This Love

20 Jun

TITLE:;: This Love
AUTHOR:;: Cherry>w< (ch3rry36chibi)
CAST:;: Lee Hongki, Choi Jonghoon, Lee Jaejin
GENRE:;: Angst(maybe), Shounen-ai
A/N:;: aku bingung judulnya apa!!! >.< happy reading az dech! >w<

“Just like the song… you make me warm inside…” Hongki melantunkan lagu sembari menendangi kerikil dihadapan kakinya. Dengan langkah ringan dia berjalan di jalanan itu. Sesekali sebuah senyuman tersunggging di bibirnya, dan saat itu juga dia menundukan kepalanya, menutupi senyumannya entah dari siapa. Namun kemudian lagkahnya terhenti ketika setetes air membasahi punggung tagannya, yang memang saat itu tengah tengadah, tapi yang membuatnya berhenti menarik nafas sesaat adalah warna air itu.

Setetes darah segar.

Dengan cepat dia mendongakan kepalanya. Remang-remang cahaya di jalanan itu membuatnya tak bisa melihat dengan jelas. Dengan sedikit memaksa matanya untuk menangkap cahaya, dia kembali memperhatikan bayangan yang ada diatasnya.

Dan betapa terkejutnya dia saat matanya telah jelas menangkap bayangan itu.

Kakinya melemah. Tak kuat menahan berat tubuhnya, dia akhirnya terduduk. Tapi matanya tak kunjung lepas dari sosok itu.

“Aniya…”

<><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><>

Hongki terdiam dalam dinginnya suhu ruangan tersebut. Mayat orang yang disayanginya tergolek tak berdaya dihadapannya. Dengan kain putih yang menutupi seluruh tubuh.

Dengan tangan bergetar Hongki membuka kain putih tersebut hingga terlihat wajah seseorang disana. Dengan lembut dielusnya pipi sosok tersebut. “Mianhae.”

Dia meraih tangan sosok dihadapannya lalu menggenggamnya erat. “Jeongmal mianhae…” Hongki memejamkan matanya, takut melihat wajah sosok dihadapannya.

“Jonghoonie… irronaba…” pinta Hongki pelan. Air matanya kembali menetes.

Dia kembali terdiam, membiarkan kesunyian kembali menyelimuti ruangan tersebut. Tak lama kemudan dia meletakan kembali tangan Jonghoon. Dia meraih secarik kertas yang berada dalam sakunya. Dan matanya kembali membaca tiap baris yang berada dalam kertas itu yang sudah dihafalnya diluar kepala.

‘Hongki-a! Aku bingung harus mengawalinya bagaimana. Mungkn permintaan maaf ya? Ya! Kenapa justru aku bertanya? Hahaha.

Baiklah, itu yang pertama. Mianhae. Jeongmal mianhae sudah merepotkanmu dan yang lainnya selama ini. Tapi sekarang sudah tidak, kan? Toh aku sudah tak ada.

Yang selanjutnya, umm. Tentang perasaanku sih, kau tak perlu khawatir. Kaulah yang paling kusayangi. Saranghae ^^

Tapi sekarang aku tak bisa duduk disampingku dan memelukmu yang sedang menangis. Apa kau menangis? Apa kau menangis karenaku? Karna kematianku? Jika iya aku akan sangat senang. Tapi kumohon, jangan berlebihan ya^^ kau kan yang bilang, semua yang berlebihan itu tak baik.

Sebagai penggantiku, kau tahu kan siapa? Gurae! Jaejinie ^w^/

Dia benar-benar tulus padamu. Kumohon, terima dia sebagai pemegang kunci hatimu selain aku. Aku sudah memeberinya kunci serep hatimu kok hahaha. Jadi tinggal kau saja yang memberikan gemboknya.

Aku akan terus mengawasimu. Kalau kau tak melaksanakan perintah terakhirku ini, awas saja ya. Lihat saja nanti yang terjadi di kehidupan selanjutnya saat kita bertemu.’

Hongki menundukan kepalanya, lebih dalam dari sebelumnya. Air matanya tak kunjung henti menetes.

“Please… open your eyes… Jonghoon…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: