:::FICTION CONTES::: [One Shot] One Day With You

6 Jun

Cast:
– Lee Yongrim as You/Reader
– Kim Jaejoong as Jaejoong

***

Aku merindukannya..

Aku ingin bertemu dengannya…

Aku ingin melihat senyumannya…

Aku ingin bersamanya,memeluk dirinya..

Aku ingin melihatnya kembali…

Untuk yang pertama…

dan Untuk yang terakhirnya kalinya…

Aku ingin mengatakan bahwa..

Aku mencintainya…

***

”Kumohon berikan kesempatan kepadaku”mohon seorang yeoja kepada seorang malaikat.

”Mian..aku tak bisa Yongrim-ah.Aku tak berhak atas itu”kata malaikat itu.Yeoja yang bernama Yongrim itu menatap sang malaikat dengan penuh harap.

”Kumohon..hanya 1 hari ini saja.Aku sangat merindukannya,kumohon jebal”kata Yongrim.Malaikat itu diam dan berpikir.Tak lama dia menghela napas pasrah.

”Baiklah hanya 1 hari.Sampai pukul 12 malam setelah itu kau akan kembali ke surga.Araseo?”kata Malaikat itu.Yongrim tersenyum senang dan berdiri.Sang malaikat membalas senyumannya itu.

”Baiklah saat kau bertemu dengannya.Memori tentangmu di bumi semuanya akan kembali,kau akan kembali ke kehidupanmu yang dulu”jelas sang malaikat.Yongrim mengangguk paham dan menundukan kepalanya.Tiba-tiba muncul cahaya yang sangat terang menyilaukan matanya.

”Saat kau kembali kesurga ingatan mereka tentang dirimu akan menghilang.Maka pakailah waktumu sebaik mungkin.”jelas malaikat lagi.Perlahan tubuh Yongrim menghilang.Sang malaikat meneriakkan sesuatu.

”Hanya sampai pukul 12 malam tepat!Pukul 12 malam!”kata sang malaikat sebelum akhirnya Yongrim menghilang.

***

06.00 pagi…

”Hanya sampai 12 malam”seorang yeoja bergumam didalam tidurnya.Lalu tiba-tiba matanya terbuka,dia bangkit dan duduk di tempat tidurnya itu lalu melihat sekeliling.Ada lemari,meja belajar,buku,tempat tidur dan lain-lain.

Ini kamarku?.Batinnya

Lalu yeoja itu melihat kalender.19 bulan april 2011.Yeoja itu meletakkan kalender mejanya dan berpikir.

Ini sudah 1 bulan sejak kematianku tetapi tak ada yang berubah dari sini.Batinnya lagi

Tok tok tok

Tiba-tiba seseorang mengetuk pintunya.Yeoja itu bangkit dari tempat tidurnya.Dia tersentak kaget ketika merasakan dinginnya lantai.

Kakiku menapak tanah?.Batinnya

Lalu dia berjalan menuju pintu kamarnya dan membuka pintu tersebut.Dia dikejutkan oleh seorang ahjumma yang sebenarnya ialah ummanya.Ummanya menatap Yongrim dengan tatapan sedikit kesal.

”Yongrim-a sudah jam berapa ini?cepat mandi”suruh ummanya.Tiba-tiba yeoja yang dipanggil Yongrim itu menyentuh pipi ummanya.Ummanya menatap anaknya aneh.

”Ada apa Yongrim-a?”tanya ummanya.

”Aku bisa menyentuhmu umma”ujarnya.Ummanya mengerutkan keningnya.

”Apa maksudmu?kau sakit ya?kalau begitu tak usah sekolah dulu ya”kata ummanya.Tiba-tiba dia memeluk ummanya.Ummanya tersentak kaget melihat tingkah laku anak semata wayangnya ini.

”Umma bogoshipo..”bisiknya.Ummanya mengelus punggung anaknya itu.

”Ne,nado bogoshipo Yongrim-a..ada apa?kenapa kamu jadi manja seperti ini?”tanya ummanya bingung.Yongrim menggeleng di pundak ummanya.Ummanya melepas pelukan anaknya itu

”Ya sudah sana..selesai kangen-kangenanya.Mandi dan berangkat sekolah.Araseo?”kata ummanya.Yongrim mengangguk dan masuk kekamarnya untuk mandi.Setelah madi dia berpakaian sekolahnya lagi dan berkaca.

”Aku sudah kembali…”ujarnya didepan kaca.Tak sengaja matanya menangkap sebuah foto yang berisi seorang yeoja yang tak lain adalah dirinya dan seorang namja.Yongrim mengambil foto itu dan menatapnya.

”Bogoshipo Joongie..”bisiknya.

***

Yongrim berjalan menuju kelasnya sambil senyum terus mengembang dibibirnya.Sudah sebulan dia tak merasakan berjalan diatas tanah,menyentuh apapun,menghirup udara pagi dan lain lain.Rasanya ia ingin kembali menjadi manusia lagi namun,kenyataan menguruingi harapannya itu dikarenakan hanya 1 hari ini dia dapat melampiaskan kerinduannya kepada semua orang terutama namja yang dia sukai.
Sesampainya dikelas dia membuka pintunya lalu berlari menuju teman-temannya.

”Annyeong semua bogoshipoyo”kata Yongrim.Teman-temannya menatap Yongrim aneh.

”Kau kenapa Rimmie?kau sakit?kalau sakit ayo ke UKS”ajak salah satu temannya yang bernama Hana.Yongrim menggeleng.

”Aniyo..aku baik-baik saja.Aku hanya sedang sangat merindukan kalian bertiga”jawab Yongrim.

”Waeyo?padahal kita kan bertemu hampir setiap hari”kata teman yang satunya yang bernama Eunyeo.

”Ne setiap hari,setiap detik,setiap jam selalu bersama”sahut seorang namja yang bernama Jaejoong.Yongrim tersenyum ketika mendengarkan suara Jaejoong.

Akhirnya aku dapat mendengar suaramu lagi Joongie.Batin Yongrim.

”Ye!gak sampai setiap jam sama setiap detik juga kali!emangnya kita apaan?”balas Eunyeo.Jaejoong tertawa sambil menggaruk-garuk kepalanya.

Kriiiiiiiing

Suara bel sekolah berbunyi.Yongrim dkk kembali ketempatnya masing-masing.Lalu tiba-tiba wali kelas mereka datang dan memulai pelajaran.Selama pelajaran Yongrim tak memperhatikan penjelasan dari guru tetapi hanya memandangi Jaejoong.Serasa hanya dengan memandang Jaejoong sudah dapat melampiaskan kerinduannya.Tiba-tiba seseorang menyadarkannya dari lamunannya.

”Hei ada apa denganmu?dari tadi merhatikan aku terus”tanya orang itu yang tak lain ialah Jaejoong.Yongrim tersenyum manis dan menggeleng.

”Aniyo aku merasa sudah lama sepertinya tidak bertemu denganmu”kata Yongrim.Songsaenim yang mendengar suara Yongrim langsung menegur Yongrim.

”Lee Yongrim jika anda tidak ingin belajar silahkan keluar”kata songaenim.Dia menunduk dan melihat Jaejoong yang menertawakannya.

Akhirnya aku dapat melihatmu tertawa lagi Joongie.Batin Yongrim

***

Yongrim,Hana,Eunyeo,dan Jaejoong sedang duduk di meja kantin.Mereka makan sambil bercerita.Hari ini bagi Yongrim terasa seperti hari yang sangat membahagiakan sekaligus menyedihkan.Lalu Yongrim berkata.

”Hei bagaimana kalau hari ini kita nonton bareng?udah lama banget nih gak nonton”usul Yongrim.Hana dan Eunyeo diam dan saling menatap satu sama lain.Yongrim menatap mereka berdua aneh.

”Ada apa?”tanya Yongrim.

”Yah mianhae Rimmie hari ini aku ada les jadi tidak bisa”kata Hana

”Sama aku juga tidak bisa hari ini,aku ada acara keluarga dan wajib datang..mianhae”sahut Eunyeo.Lalu Yongrim menatap Jaejoong penuh harap seperti berkata – Kumohon hanya kau saja yang bisa menemaniku -.Jaejoong menghela napas.

”Ok ok aku bisa bolos hari ini..”kata Jaejoong.Yongrim tersenyum senang.

”Yei!gomawoyo joongie”kata Yongrim.Jaejoong hanya mengangguk.

***

19.00 malam…

Yongrim sudah berpakaian cantik dan rapih.Malam ini selain ingin nonton bersama Jaejoong ia juga ingin menyatakan perasaannya kepada Jaejoong.Walaupun tidak dibalas,baginya sudah puas yang terpenting Jaejoong sudah mengetahui isi hatinya.
Lalu dia berjalan ke ruang tamu. Ternyata Jaejoong sudah datang dan sedang duduk sambil memainkan handphone-nya.Yongrim mendekati Jaejoong.

”Sudah lama menunggu Joongie?”tanya Yongrim.Jaejoong tersentak kaget dan memasukan handphonenya.

”Eh?belum kok..tunggu sebenarnya kita mau kemana sih kamu pake-pakaian rapih kayak gitu?”tanya Jaejoong.Yongrim tersenyum manis kearah Jaejoong.

”Kita hanya menonton kok,tapi aku ingin saja memakai pakaian ini.Aneh ya?”jelas Yongrim.Jaejoong menggeleng.

”Ani,hanya saja…Ah!sudahlah kita hampir terlambat kajja”kata Jaejoong seraya menarik Yongrim pergi.

***

Jaejoong terpaku dengan pakaian Yongrim saat ini.Cantik.Itu menurutnya.Sampai-sampai dia tak mendengar apa yang Yongrim katakan.

”Kita hanya menonton kok,tapi aku ingin saja memakai pakaian ini.Aneh ya?”jelas Yongrim.Jaejoong menggeleng cepat.

”Ani,hanya saja…”Jaejoong menggantung kata-katanya.Yongrim menatapnya bingung.

Kau terlihat sangat cantik hari ini.Batin Jaejoong.

”Ah!sudahlah kita hampir terlambat kajja”kata Jaejoong seraya menarik Yongrim pergi.Dia menundukan kepalanya menutupi wajahnya yang hampir memerah.

***

22.30 malam…

Yongrim dan Jaejoong duduk manis dipinggir sungai han.Setelah selesai menonton Yongrim meminta Jaejoong untuk pergi ke sungai Han.Entah mengapa Yongrim ingin menghabiskan waktu terakhirnya disini.

Hening.

Sudah hampir 30 menit mereka duduk di situ.Tak ada kata maupun kalimat yang keluar dari bibir mereka masing-masing.Entah mengapa suasana ini seperti tak mendukung mereka untuk mengeluarkan satu katapun.

”Entah mengapa hari ini aku sangat bahagia…”kata Yongrim membuka keheningan.Jaejoong memalingkan wajahnya dan menatap Yongrim.

”Aku seperti sudah lama tak merasakan behagia seperti ini..”ujar Yongrim.Lalu Yongrim menatap jam di handphone-nya dan memasukannya lagi.Jaejoong mengikuti gerak-gerik Yongrim,melihat jam.Matanya terbelalak kaget sudah pukul 22.30.Dia kira masih pukul 22.00 malam.

”Joongie”panggil Yongrim.Jaejoong menoleh dan mendapati Yongrim yang sedang menatapnya.

”Aku menyukaimu..”ujar Yongrim.Jaejoong tersentak kaget mendengar pernyataan Yongrim.Entah mengapa jantungnya berdetak tak karuan,wajahnya memerah.Jaejoong menarik napas dan menjawab.

”A-aku..”

”Tak mau menjawab juga tak apa..”sela Yongrim.Dia hanya menatap sungai dengan tatapan kosong.Jaejoong terdiam mendengar perkataan Yongrim.

”Walaupun kau jawab tak ada gunanya,tak akan ada artinya”lanjut Yongrim lagi.Jaejoong mengerutkan keningnya.Dia tak mengerti apa yang dikatakan Yongrim tadi.Yongrim

”Karena aku akan pergi”Jaejoong tersentak mendengar perkataan Yongrim.

”Apa maksudmu Rimmie?”tanya Jaejoong.Yongrim diam dan menunduk.Jaejoong menarik wajah Yongrim dan tersentak melihat air mata yang mengalir dipipi Yongrim.

”Rimmie…”panggil Jaejoong lirih.Yongrim menepis halus tangan Jaejoong dan memalingkan wajahnya.Entah mengapa Jaejoong sakit melihat air mata Yongrim.Tiba-tiba Jaejoong merangkul Yongrim dari belakang.Yongrim tersentak kaget.

”Joongie..”

”Nado saranghae Lee Yongrim”kata Jaejoong lirih.Yongrim menangis semakin kencang.Hatinya sakit mendengar perkataan Jaejoong.Perkataan Jaejoong yang seperti ini yang membuatnya tak bisa melepaskan Jaejoong.Dia melepaskan rangkulan Jaejoong.

”Ja-jangan kau anggap serius perkataanku tadi joongie..aku hanya bercanda kok hehe”kata Yongrim seraya menghapus air matanya.

”Tapi aku serius…”kata Jaejoong.Yongrim diam mematung mendengar perkataan Jaejoong.Hatinya sakit seperti di tusuk oleh pisau yang sangat tajam.Dia menutup mulutnya tak berani berbicara.Lalu Jaejoong membalikan tubuh Yongrim hingga menghadap dirinya.Jaejoong menggenggam kedua tangan Yongrim.Satu tangan Yongrim diletakkan didadanya.

”Kau bisa merasakan detak jantungku ini?ini bukti bahwa aku serius,benar-benar mencintaimu”ujar Jaejoong.Air mata Yongrim jatuh perlahan lewat pipinya.Jaejoong menariknya kepelukannya.Yongrim menangis kencang.Ia ingin terus hidup dan menjalani kehidupan seperti manusia biasa namun,takdir yang menahanya.Takdir yang membuatnya tak bisa.
Tiba-tiba handphone Yongrim bebunyi.Jaejoong melepaskan pelukan Yongrim,Yongrim membuka flip handphone-nya.Ternyata ada sms.Matanya terbelalak saat membaca isi pesan itu.Tangannya gemetar,lututnya lemas,Yongrim menjatuhkan ponsel-nya.Jaejoong yang melihat Yongrim seperti itu segera mengambil ponsel Yongrim dan membaca isi pesan itu.

”Waktunya sudah tiba..?apa maksudnya”gumam Jaejoong.Lalu dia melihat Yongrim yang menangis lagi.Yongrim berdiri tapi Jaejoong menahannya.Yongrim menatap Jaejoong dan menepis lembut tangan Jaejoong.Dia berjalan mendekati pinggir sungai.Jaejoong ikut berdiri dan menatap punggung Yongrim.

”Rimmie..”panggil Jaejoong

(Like Now – DBSK :on) *dengerin bagian ini pake lagunya dbsk ok*

”Terimakasih sudah mau mencintaiku”ujar Yongrim..Air matanya terus mengalir tak berhenti.

23.50

”Terimakasih sudah mau menjadi sahabatku”lanjutnya lagi.Jaejoong menatap Yongrim bingung.

”Dan terimakasih sudah mau menerimaku untuk menjadi pacarmu..”Yongrim menundukan kepalanya.

23.55…

”Tapi aku tidak bica menjadi pacarmu…”kata Yongrim.Jaejoong tersentak kaget.

”Wae?waeyo?kenapa begitu?”tanya Jaejoong.Yongrim tak menjawab,diam membisu.Jaejoong berjalan mendekati Yongrim.

”Waeyo Rimmie?apakah aku..”

”Jangan mendekat..berhenti!diam disitu!”suruh Yongrim.Jaejoong berhenti mendengar perkataan Yongrim.Napas Yongrim tersengal-sengal.

”Rimmie..”panggil Jaejoong.

23.59…

Yongrim menarik napas dan memejamkan matanya.

”Terimakasih sudah mau menemaniku malam ini…”kata Yongrim.Tiba-tiba muncul cahaya yang sangat terang dan menyilaukan mata Jaejoong.Cahaya muncul disekeliling Yongrim.

5..

Yongrim menghadapkan wajahnya kearah langit.Perlahan pakaian Yongrim berubah menjadi putih.Sepatunya menghilang.Muncul sayap putih dipunggung Yongrim.

4…

Jaejoong terkejut dengan Yongrim yang sekarang.Sayap putih yang besar menghiasi punggungnya.Angin kencang datang tiba-tiba menerpa wajah Jaejoong.

3…

”Rimmie..”panggil Jaejoong lirih.Yongrim membalikan badannya dan menghadap Jaejoong.Wajahnya putih bersih,disekelilingnya ada cahaya yang sangat terang.Yongrim terlihat sangat cantik.Jaejoong berjalan kearah Yongrim.Dia mencoba memegang pipi Yongrim namun,tembus.Jaejoong tak bisa menyentuhnya.

”Rimmie…”kata Jaejoong lirih.Yongrim tersenyum manis kearah Jaejoong.

2…

”Gomawo Joongie…”kata Yongrim.Perlahan Yongrim mengangkat tangannya menyentuh pundak Jaejoong.Dia berjinjit dan mengecup lembut bibir Jaejoong.Jaejoong terdiam.Lalu Yongrim melepas ciumannya dan menggenggam tangan Jaejoong.

1…

”Saranghae..Joongie”bisiknya.Perlahan muncul cahaya yang sangat terang dilangit.Perlahan Yongrim terangkat keatas.Yongrim melepaskan genggamannya.Jaejoong tersentak ketika melihat Yongrim yang tiba-tiba melayang.

”Rimmie..Yongrim-a!”panggil Jaejoong sambil berteriak.Yongrim tersenyum kepada Jaejoong.Jaejoong menatap kepergian Yongrim.Bibirnya kelu untuk berkata-kata.Hanya memanggil nama Yongrim yang ia bisa.Jaejoong terus meneriakkan nama Yongrim.Tak lama cahaya terang itu hilang dan Yongrim juga sudah tak terlihat.Jaejoong jatuh terduduk di tanah.Ia ingin menangis tetapi air matanya tak bisa mengalir.Hanya hatinya yang menangis saat ini.
Dia tersentak ketika muncul sebuah kertas yang berisi tulisan.Dia membaca surat yang ditulis oleh Yongrim.

(Love In The Ice – DBSK : On)

Dear Joongie…

Terimakasih sudah mau mencintaiku..

Terimakasih mau menerimaku menjadi pacarmu…

Terimakasih atas segalanya yang kau berikan…

Terimakasih,terimakasih,terimakasih,terimakasih..

Dan mianhae..

Mianhae karena aku tak bisa bersamamu..

Mianhae karena aku menyakiti hatimu…

Mianhae akan kesalahanku kepadamu selama ini…

Aku hanya ingin mengatakan kepadamu…

Jangan pernah meneteskan air matamu untukku….

Jangan pernah berubah …

Jangan pernah bersedih hanya karena diriku..

Joongie…

Mungkin sebentar lagi ingatan tentangku yang kau miliki akan hilang tak berbekas,jadi aku tak perlu khawatir..karena kau tak akan bersedih karenaku.Kau akan menjadi Joongie yang aku kenal.Dan semua orang yang mengenalku,tidak akan lagi mengenal yeoja yang bernama Lee Yongrim…

Joongie..

Aku ingin mengatakan kepadamu bahwa sebenarnya aku sudah tiada.Sebenarnya aku sudah hilang dari ingatan kalian semua.Namun,aku diberi kesempatan untuk bertemu kalian semua.sekarang aku hanya dapat melihatmu dari atas sana.Menatapmu dari kejauhan.Melihat senyummu,amarahmu,tawamu,kesalmu,dari atas sana tapi tak dapat berbuat apa-apa ketika kau sedih.

Jaejoong..

Hanya ini yang bisa kukatakan.Jangan pernah menangis karena aku.Ingat itu!.Sebenarnya aku berharap bisa terus hidup bersamamu tapi…sudahlah,aku harap suatu saat kita bisa bertemu kembali dalam tampilan,nama yang berbeda namun sifat kita sama…hehe.See You Again Joongie

From Yongrim to Joongie.

Jaejoong meletakkan kertas itu ketanah dan menatap langit.Akhirnya air mata dapat mengalir juga melewati pipinya.

”Aku tak akan pernah melupakanmu sampai kapanpun..”ujar Jaejoong.

***

5 tahun kemudian..

”Umma!appa ireona!palli!hari ini hari pertama aku sekolah!palli ireona!”kata seorang namja kecil membangunkan orangtuanya.Appa dan ummanya itu terbangun ketika anaknya membangunkannya.

”Selamat pagi Joongki..”kata appanya.Namja kecil yang bernama Joongki itu tersenyum dan naik keatas tempat tidur orangtuanya.

”Appa ayo mandi..hari ini hari pertama Joongki kesekolah!palli!”kata Joongki.Appanya tersenyum lalu memalingkan wajahnya kearah isterinya.Dia tersenyum melihat isterinya yang masih terlelap.

”Joongki-a bagaimana kalau kita kelitikan umma?”bisik sang appa.Joongki tersenyum senang dan mengangguk.Appanya tersenyum.Mereka mulai ambil posisi masing-masing (?)

”Hana..”

”Dul..”

”Set!kelitikin umma”kata mereka berdua.Ummanya tersentak ketika merasakan seseorang yang menggelitikinya.

”Yak!hentikan..hahaha..geli..Joongie!Joongki!..hentikan geli..”

”Kita tak akan berhenti sampai umma mau membuka mata”kata Joongki.

”Ne!arata!umma akan bangun..kyaa!..cepat hentikan”kata ummanya.Lalu mereka berdua berhenti dan duduk di pinggir ranjang.Ummanya bangkit dan menyenderkan dirinya di senderan tempat tidur.

”Sudah puas kelitikannya?”tanya sang umma kesal.Joongki mengangguk senang sedangkan sang appa menggaruk-garuk kepalanya.Sang umma memalingkan wajahnya kearah sang appa.

”Kim Jaejoong!pasti kau yang merencanakan hal ini iya kan?!”kata sang umma.Namja yang dipanggil Jaejoong itu tertawa renyah.

”Tertawalah sepuasmu!”kata sang umma.

”Yah~Yongrim-a..chagiya,mianhae”kata Jaejoong.Yongrim menghiraukan perkataan Jaejoong.Lalu anaknya Joongki menarik-narik pakaiannya.

”Umma mianhae..jangan marah sama Joongki”kata Joongki.Yongrim menarik Joongki kepelukannya.

”Umma tak marah sama Joongki,umma sedang marah dengan appa kok…soalnya yang salahkan appa”kata Yongrim sambil mengelus-elus rambut anaknya.Joongki memeluk erat ummanya.

”Yasudah sana,mandi dan berpakaian.Hari ini Joongki masuk sekolahkan?”suruh Yongrim.Joongki mengangguk dan berlari keluar kamar orangtuanya.Lalu Yongrim berjalan menuju kamar mandi meninggalkan Jaejoong.Tapi Jaejoong menahannya.

”Yak!Chagiya..jangan marah.Aku tak sengaja maafkan aku..Joongki saja kau maafkan masa’ aku tidak?”kata Jaejoong.Yongrim membalikan badannya.

”Kau ingin aku maafkan juga?”tanya Yongrim.Jaejoong mengangguk.

”Poppo!”kata Yongrim.Jaejoong menatap Yongrim heran.

”Hanya itu?tak ada yang lain?”tanya Jaejoong.Yongrim menggeleng.

”Kau tidak bisa?kalau begitu..”Jaejoong menarik Yongrim.Tiba-tiba Yongrim merasakan bibirnya dan bibir Jaejoong menempel.

”Sudah….bagaimana?mau lebih?”goda Jaejoong.Yongrim menggetok kepala Jaejoong.

”Ini masih pagi!”kata Yongrim seraya pergi kekamar mandi.Tapi Jaejoong memeluknya dari belakang.

”Saranghae chagiya”kata Jaejoong.

”Nado..”jawab Yongrim.

Terimakasih Tuhan Engkau sudah memberikanku kesempatan hidup yang kedua.Engkau memberikan suami dan anak yang sangat aku cintai.Aku akan menggunakan kesempatan ini dengan baik…

***

Fin…

5 Tanggapan to “:::FICTION CONTES::: [One Shot] One Day With You”

  1. taem-taem Juni 6, 2011 pada 7:51 am #

    sumpah thor ni ff bagus amat…😀
    ak sampek nangis ngebacanya… T,T
    apalagi bagian si cewe mau kmbali k surga…
    haduh…air mata aku ngak bisa berenti… (T^T)

  2. Nuri Juni 6, 2011 pada 1:43 pm #

    Loh aku bingung wkwkwk gak dikasi tau gmn bisa dpt kehidupan kedua ._. Tp overall bagus kok author😀

  3. Rismala dewy Juni 6, 2011 pada 4:59 pm #

    Bingung koq nga d crtain bgai mana it c cwek bza dpat khdupan k 2. Stelah prg d r ksmpatan ny hdup be2rapa jm, tp dr kseluruhan keren koq

  4. sungkyulin Juni 15, 2011 pada 11:44 am #

    T.T…
    Q nangis bca’a..
    Q pkir rimmie’a gx bkal balik..
    Daebak bgt author…

  5. hwangri Juni 16, 2011 pada 4:50 pm #

    Bagus! Ehm. . . Apa lg ya? Ya pokoknya bagus. Tapi jarak hidup kembalinya cepet ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: