Quiet Island

6 Apr

Title :: Quiet Island
Author :: @hyohee486
Genre :: Comedy (*maybe*)
Rating :: ??
Main Cast:: Cho Kyuhyun,Park Eun Mi,Lee Sungmin
Other Cast:: Park Jung Soo,Lee Hyuk Jae,Kim Young Woon
nb:: ni ff aye persembahin khusus bwt eonni aye tercinta*dipelototin kyu* yg req ff ma aye.mianhae kalo gaje.plus aneh. plus jelek. ^^
Fact:: Impian aneh Sungmin adalah ingin pergi jauh dan ingin tinggal di pulau yg tak brpenghuni.

~AUTHOR POV~
Pagi ini langit tampak amat cerah.Di sudut taman perumahan tampak seorang namja sedang berolahraga pagi.
“Annyeong haseyo,”sapa namja itu sambil menundukkan kepala saat melihat seorang yeoja sedang jogging dan lewat didepannya.
“Oh,ne.Annyeong,”jawab yeoja itu terhenti.Ia tersenyum dan balas menundukkan kepala.
“Eun Mi-ah,apa kabar?”tanya namja itu basa-basi.
“baik.Kalau Sungmin?”jawab Eunmi tersipu.
“Nado.Hehehe,”ucap Sungmin sambil menggaruk-garuk kepalanya yg tidak gatal.Mereka cengar-cengir tidak jelas untuk beberapa lama.
“Oh…hehe…Ne,”jawab Sungmin canggung.
Beberapa saat Sungmin terus memandangi sosok Eunmi lekat-lekat.Matanya tak bisa lepas menatap Eunmi hingga bayangannya menghilang.
“Hayoh!”pekik seseorang sambil meninju lengan Sungmin.
Sungmin tersentak kaget hingga njundal.Tangannya kemudian mengelus-elus dadanya dan mengatur nafas.
“Aish!Kau mau membunuhku,ya!”bentak Sungmin sensi.
“Hahahaha…mianhae Hyung!”jawab Kyuhyun sambil tertawa evil.
“Aku benci kau,Kyu!”ucap Sungmin gusar lalu melengos meninggalkan Kyuhyun yg terkikik sendirian.
~SUNGMIN POV~
Aku benci dengan Kyuhyun!Dan aku benci hari ini!Jum'at!Aish!Bangun tidur wajah Kyu sudah didepan wajahku,menyuruhku untuk membereskan tempat tidurnya,sedangkan dia enak-enakan bermain komputer.Dan tiap hari Jum'at ada-ada saja tingkahnya yg membuatku kesal.Aku benar-benar sial.
Aku berlari menjauhi Kyuhyun yg tertawa puas dengan langkah gusarku.Berlari mengelilingi perumahan untuk melampiaskan kemarahanku pada Kyu sialan itu(*ampun!sparkyu,jgn bunuh author!kasian hyuk!*).
"Sungmin-ssi?"panggil seseorang dari belakangku.
Aku pun berhenti berlari dan menoleh kearah suara itu.Omo!Ternyata Eunmi!Tak kusangka,tanpa kusadari aku melewatinya.Aku pun mendadak gugup melihat tampang herannya.
"Kenapa buru-buru?"tanyanya lagi dan menghampiriku.
Tiba-tiba jantungku berdenyut kencang.Entah karena grogi atau speechless.Atau yg lebih parah dua-duanya.Aish!Lagi-lagi sial!
"Eh…Eunmi?!Ne-nega,a-aniyo!Hm…Gwencana,"kataku gagap.Aku menyunggingkan seulas senyum diwajah grogiku.Berusaha menetralisir suasana.
"Jinja?"tanyanya tampak khawatir."Kau seperti dikejar sesuatu,"ucapnya sambil menoleh ke belakang untuk mengecek.
"Jinja?Ah…Gwencana!Hm…aku buru-buru.Annyeong,"ucapku lalu berlari meninggalkan Eunmi yang terbengong sendiri.
Aku berlari secepatnya ke rumah.Aku sudah lelah dan juga m0odku hilang seketika juga.
Bruuukkk!!
"Aish!"dengusku kesakitan.
Saat kubuka pintu rumah,ternyata Leeteuk juga hendak membuka pintu.Sedangkan aku yang nyelonong berlari masuk tanpa melihat Leeteuk didepanku membuatku terjerembab ke sebuah kecelakaan ringan bagiku.Kepalaku terbentur kepala Leeteuk hingga aku terpental dari ambang pintu.Tak hanya aku yang jatuh terduduk,Leeteuk pun juga sama.
“Kya!!!Teukkie!”pekik seorang namja yg berdiri dibelakang Leeteuk yang ternyata Kangin lah,orangnya. Dengan cekatan ia menolong Leeteuk yang mengeluh kesakitan.
“Haish…”keluh Leeteuk sambil memegangi kepalanya yang berdarah.
“Teukkie!Kepalamu berdarah!”pekik Kangin terbelalak sembari menyibakkan poni Leeteuk.
Kangin pun menatapku marah dengan emosi yang meluap. Sedangkan aku berusaha bangkit sendiri sambil memegangi dahiku yang juga berdarah.
“Apa maumu?Heh!”gertak Kangin sambil menarik kerah kaosku dengan kasar.
“A-aniya!Aku tidak sengaja,”elakku.
“Sudahlah!Kangin!Dia tidak sengaja!”bela Leeteuk menarik lengan Kangin yg sudah mengepal hendak memukulku.
Kangin pun melepaskan kerah kaosku dan menatapku tajam.Tak kuhiraukan lagi tatapannya.Buru-buru aku masuk kedalam rumah dan menuju dapur.
“Kau kenapa?Kenapa dengan dahimu?”tanya Eunhyuk saat hendak menegak air putihnya.
“Aish!Diam!”jawabku ketus lalu mengambil es batu dikulkas.
“Arra.Mau apa kau dengan es batu itu?”tanya Eunhyuk lagi.
Tak kuhiraukan pertanyaannya.Pelan-pelan kutempelkan es batu itu pada keningku yg masih berdarah.
“Pabo!”ucap Eunhyuk sambil menarik lenganku yang menggenggam es batu.
“Mworago!!”bentakku meledak-ledak.
Eunhyuk pun pergi meninggalkanku sendirian.
***
“Jagiya!Wake up!”suara seseorang yang kukenal membuatku sayup-sayup membuka kelopak mataku.Tampak seorang yeoja memandangiku dengan tampang khawatir.Aku mengerjap-ngerjap mataku seakan tak percaya.Yeoja itu! Omona!!! Eunmi!
Aku pun bangkit perlahan sambil memegangi kepalaku. Terasa agak pening memang. Ia pun membantuku bangkit dan masih menatapku dengan tatapan tadi.
“Jagiya!Gwencana?”tanyanya sambil menyentuh keningku.
“Ah…Gwencana,”jawabku sambil tersenyum simpul.
Aigoo!Dia membalas senyumanku. Ia tampak amat manis dengan seulas senyum dibibir tipisnya. Aku pun memandang ke bawah untuk menutupi perasaanku yang tersipu. Omo! Apa ini?! Pasir putih?!
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku lagi. Aku tak percaya ini! Aku terduduk diatas pasir putih dengan celana pantai putih yang kini aku pakai. Samar-samar aku mendengar desiran ombak. Aku pun menoleh dan nerawang.
Ombak!!Itu ombak!Aigoo!Berarti aku sedang dipantai! Dengan Eunmi?
“Jagiy?”panggil Eunmi membuyarkanku yang sedang terbelalak heran.
Tunggu!Jagiya?!Dia memanggilku itu?Apa aku tidak salah dengar? Aku rasa aku perlu ke THT besok. Atau bahkan ke Psikolog untuk konsultasi dengan ini semua.
“Jagiya,kau kenapa bingung begitu?Heh?”tanya Eunmi manja.Ia menggeliat dilengan kiriku dengan gerakan manja dan mem0nyongkan bibirnya.Itu sangat Kyopta.Tapi aku hanya bisa terdiam membisu seribu bahasa.
“Aku dimana,Eunmi?”akhirnya aku membuka mulutku karena teka-teki ini.
“Kau dipantai,Jagiy.”kata Eunmi memberikan konfirmasi.
“Pa-pantai?Waeyo?”tanyaku masih bingung.
“Kau lupa ya?Ini pantai kita.Pulau kita.Hanya ada kita disini.Kau dan aku,”ucapnya serius.
“Jinja?!”pekikku memastikan dengan senyum lebar disudut bibirku.Eunmi mengangguk.
Wow! Yeiy! Hanya aku dan Eunmi. No others. Tidak ada Kangin, Leeteuk, Eunhyuk, dan Kyuhyun. Aigoo! Ini surga! Hanya aku dan Eunmi? Benar-benar surga! Cih! Kyu, sekangan Eunmi punya siapa? Heh!
Aku pun menikmati surga ini dengan Eunmi. Berlarian dipantai dengannya, bermain pasir dengannya, makan es klapa muda dengannya, menatap ombak sembari melihat matahari terbit dengannya. Oh, ini benar surga! Hahahaha. Dan hanya aku dan Eunmi. Tak ada kau Kyu!
“Eunmi,”panggilku saat kami sedang menikmati pemandangan matahari terbenam.
Eunmi pun menoleh. Dan dengan perlahan aku mencondongkan kepalaku hendak menciumnya. Mataku terpejam menanti sentuhan bibirnya dibibirku.
“Kau mau apa, Hyung?”terdengar suara seorang namja.
Hah! Namja? Bukankah aku hanya berdua dengannya. Kenapa ada namja? Dan dia memanggilku hyung!
Perlahan kubuka mataku. Dan aku kaget sekaget-kagetnya.Kenapa sosok Eunmi berubah menjadi Kyuhyun?Kenapa wajah Kyuhyun yang aku lihat saat ini. Akh! Apakah bertambah lagi penyakitku? Rabun senja?
“Kyaaa!!”pekikku terbelalak dan menjauhi Kyu.
Kenapa Kyu?Waeyo? Dimana Eunmi? Eunmi!!
***
“Hyung! Bangun!”suara seseorang yang amat kukenali.
Perlahan kubuka mataku.Aigoo!Lagi-lagi Kyuhyun sudah dihadapanku! Sirheo!
“Hyung,kau mau apa m0ny0ng-monyong begitu? Mimpi dicium Eunmi ya?”goda Kyuhyun.
Aku bangkit dan mengucek-ngucek mataku. Aku menatap sekeliling dengan bingung.
Dapur? Aku tertidur dimeja dapur? Hah! Tidur berarti tadi itu mimpi? Omo! Malang sekali nasibku. T.T
Es batu yang semula kutempel didahiku yang berdarah pun telah mencair. Meja dapur basah. Tanganku basah,mukaku basah. Sedangkan Kyuhyun tertawa puas melihatku yang seperti orang pabo ini.
“Haish! Minggir!”dengusku lalu bangkit dan mendorongnya.
Tiba-tiba…
Seeet…Bruukkk!
Aigo! Bokongku! Sakit sekali! Aish! Sial lagi! Siapa yang menaruh sikat cuci disini? Posisi tengkurap lagi!
Aku pun memunggut sikat cuci itu dan melemparnya kesal. Sedangkan Kyuhyun tertawa terpingkal-pingkal menatapku yang meringis kesakitan.
“Aish!Kini aku ingin punya pulau tak berpenghuni yg bisa aku tempati tanpa ada Kyuhyun!”dengusku sambil berjalan dengan langkah pincang meninggalkan dapur. Sedangkan Kyuhyun tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya yg sakit.
***
THE END
.
.
Hweh!mianhae kalo gaje.mianhae kalo jelek. need coment

5 Tanggapan to “Quiet Island”

  1. han eunsungie April 7, 2011 pada 4:54 am #

    oooohhh… jadi yg tadi itu cuma mimpi?kasian umin oppa ;'(
    ohh saya reader baru di sini🙂 salam kenal semuanya😀
    saya adik tersayangnya eunhyuk oppa*dilepeheunhyukdibacokjewels*🙂

    • hyoheeauthor April 7, 2011 pada 9:03 am #

      iyya… hehehehehe…. gomawo dah kunjung plus coment… ^^
      saya juga dongsaeng hyukjae oppa. *plak!ngaku-ngaku*

  2. nizaura ELF April 8, 2011 pada 1:03 pm #

    jahhhhhhh jadi semua kemesraan aku dan umin hanya mimpi semata?? ><
    hahaha nice ff saeng ^^
    onn suka~
    buat lagi dong😄 #ketagihan

  3. hyoheeauthor April 9, 2011 pada 9:49 am #

    buat lagi??? o.O oke, kalo sempet eon… ^^

Trackbacks/Pingbacks

  1. YANG MAU BACA FF « hyoheeauthor - April 15, 2011

    […] QUIET ISLAND […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: