mantra yang hanya mengeluarkan sekali serangan. Seperti menghancurkan konsentrasi lawan yang baru saja kalian pelajari. Kalian pasti tahukan mantra itu hanya bias bertahan 30 detik? Nah, kalian akan mencoba agar mantra itu bertahan selama 2 menit atau lebih. Tapi, semakin lama kalian menginginkan mantra ini bertahan, semakin terkuras kekuatan kalian. Jadi, untuk permulaan kita memulainya hanya 1 menit dulu, setelah itu baru 2 menit.” Terang Mr Heechul. Sementara itu Kyuhyun dalam posisi setengah memperhatikan dan tidak.

    ” pertama, kalian sebutkan mantra serangan kalian tambahkan ‘garabu nosa’ pada akhir mantra itu. Dan kalian pikirkan kalian mau berapa lama matra itu bertahan. Nah, untuk contoh, saya memilih Kyuhyun-ssi.” Semua menoleh pada Kyuhyun. Kyuhyun segera sadar setelah disikut oleh Bom.

    ” ah, ne.” dia berjalan kedepan. Mr Heechul menunjuk sebuah kotak. Kyuhyun bersiap, lalu mengangguk.

    ” I’m ready.” Lalu Mr Heechul membuka kotak itu. Dan seekor Casfour, kucing jejadian, keluar dari kotak itu. Makhluk itu dengan buas langsung melontarkan serangannya pada Kyuhyun. Kekuatan makhluk itu adalah melontarkan duri api dari ekornya.

    ” amaka garabu nosa!” Kyuhyun menodongkan tangannya pada hewan itu. Dan seketika serangan hewan itu meluncur kesegala arah, tak terkendali. Hewan itu terlihat tersiksa dan kebingungan. Dia terus mengerang-erang. Menggunakan kesempatan itu, Kyuhyun melawan balik.

    “amavu!” dan pelan-pelan sang casfour masuk kedalam kotak. Kotak itu lalu tertutup dengan sendirinya. Semuanya bersorak dan bertepuk tangan. Kalau soal sihir menyerang sih, Kyuhyun ahlinya. Tapi kalau sihir object, dia yang paling… um… payah.

    ” baiklah, siapa berikutnya yang mau mencoba?” hampir semua anak mengacungkan tangannya. Kyuhyun kembali ke tempat duduknya dan kembali melamun. Setelah semua siswa mencoba, pelajaran diambil alih oleh Professor Hankyung.

    ” kunci agar mengurangi kekuatan lawan tanpa mengurangi kekuatan sendiri adalah kekuatan pikiran dan konsentrasi. Dan kalian dilarang menggunakan ini sembarangan. Karena kalau kalian salah, kalian sendiri yang akan kehabisan kekuatan. Dan juga jangan terlalu sering! Arraseo??”

    ” arra!!!” jawab para murid.

    ” spellnya adalah , tackharu. Jika kekuatan pikiran kalian lemah, maka energy yang diambil dari lawan juga sedikit. Karena kalian tak bisa main-main dengan mantra ini, maka aku yang akan mempraktikannya.” Karena umur para murid dan guru tak terpaut jauh, maka mereka bicara dengan bahasa sesama teman, tapi tetap sopan. Professor Hankyung mengacungkan jarinya pada seekor burung yang sedang bertengger disebuah dahan.

    ” dias!” seketika burung itu terdiam kaku.

    ” Gamu!” lalu muncul sebuah garis berwarna hijau diatas kepala sang burung. Garis itu adalah garis kekuatan, untuk menunjukan sebera banyak energy yang dimiliki object yang dikenai mantra itu.

    ” tackharu.” Garis itu memendek dan berubah warna menjadi merah, yang berarti energy burung itu berkurang.

    ” undias! Ungamu!” lalu burung itu terjatuh dari dahan. Menghantam tanah cukup keras.

    ” owwwwhhh” para murid memasang ekspresi ‘melihat adegan tragis yang menyedihkan’.

    ” untackharu!” burung itu kemudian bangkit lalu terbang menjauh.

    ” untuk pelajaran selanjutnnya kalian akan mempelajari caranya agar menjadikan kekuatan lawan menjadi kekuatan diri sendiri. Cukup sekian hari ini, sampai jumpa!” seru Professor Hankyung menutup pelajaran. Para murid kembali ke kelas, tak terkecuali Kyuhyun. Dan saat di lorong gedung, Kyuhyun dihentikan oleh sebuah suara.

    ” ya! Kyuhyun-ah! Tunggu!” dua sosok namja dan dua yeoja mengejar Kyuhyun. Kyuhyun menoleh.

    ” balik ke kelas bareng yuk!” ajak yeoja yang bernama Minzy. Kyuhyun mengangguk.

    ” nanti ajarin aku caranya pake sihir yang tadi, ya!” pinta Bom. Yeoja ini memang sering minta bantuan Kyuhyun untuk mengajarinya.

    ” kalau Bom juga, Minzy juga!” seru Minzy.

    ” aku juga!” seru Seungri sambil mengacungkan tangannya.

    ” heee~ kalau semuanya ikut, aku juga ikut.” Kata Daesung.

    ” wah wah… pada minta bantuan Kyuhyun semua. ” kata seseorang dari belakang mereka.

    ” Mr Kibum!” namja itu hanya tersenyum. Ya, senyumannya sangat mempesona sehingga Minzy harus menutup mulutnya agar tak berteriak.

    ” kau bekerja keras, Kyuhyun? ” Tanya Mr Kibum. Kyuhyun mengangguk ragu.

    ” e… mungkin..”

    ” hohoho bagus kalau begitu. Baiklah, selamat bekerja keras!” Mr Kibum meninggalkan mereka.

    ” um… I think Mr Kibum… eum… little weird?” kata Daesung menatap teman-temannya.

    ” iya juga sih. Ketularan Heechul hyung paling.” Kata Kyuhyun santai. Para murid kadang memanggil para guru dengan sebutan kakak, ya karena umur mereka tak berbeda jauh.

    ” Kibum oppa deket sama Heechul oppa, ya.” Tambah Minzy.

    ” apa sebut-sebut namaku?”

    ” hyaaaa!!! Mian Mr Heechul! Minzy gak maksud jelek-jelekin kok, sumpah!” Minzy menoleh Heechul yang ada disampingnya. Oya, mulai sekarang author nyebut nama para guru nggak pake ‘Mr’ atau sejenisnya, ya.

    ” siapa juga yang nuduh kamu ngejelek-jelekin aku?” kata Heechul ketus. Minzy menggelembungkan pipinya, kesal. Lalu Heechul berlalu pergi.

    ” apaan sih? Nggak usah ketus gitu kaliii!!” ujar Minzy pelan setelah Heechul cukup jauh dari mereka.

    ” udah, udah Min..” Daesung menenangkan Minzy yang sedang komat kamit tak terkendali.

    “ayo, cepet balik! Entar lagi waktunya pulang!” Seungri mengingatkan teman-temannya. Mereka segera berlari menuju kelas karena beberapa murid kelas yang lain sudah keluar kelas.

    Setelah closing ceremony, mereka kembali berkumpul. Lalu mereka menuju gedung asrama.

    ” Yoona! Kebetulan! Jalan bareng, yuk!” seru Bom mendekati seorang yeoja. Yeoja itu menoleh, menatap Bom beberapa saat dengan tatapan bingung. Lalu dia tersenyum dan mengangguk. Akhirnya mereka berjalan berenam, tiga namja dan tiga yeoja. Selama perjalanan para Yeoja rebut mengobrol. Sementara itu Kyuhyun membisikan sesuatu ke telinga Daesung.

    ” kelakuannya agak aneh..”

    ” siapa?”

    ” ya dia.” Kyuhyun menunjuk yeoja yang paling pojok.

    ” Yoona?” Kyuhyun mengangguk.

    ” dia itu emang aneh. Kadang pendiem banget terus bisa berubah jadi super cerewet tak terhentikan.”

    ” gerak-geriknya juga aneh.” Tambah Seungri yang sedaritadi memperhatikan pembicaraan Daesung dan Kyuhyun.

    ” aku nggak pernah ngobrol dengannya.” Ujar Kyuhyun.

    ” nado.” Kata Daesung.

    ” kalau aku sih, pernah sekali. Dia itu pokonya aneh deh! Sulit aku ngejelasinnya. Pokoknya dia itu..” Seungri terus melanjutkan ceritanya tanpa menyadari sang yeoja yang dibicarakan menoleh dan mendengarkan. Sementara itu Kyuhyun dan Daesung juga tak sadar kalau Yoona terus mendengarkan. Yoona terus mendengarkan tanpa menatap wajah para namja, dia menundukan wajahnya.

    ” ah, ini kamarku. Gomawo udah nganterin. Bye!” ujar Yoona melambaikan tangannya. Lalu dia masuk kedalam sebuah kamar dengan tulisan ‘GIRLS GENERATION’S ROOM’. Minzy dan Bom melambaikan tangan. Lalu mereka melanjutkan menuju kamar berikutnya yang tepat disebelah kamar Yoona.

    ” bye bye!!!” seru Minzy. Bom hanya melambaikan tangan. Lalu mereka berdua masuk kedalam 2NE1’S ROOM. Kamar ini lebih kecil dari kamar sebelahnya. Karena anggota kamat ini hanya 4 orang sementara rata-rata tiap kamar 6 orang. Kini mereka –para namja- sudah berada didepan BIG BANG’S ROOM.

    ” ok Kyu, nanti malam ya! Ajarin! Jangan lupa.” Kata Daesung sambil melambaikan tangan.

    ” ne. nanti kasih tahu dua yeoja itu, ya. Jam setengah delapan.” Ujar Kyuhyun.

    ” baiyo!!!!” seru Seungri. Lalu Daesungri masuk kedalam kamar mereka, lebih tepatnya mungkin dorm, ya. Setelah itu Kyuhyun berjalan seorang diri menuju dormnya. Karena dormnya paling pojok, dia berjalan cukup jauh.

-Super Junior’s room-

    ” aku pulang…” Kyuhyun membuka pintu.

    ” selamat datang.” Balas Donghae tanpa menatap Kyuhyun. Di tangannya ada sebuah psp, dan disebelahnya ada Eunhyuk yang juga sama seriusnya menatap layar psp.

    ” Hyung! Selamat datang!” sambut Henry sambil tersenyum manis.

    ” Donghae hyung! Itu punyaku, kan?” Kyuhyun mendekat kearah Donghae.

    ” pinjem bentar.” Balas Donghae santai. Matanya tak teralih dari layar.

    ” kembaliin! Mana!” Kyuhyun meraih psp-nya, tapi ditahan oleh Eunhyuk.

    ” bentar aja kok!”‘

    ” mana! Ya!”

    ” wah wah… kalau disini ramai terus ya.” Tiba-tiba sesosok namja bertubuh tinggi muncul.

    ” Mr Zhoumi! Ada apa kesini?” sambut Ryeowook.

    ” ngunjungi murid kesayanganku yang ini.” Zhoumi mengelus kepala Henry pelan.

    ” arrgghhh…” wajah Henry sedikit memerah.

    ” Ryeowook, ini ada titipan dari G-Dragon.” Zhoumi menyerahkan sebuah buku tebal pada Ryeowook. Zhoumi adalah guru pengawas Big Bang’s room, dan G-Dragon adalah salah murid kamarnya.

    ” akhirnya dikembaliin juga. Gomawo, Hyung, eh, Mr Zhoumi.”

    ” panggil Hyung juga nggak apa. Umur kita kan nggak berbeda jauh. Anak-anak Big Bag juga manggil aku ‘hyung’.Tapi kalau didepan guru yang lain, panggil Mr, ya.” Kata Zhoumi pada semua yang ada disitu. Ryeowook mengangguk.

    ” oya, Hyung. Besok pelajarannya tentang apa?” Tanya Donghae. Eunhyuk mengambil alih gamenya.

    ” tanaman-tanaman yang ada di dunia manusia yang memiliki kekuatan sihir.” Jawab Zhoumi. Dia adalah guru nature, mengajar tentang tanaman, hewa, dan tentu saja alam.

    “hoooo, kayaknya menarik, tuh.” Tambah Eunhyuk tanpa mengalihkan tatapannya dari layar.

    ” Henry, aku bisa dikusi bentar sama kamu, kan?” Tanya Zhoumi.

    ” um… baiklah, Hyung.” Lalu Zhoury pergi. Kyuhyun yang sudah menyerah psp-nya diambil Eunhae memutuskan untuk pergi keluar.

    ” Kyu! Mau kemana?” Tanya Ryeowook saat Kyuhyun sudah diambang pintu.

    ” cari udara.”

    ” aku titip ini untuk Sooyoung, ya.” Kata Ryeowook sambil menyerahkan sebuah kotak. Kyuhyun menurut saja. Lalu dia berjalan menuju dorm Girls Generation.

_

-Girls Generation’s room-

    Tok tok tok

    Sunny yang sedang berada di dapur segera membuka pintu.

    ” ah! Kyuhyun! Lama nggak lihat! Ayo, sini.” Sambut Sunny.

    ” ah, nggak usah. Ini, ada titipan dari Ryeowook hyung untuk Sooyoung noona.” Kyuhyun menyerahkan kotak itu.

    ” nggak apa, ayo masuk dulu. Kebetulan aku lagi membuat kue. Coba dulu, ya.” Pinta Sunny. Kyuhyun yang tak enak menolak akhirnya menurut.

    “permisi…” kata Kyuhyun saat masuk kedalam kamar itu. Benar-benar kamar cewek. Disana-sini hiasan manis dan cantik menempel. Sunny meletakan kotak itu disebuah meja yang dihias dengan pernak-pernik.

    ” ini, silakan.” Sunny menyodorkan sebuah kue dan secangkir teh. Sunny memempersilahakan Kyuhyun duduk. Lalu Sunny duduk didepannya.

    “gomawo.”

    ” jadi, bagaimana Yoona kami di kelas?” Tanya Sunny memulai pembicaraan.

    ” um…. Begitulah…”

    ” dia tidak nakal, kan?”

    ” sebenarnya aku kurang akrab dengannya.”

    ” ooo dia memang tipenya seperti itu. Kadang-kadang dia sangat tertutup, tapi dia juga bisa sangat terbuka. Kelakuannya sulit kami tebak. Aku sampai bingung dengannya.”

    ” hm.”

    ” kamu jadilah sahabatnya, ya? Aku ingin dia punya seorang sahabat yang bisa mengerti dia. Aku sering melihat dia menangis sendirian. Saat di rumah aku masih bisa bersamanya, tapi kalau di sekolah aku sulit, karena aku terlalu sibuk di sekolah.” Sunny yang menundukan wajahnya, lalu menatap Kyuhyun penuh harap.

    ” kumohon.”

    ” m.. akan kucoba.”

    ” gomawo.” Sunny tersenyum.

    ” um… aku, permisi dulu, ya.” Kyuhyun berdiri, diikuti Sunny. Setelah keluar dari dorm Girls Generation, dia berjalan menuju taman. Sementara itu di drom Girls Generation, Sunny baru sadar kalau tadi Kyuhyun samasekali belum menyentuh hidangannya.

-Garden in Star School-

    ” haaaahhhh… gimana cara ngedeketin dia? Ngobrol aja belum pernah.” Kyuhyun duduk diatas sebuah batu besar.

    ” dia? Siapa?” Tanya sebuah suara dari atas pohon yang berada disamping Kyuhyun.

    ” hm?” Kyuhyun mendongakkan kepalanya.

    ” yo!” tiba-tiba sebuah kepala tersembul.

    ” Daesung.”

    ” ada apa?” Daesung turun dari pohon dan duduk disamping Kyuhyun.

    ” Daesung, kau akrab dengan Yoona nggak?” Tanya Kyuhyun sambil menatap Daesung.

    ” um… nggak. Kan aku udah bilang tadi, aku belum pernah ngobrol dengannya, apalagi akrab.”

    ” iya, ya. Haaahhh”

    ” kau ini ngapa sih? ”

    “Sunny noona nyuruh aku biar akrab dengan dia.”

    ” ooo. Ya, deketin aja.” Jawab Daesung enteng.

    ” ya nggak segampang itu kali!”

    ” iya, aku tahu. Tapi, ya gimana? Aku juga sulit ngedeketin dia.” Daesung dan Kyuhyun sama-sama bingung.

    ” mulai besok, kamu deketin dia sesering mungkin! Tapi kalau terlalu sering akan ada desas-desus, lho.”

    ” oke, oke.” Setelah itu mereka berdua mengobrol tentang berbagai hal. Sesekali terdengar suara tertawa yang keras dari salah satu mereka. Akhirnya sore itu dilewati Kyuhyun dengan bersama Daesung.

_

-Super Junior’s room-

    ” ya! Cho Kyuhyun! Kau tahu ini jam berapa!? Dan kau belum mandi?” seru Ryeowook begitu Kyuhyun menampakan batang hidungnya.

    ” iya iya, hyung.” Kyuhyun pergi menuju kamar mandi.

    Tok tok tok

    ” Henry, tolong bukakan pintunya!” pinta Ryeowook dari dapur. Henry segera menuju pintu dan membukakannya.

    ” ne?”

    ” kyaaaa!!!! Mochii!!! Lama nggak ketemu!!!!” yeoja yang berada didepan pintu itu mecubiti pipi chubby Henry.

    “Minzy noona! Sakit!!!” Henry berusaha melepaskan tangan yeoja itu dari pipnya.

    ” Minzy! Lepasin! Henry kesakitan tahu! Henry, Kyuhyun ada, kan?” Tanya Bom.

    ” ada, tapi lagi mandi.” Jawab Henry sambil mengelus pipinya yang memerah.

    ” jam segini baru mandi? Ini udah jam setengah delapan, kan?” seru Minzy.

    ” setengah lima.” Koreksi Henry sambil membukakan pintu. “sialahkan.”

    ” eeehhhhh!!?? Omo!!! Aku salah lihat jam!! Bom!! Kita terlalu cepat!!” pekik Minzy panic.

    ” kau ini, sudah kubilang kan kalau baru setengah enam! Ayo, kita balik! Udah ya, Henry. Nanti dulu aja.” Bom menarik tangan Minzy. Sebeleum Minzy dan Bom pergi, Kyuhyun sudah selesai mandi dan berdiri didepan mereka.

    ” lho? Minzy? Bom? Masih nanti, kan?”

    ” kyaaa!!! Kyuhyun!!!! Pakai bajumu!!!” Bom menutup kedua matanya begitu melihat Kyuhyun hanya menggunakan celana, tentu saja telanjang dada. Sementara Minzy malah menyapa Kyuhyun riang.

    ” Kyu!!! Ahaha, kami terlalu cepat datang! Aku salah baca jam!”

    ” ya! Hyung! Pakai bajumu! Ada Minzy noona dan Bom noona tahu!” seru Henry sambil menyerahkan sebuah baju.

    ” emang kenapa kalau ada mereka?” Tanya Kyuhyun dengan wajah polosnya. Lalu dia mengenakan baju yang diberikan Henry.

    ” mereka kan yeoja! otak hyung dimana, sih?” ejek Henry kesal. Dan pada detik berikutnya sebuah jitakan yang cukup keras berhasil mendarat di kepala Henry dengan mulusnya tanpa halangan apapun.

    ” sakit hyung!”

    ” Kyuhyun! Jangan terlalu kasar pada dongsaeng-mu!” tiba-tiba Donghae mucul dan melerai mereka berdua.

    ” um… kami permisi dulu ya, Kyu, Henry-ssi, Donghae-ssi.” Bom pamit. Lalu dia pergi menuju dorm-nya diikuti Minzy.

    ” hyung juga sering kasar sama aku, kan?” lanjut kyuhyun saat dua yeoja itu sudah pergi.

    ” tapi nggak sekasar kamu ke Henry!” balas Donghae. Dan pada detik berikutnya petir bergumuruh diantara mereka berdua. Henry yang bingung harus berbuat apa, hanya diam melihat dua Hyung-nya itu.

    Dua orang itu hanya terus adu mulut.

    ” babo!”

    ” babon!”

    ” kera!”

    “orang utan!”

    ” simpanse!”

    “monyet!” akhirnya terjadilah permainan kata oleh dua orang itu.

    ” STOPPP!!!” teriak Eunhyuk. Sepertinya dia merasa kalau namanya disebut.

    ” kalian berisik banget, tahu!”

    ” Nyuk-ah! Kyu ngejek aku!” rengek Donghae.

    ” mwo? Ngejek kamu? Yang boleh ngejek kamu kan Cuma aku!” seru Eunhyuk mantap. Donghae yang awalnya manja, langsung jutek. Gimanapun juga ya, orang kan nggak suka diejek.

    ” ya! Kyuhyun! Berani-beraninya kau mengejek my cute Fishie!”

    ” hah!? Cute!? Cute dari hutan!?” seru Kyuhyun. Dan akhirnya pertengkaran Kyuhyun dan Donghae dilanjutkan dengan tambahan Eunhyuk. Sementara itu Henry yang melihatnya bingung harus berbuat apa. Dia hanya mondar-mandir menghindari lemparan barang dari para hyung-nya.

_

    ” jadi, kau berantem terus dengan Eunhae oppa selama dua jam?” Tanya Minzy sambil meneguk airnya.

    ” dua setengah jam.” Koreksi Kyuhyun.

    ” hebat juga kau.” Puji Daesung.

    ” bisa ngalahin aku! Waktu itu aku adu mulut sama So-1 Cuma satu setengah jam. Habis itu So-1 nyerah Karena dia lagi sariawan.” Ujar Seungri.

    ” Minzy bisa lebih! Tapi nggak adu mlut, tapi bicara sendiri. Bisa sampai eum….” Minzy mengeluarkan jari-nya.

    ” empat setengah jam.” Jawab Bom.

    ” ah iya! Eh, kayaknya lebih deh. Ah! Minzy lupa!”

    ” udah deh. Pokoknya lama. Gitu aja ribet.” Ujar Kyuhyun. Tangan dan kakinya penuh perban luka bekas cakar-cakaran dengan Donghae dan Eunhyuk.

    ” Kyu, kalo mau deket sama Yoona, ajak aja dia. Gimana?” Tanya Daesung tiba-tiba.

    ” maksudnya ‘mau deket’ apa?” Minzy mulai berpikir yang tidak-tidak.

    ” Sunny noona nyuruh aku biar deket sama Yoona.”

    ” ooo! Kalau gitu, ajak aja kesini! Biar tambah rame!” seru Minzy ceria.

    ” um… yang lain setuju?” Tanya Kyuhyun memandangi Bom dan Seungri satu-satu. Seungri mengangguk mantap, sementara Bom mengangguk ragu.

    ” kalau gitu, udah pasti ya? Ayo, ajak Yoona kesini!” Minzy lalu berdiri diikuti yang lainnya. Mereka berlari kecil menuju dorm Yoona.

_

-Girls Generation’s room-

    Tok tok tok

    ” ne?” yeoja manis itu membuka pintu pelan.

    ” Yoona!” merekapun berhamburan memeluk yeoja itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: