Reset

23 Jun

TITLE:;: Reset
AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<
CAST(S):;: All members Super Junior
SUMARRY:;: Press the reset… I want to reset time…
A/N:;: Ini Cuma bayanganku, jangan sampai apa yg terjadi di ff ini terjadi! Amin!!! >.<. mian klo aneh, Author gk bgitu dapt fellnya. Mungkn nanti bakl ada versi laennya… maybe

 

Tanganku berjalan mengitari sisi ranjang kosong ini. Tak ada yang berubah sejak terakhir kali pemiliknya menyentuhnya. Hanya saja mungkin sudah sedikit berubah karena tempat ini sempat dibersihkan. Tapi aroma tubuh pemilik ranjang ini tak hilang. Masih menempel erat di seprai biru ini.

Aku kembali mengingatnya. Mengingat saat kami masih bersama. Aku masih ingat tiap malam dia selalu berpindah ke ranjangku lalu menggerayahi wajahku yang membuatku seketika terbangun. Aku sedikit tertawa mengingatnya, walau terasa menyakitkan di dadaku.

“Hyung… cepatlah pulang…” hahaha. Aku bicara pada siapa? Aku hanya bisa tertawa pahit sekarang.

“Guk!” sebuah gonggongan mungil mengagetkanku. Aku menoleh keasal suara itu. Itu anjingnya. Aku meraih anjing jenis Pomeranian itu.

“Kau juga pasti rindu, kan?” aku mengelus anjing itu lembut. Dia sedikit meronta meminta diturunkan. Aku meletakannya perlahan diatas kasur namja itu.

“Ryeowook-a…” pintu tiba-tiba terbuka. Dengan cepat aku menghapus air mataku yang berada diujung mata.

“Wae, Hyung?” tanyaku. Donghae hyung masuk dan berjalan kearahku, setelah menutup kembali pintu. Dia duduk disampingku sembari mengelus anjing milik namja pemilik ranjng yang kami duduki.

“Kangen Yesung hyung?” tanyanya. Aku hanya tersenyum tipis, dia pasti sudah tahu jawabannya.

Donghae hyung menghela nafas. “Kalau saja Eunhyuk ikut wamil juga, aku pasti juga akan ikut.”

Aku terdiam menatap bola matanya, terlihat rasa perih yang dalam disana. “Hyung.” panggilku. “Hng?” respon Donghae hyung tanpa menatapaku.

“Kenapa tidak bisa kita semua wamil bersamaan? Dan kenapa yang wamil harus sebanyak itu?” tanyaku pedih. Aku sudah tahu jawabannya. Aku hanya bertanya untuk menutupi lukaku.

“Leeteuk hyung dan Heechul hyung kan sudah waktunya. Shindong hyung karna disuruh orangtuanya. Sungmin hyung ingn istirahat sebentar dari dunia artist, itu satu-satunya jalan untuknya agar bebas dari sini. Dan Kyuhyun… kau tahu, kan?” Donghae hyung menatapku sembari tersenyum tipis. Aku balas tersenyum dan mengangguk.

“Menyusul istrinya.” Aku dan Donghae hyung tertawa kecil. “Lalu Yesung hyung? Hyung tahu, kan?”

Donghae hyung menggeleng. “Apa yang dikatakannya tak jelas. Kau couplenya, harusnya lebih tahu.”

Aku mengangguk kecil. “Dia memang begitu. Wajar saja kan kalau itu Yesung hyung?”

Donghae hyung terseyum lalu mengacak rambutku.

“Hyung, kenapa Hankyung hyung tak pernah mengunjungi kita?” tanyaku sembari menyandarkan kepalaku di bahunya.

“Dia terlalu sibuk, Wookkie. Kita tak mau merepotkannya, kan?”

“Tapi, Hyung, Hankyung hyung masih anggota Super Junior, kan? Dia satu keluarga dengan kita.” elakku. Aku masih tak mau menghadapi kenyataan kejam ini.

Donghae hyung mengangguk. “Dia memang sudah buka keluarga SM, tapi dia keluarga Super Junior.”

Aku terdiam. Kembali memikirkan semua kejadian yang pernah kami alami bersama. Masih lekat dalam ingatanku ketika perform Miracle aku kehilangan sepatuku, hahaha.

Aku masih ingat saat SS1 saat menyanyi Marry U, hampir semua menangis, Leeteuk hyung yang paling terlihat menangis. Dan juga saat kami menyanyikan Don’t Don, saat Henry muncul, para ELF berteriak, “Super Junior keep 13!!!”. Tapi sekarang dia sudah punya banyak fans.

Lalu saat SS2 Heechul hyung sangat bersemangat menyanyi Gee, Leeteuk hyung juga senang saat itu. Dan saat SS3 Donghae hyung dan Eunhyuk hyung ‘menikah’ hahaha.

Terlalu banyak kenangan yang tak bisa kuceritakan. Dan aku tak yakin apa aku sanggup menahan air mataku saat bercerita itu semua.

Kini… semuanya terlambat. Kembalinya Kangin hyung tak begitu bisa disambut dengan baik karena Leeteuk hyung dan Heechul hyung harus wamil, dan kemudian yag lain meyusul. Kibum hyung walau di album ke-5 dia kembali aktif di Super Junior, dia masih jarang tampil bersama kami.

Aku… ingin mengulang dari awal… aku aka menohon pada semuanya agar tidak terpisah. Aku…

Donghae hyung menyeka air mataku yang menetes, lalu menepuk pundakku lembut.

Aku menoleh. Dia tersenyum lembut padaku. Ah~ semakin lama dia semakin mirip Leeteuk hyung. mungkin karena sekarang posisinya sebagai leader membuatnya begitu. Dan lagi dia sangat akrab dengan Leeteuk hyung, bahkan menjadikannya ayah keduanya.

“Kajja! Bentar lagi makan malam.” Donghae hyung beranjak dari ranjang. Aku ikut berdiri. Dan kami berjalan bersama menuju ruang makan. Yang disana hanya menunggu beberapa namja.

Eunhyuk hyung, Siwon hyung, Henry dan Jumyuk hyung. Kibum tak bisa ikut karena sedang shooting. Untung saja Henry sudah selesai kuliah dan bisa tinggal bersama kami. Jumyuk hyung juga sekarang tinggal bersama kami.

“Mimi! That’s my cookies!” seru Henry. Jumyuk hyung hanya menatapnya datar lalu kembali membaca novel yang ada ditangannya sembari mengunyah cookies.

Donghae hyung duduk disebelah Eunhyuk hyung lalu mereka berdua mengobrol. Sementara Siwon hyung menghampiriku dan menawarkan bantuan padaku untuk memasak.

Aku tersenyum. Aku masih punya mereka. Tinggal menghitung waktu sampai saudaraku yag lainnya kembali. Ya, waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: