Big Enemy (PART 3)

10 Mar

Title :: Big Enemy (Part 3)
Author :: Han Hyo Hee
Genre :: Romance , Angst
Rating :: NC-21
Disclaimer :: Don’t be a plagiator!
Main cast :: Park Jung Soo a.k.a Leeteuk , Lee Donghae , Lee Yoonhae
Other Cast :: Kim Jonghyun, Lee Hyuk Jae , Kim Ryewook

“ Hyung! Aku minta barang yang kemaren kau berikan padaku itu,” ucap seorang namja sambil menghirup rokok yang ada di sela-sela jarinya. Tapi matanya tak bisa lepas dari laptop dihadapannya.
“ Yang kemarin?” tanya Leeteuk masih focus menatap majalah xxx ditangannya.
“ Ne. masih gratis, kan?” tanya namja tadi sambil menatap Leeteuk penuh harap.
“ Enak saja! Itu barang mahal tahu! Kemarin gratis, sekarang bayar!” bentak Leeteuk sambil menjitak kepala namja tadi.
“ Mwo? Aish! Ayolah, Hyung! Kali ini saja, lah! Aku sedang krisis, nih. Appaku sedang gulung tikar, bahkan yeojaku meninggalkanku hanya karena aku tidak bisa mengajaknya ngedate,” curhat namja itu murung.
“ Hyukkie-ssi! Kalau mau gratis, kau harus berbisnis dulu!” saran Leeteuk.
“ Okey! Apa aja! Aku ikuti apa pun! Mana barangnya?!” tanya Eunhyuk gusar.
“ Aish! Kau yakin?” tanya Leeteuk tidak percaya.
“ Apakah tampangku tak meyakinkan?” tanya Eunhyuk sambil menunjuk mukanya dan membuat mimik wajah yang meyakinkan tapi tampaknya tak berhasil. Leeteuk terkekeh.
“ Aniyo!” jawab Leeteuk ketus.
“ Atau jangan-jangan! Kau kehabisan stok ya? Hayo!” goda Eunhyuk.
“ Hyukie-ah! Kau ini bodoh atau tolol? Heh! Ya masih lah! Kapan sih, seorang Park Jung Soo kehabisan stok?!” ucap Leeteuk geram. Ia melemparkan majalah xxx ditangannya pada Eunhyuk yang kembali berkonsentrasi pada laptopnya.
Bruk!
“Aish! Hyung! Sakit! Kena mataku tahu(*keinget insiden Heechul)!” gerutu Eunhyuk sambil memegangi matanya.
“ Mungkin saja, kan? Park Jung Soo, sang Bandar narkoba kelas atas sering kehabisan stok. Hehehe,” tambah Eunhyuk sambil terkikik sendiri.
“ Mworago?!”
PLETAK! Satu jitakan mendarat mulus dikepala Eunhyuk.
“ Pabo! Impossible!”ucap Leeteuk sambil membusungkan dada bidangnya.
“ Mwo?! Lalu? Beri aku barang itu, Hyung!” pinta Eunhyuk memelas.
“ Kan, udah kubilang tidak gratis!” kata Leeteuk dengan nada penuh penekanan.
“ Aish! Tapi aku tidak punya uang!” Eunhyuk akhirnya mengaku.
“ Mwo? Hahaha. Minta barang tapi nggak punya duwit! Kere!” olok Leeteuk. Eunhyuk pun tertunduk. Ia kembali mengotak atik laptopnya sambil menyangga dagunya.
“ Baiklah! Akan kuberikan,” ucap Leeteuk sambil menyalakan rokoknya.
“ Jinja? Mana?!” Tanya Eunhyuk dengan mata berbinar-binar.
“ Tapi kau harus benar-benar jadi bandar! Aku akan memberimu barang itu sebanyak-banyaknya. Tapi kau harus berani mempertaruhkan hidupmu!” ucap Leeteuk mantap. Ia mengeluarkan bungkusan dari kantong celananya perlahan.
“ Okey!” jawab Eunhyuk tanpa pikir panjang dan langsung merampas bungkusan kecil di tangan Leeteuk.
Ting,Tong! Ting, Tong!
“ Aish! Hyuk! Bukakan pintu!” perinta Leeteuk sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.
“ Hyung… tapi aku masih bertelanjang dada,” kata Eunhyuk memasang muka innocent.
“ Apa itu masalah? Kau kira hanya kau? Aku juga, Babo!” gertak Leeteuk kasar membuat Eunhyuk bergidik dan terpaksa menurut.
“ Arraso,” jawab Eunhyuk lalu dengan malas ia melenggang menuju pintu.
“ Annyeong haseyo,” terdengar suara seorang yeoja dari balik pintu.
Leeteuk yang amat sangat mengenal suara itu terkesiap dan menoleh kaget. Dengan muka bingungnya ia menatap yeoja itu yang juga dibalas dengan tatapan kaget.
“ Teukie?” gumam yeoja itu tercengang melihat Leeteuk yang tampak berantakan.
“ Mianhae. Kau siapa?” Tanya Eunhyuk halus.
“ Teukie!” pekik yeoja itu lalu buru-buru masuk dan melewati Eunhyuk yang masih kebingungan diambang pintu. Leeteuk yang tahu bahwa yeoja itu akan menghampirinya pun bangkit dan berlari ke kamar mandi.
“ Teukie! Teukie! Buka!” pekik yeoja itu sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi apartement Leeteuk.
Leeteuk memang sengaja mengunci pintunya agar yeoja itu tidak dapat masuk. Ia bingung, resah, gelisah, gundah gulanah(*??). tiba-tiba saja gejolak amarah, rindu, dan benci menguasai dirinya. Hati Leeteuk yang hampir beku kembali sakit melihat wajah yeoja itu yang tiba-tiba datang disaat ia sedang terpuruk. Membuatnya semakin merasa hancur. Dan merasakan hatinya tersayat.
“ Jagiya! Saranghamnida! Jagiy!” pekik yeoja itu dengan suara bergetar. Pintu kamar mandi pun tak henti-hentinya digedor.
“ Kumohon! Buka! Jeongmal mianhae! Mianhae, Jagiya! Mianhae!” teriak yeoja itu dalam tangisnya.
Ia sudah tak mampu lagi membendung air mata yang ingin mengalir deras dan tergenang di pelupuk matanya.
“ Mianhae!! Mianhae!!! Teukie! Mianhae!!” isak yeoja itu yang kini bukan hanya tangisan saja. Ia mengerang dan bersandar dipintu kamar mandi.
Di dalam, Leeteuk pun tak kuasa menahan air matanya yang juga hendak mengucur deras. Ia pun terisak tanpa suara dengan posisi terduduk dipojok bath up. Dengan tangan terlipat, ia terjongkok dan menelungkupkan wajahnya dalam-dalam.
Sedangkan Eunhyuk hanya terbengong-bengong diambang pintu melihat yeoja itu yang mengerang-erag di depan pintu kamar mandi.
“ Teukie! Apa kau tak bisa memaafkanku? Bukankah aku tidak berbohong? Bukankah aku benar-benar kembali? Bukankah aku buktikan kalau aku bersungguh-sungguh mencintaimu?!” tuntut yeoja itu dalam tangisnya.
Leeteuk yang mendengar ucapan yeoja itu semakin terhenyak dan semakin miris. Hatinya seakan dicambuk dengan ikat pinggang dari besi panas.
“ Kenapa aku benci denganmu? Waeyo!” gumam Leeteuk tak jelas. Jarinya mencengkram lengannya kuat-kuat. Kepalanya semakin tertunduk. Nafasnya naik turun. Ia pun bangkit dan berdiri di depan kaca.
Sementara itu, yeoja itu semakin keras mengerang dalam tangisnya. Membuat Leeteuk semakin galau.
“ Pabo! Dia sudah kembali, Teukie! Kau namja pengecut! Pecundang!” gumam Leeteuk mengutuki dirinya sendiri. Ia memandang bayangan dirinya sendiri di depan cermin dengan air mata yang belum berhenti menetes.
“ Teukie!!” panggil yeoja itu masih terisak. Ia semakin menggila menggedor-gedor pintu.
“ Haish!!!” teriak Leeteuk sambil meninju cermin dengan kerasnya.
Prang!!!
“ Teukie!!!” jerit yeoja itu kaget setengah hidup.
“ Haish!!! Yeoja!!! Sialan!!!! Waeyo? Yoonhae!!!! Kyaaaa!” teriak Leeteuk mulai mengamuk.
Disapunya semua yang ada di wastafel dengan tanganya. Dilempar showernya ketembok hingga pecah. Dan dibantingnya kaca kamar mandi yang sudah pecah tadi ke kloset duduk yang berwarna putih itu.
Prank!
“ Teukie!!!” pekik yeoja itu semakin gamang.
Ia menarik-narik engsel pintu namun tetap terkunci. Ia menggedor-gedor pintu semakin keras dan beberapa kali berusaha menggebrak pintu tapi sia-sia.
“ Hyung!!!! Gwencana?” teriak Eunhyuk mulai khawatir. Ia menarik-narik engsel pintu.
Yeoja itu yang tak lain dan tak bukan adalah Yoonhae hanya terduduk dan mengangis di depan pintu. Hatinya pedih melihat fakta bahwa seseorang yang ia bela-bela tidak mau menemuinya.
“ Aish!!!!! Aaaaaa!!! Yoonhae!” teriak Leeteuk semakin menjadi.
Brak! Prank! Duar! Ctar! Dyer! Jedor! (*mulai gaje. =.=).
Kamar mandi semakin poraK poranda dibuatnya. Talang kran pun bocor, sehingga air terus mengucur deras. Banjir pun terjadi tak hanya di Jakarta tapi dikamar mandi Leeteuk pun kita bisa menemukannya disana.
“ Hyung! Buka pintunya!” pekik Eunhyuk sambil menggedor-gedor pintu dan menarik-narik engselnya. Yoonhae masih terduduk frustasi dan terisak.
Eunhyuk pun mundur beberapa langkah dan mencoba menggebrak pintu kamar mandi Leeteuk.
Bruk! Gagal! Malah lengan Eunhyuk yang sakit. (*? Ayo Oppa! Selamatkan Appa! #terbawa suasana).
Eunhyuk pun mundur dan kembali mengambil ancang-ancang yang lebih jauh lagi dan memantapkan langkahnya. Ia berlari menuju pintu dengan lari cepatnya.
Brak!!
Berhasil! Berhasil! Hore! (*kumat!pake nyanyi dora segala lagi. =.=)
“ Hyung!” pekik Eunhyuk terbelalak melihat Leeteuk.
Yoonhae yang terduduk diambang pintu pun langsung menoleh dan melongo melihat Leeteuk. Ia menikap mulutnya dan terbelalak. Leeteuk tertelungkup dibawah shower pecah yang menyala dan air berwarna merah terbendung di sekitarnya. Darah! Darah dari luka di tanganya terus keluar dan mengontaminasi air banjir di kamar mandinya. Ia benar-benar tampak menyedihkan dengan kondisi seperti itu. Apalagi dengan suasana kondisi kamar mandinya yang seperti kapal bocor yang hendak tenggelam di tengah laut(*keinget titanic).
“ Teukie!!!” pekik Yoonhae sambil menghampirnya Leeteuk dan memeluknya erat.
Tangan leeteuk gemetaran. Wajahnya pucat pasi. Digigit bibir bawahnya yang tipis dan terisak pelan.
• Author POV End-
• Teukkie POV-
Dia! Aish! Ottokhe? Aku urung menatap wajahnya yang kusut. Matanya yang sembab dengan sorot khawatir padaku. Aku suka tatapan itu. Aku, aku takut itu akan membuatku gentar. Aku telah putuskan untuk membenci dia!
“ Jagiya! Waeyo? Kenapa kau seperti ini?” Tanya Yoonhae menatapku dengan air mata yang masih bercucuran. Ia mengecup bibirku lembut.
“ Aish! Go away!” hardikku kasar.
Aku mendorongnya. Ia memekik dan terjengkang kebelakang. Lalu menatapku nanar.
“ Teukie! Mianhae! Jeongmal mianhae! Saranghae! Jeongmal saranghae! Huhuhu… mianhae!” erang Yoonhae seperti orang gila (*piece Eom! Hehe) sambil memegangi kakiku.
Aku hanya bisa terdiam dan menangis menahan sakitnya perasaanku.
“ Hyung! Siapa dia? Dan apa ini? Kenapa kau merusak semuanya?” Tanya Eunhyuk bingung 9 keliling.
“ Teukie! Boggosipho! Jeongmal saranghae!” ucap Yoonhae memelas.
Ia benar-benar tampak menyedihkan. Membuatku tak sampai hati terus mendiamkannya seperti ini. Aku sudah berusaha. Menutup hatiku rapat-rapat. Tapi dengan mudahnya ia dapatkan celah. Omo! Ottokae!? Aku benar-benar dilemma.
“ Yoonhae,” ucapku pelan. Kepalaku masih tertunduk kaku.
Sesaat ia berhenti menangis, dan mendongakkan kepalanya pelan.
“ Jagiy?” jawabnya pelan denga wajah penuh harap.
“ Kenapa kau datang kemari?” tanyaku dengan suara gemetar dan perlahan menatapnya lekat-lekat.
“ I’ll back for you. Forever inside you,” ucapnya pelan dan menatapku dengan penuh ketulusan terpancar disana.
“ Jinja?” tanyaku mulai tersenyum kecil.
Aigoo! Dia tak hanya membuka celah. Tapi dia mendobrak hatiku. Bagaimanapun aku tak bisa membohongi diriku sendiri. Bahwa aku mencintanya! Sangat mencintainya!
Yoonhae mengangguk pelan. Dan mulai menyunggingkan senyum di sudut bibir mungilnya. Aku pun menciumnya lembut. Ia pun terdiam sambil menutup matanya. Merasakan sentuhan bibirku dengannya. Kujilat bibirnya agar ada celah untuk lidahku masuk. Ia pun mengerti dan membuka mulutnya. Lidahku dan lidahnya bertautan. Membuat ciuman kami semakin panas.
“ Aish! Baiklah Hyung! Selamat bersenang-senang,” ucap Eunhyuk lesu dan meninggalakanku dan Yoonhae.
• Teukkie POV End-
• Yoonhae POV-
“ Kau tak akan meninggalkanku lagi,kan?” Tanya Leeteuk dengan mata yang berbinar-binar menatapku lekat. Aku hanya tersenyum dan menggeleng pelan. Ia pun membalas senyumku dan melanjutkan ciuman kami.
Ia pun mulai mengganas. Tangannya tanpa diaba-aba langsung menggenggam payudaraku dan meremasnya dengan gemas.
“ Oh… Jagiya! Lebih keras… oh…,” desahku keenakan.
“ Okey, Jagiy!” ucap Leeteuk sambil mengerling nakal dan menarik pinggangku sehingga aku terdongak.
Teukie pun langsung mengarahkan wajahnya pada dadaku. Ia pun melahapnya dengan ganas. (*saking nafsunye. =.= nggak kebayang deh). Ia meremas-remas dada kananku dengan mulutnya.
“ Ah…. Jagiya, kau… se-oh…seperti… ah… mau me-ahh.. memakanku..oh?” tanyaku tak jelas di sela-sela desahanku.
“ Aku memang lapar Jagiya! Sehari aku tak memakanmu, jadi aku kelaparan,” ucap Leeteuk lalu kembali melahap payudaraku.
“ Oh… ka-kau oh…. Nakal, Jagiy… ah…,” aku tak berhenti mendesah. Apalagi payudara kananku juga diremasnya.
“ Jagiya! Jangan disini. Dikasur saja, yuk!” ajak Leeteuk berhenti melakukan aktifitasnya (*?).
“ Okey, Jagiya!” ucapku lalu bangkit….
_To Be Continue_
“hwah! Missi buat part ini slesai nggak sukses…. Ya udah! Tunggu part berikutnya ya, chingu!!! Need coment!! ^^”

16 Tanggapan to “Big Enemy (PART 3)”

  1. friezzka_onwokyeon Maret 10, 2011 pada 11:36 am #

    ouwh..
    so sweet lho..
    jd g sbr bwat lanjutan’a
    hehe..

  2. mcsdfanfiction Maret 10, 2011 pada 12:13 pm #

    Hoho. . . . . . . .ne. . . .tnggu ya fris!

  3. yoonhaeteuk Maret 10, 2011 pada 12:45 pm #

    astoljim!!
    tanggung thor uda bgus2 gt..eh tbc..
    author akh..next dtnggu

  4. mcsdfanfiction Maret 10, 2011 pada 12:57 pm #

    Salahin emak gue sono. . . .=.=.tiap gue lg conect yad0ng signal bgus pasti suruh udahan. . .tau aja anaknya mau ngeyad0ng *plak!mianhae eommaku say0ng!

  5. Lereen Maret 10, 2011 pada 1:02 pm #

    walah walah~ terlalu nafsu teuknya~
    Ini ff lucu bngt~ sampe ada dora and titanic.. hahaha..
    Ok deh..~ Lanjuttt yah… ^^

  6. yonrae Maret 10, 2011 pada 1:08 pm #

    .nanggung thor ydngan.a , ayo donk lnjtn , dah bgs soalna , gwe tggu eap !! Hehe

  7. young0896 Maret 10, 2011 pada 10:03 pm #

    yah.. ydongan.a mana?? sya pnasaran onnie.. wkwk..
    dtggu part slnjut.a hehe

  8. soohaeyun Maret 11, 2011 pada 2:42 pm #

    ommo kasian banget teuki oppa…
    kug jd seperti itu …
    kasian tuch Hyo heenya ngegedor” pintu sakit…
    tp yg lebih kasian ge enhyuk oppa..
    niat nolongin hubungan hyungnya ehhh malah jd kambing conge n ngeliat teuki beraksi
    hihihih
    lanjoot chingu

    • mcsdfanfiction Maret 12, 2011 pada 9:29 am #

      ne… kamsahamnida… hohohoh….
      yoonhae… ^^
      iyya, eunhyuk apes…

  9. nimashinki Kim Hyun Rin Maret 13, 2011 pada 3:41 am #

    wah, mintanya dikasur nih.. emg lebih enak di kasur, lebih empuk #gapen *lari ke part 4*

    • hyoheeauthor Maret 21, 2011 pada 11:36 am #

      wkwkwkwk…. iyye dari pada di kamar mandi yang banjir gitu…

  10. luvi April 8, 2011 pada 12:05 pm #

    ketauan klo teuki lebih yadong dri hyukkie,liat aj nafsu bget m yoonhee

  11. hyukkie Mei 29, 2011 pada 3:37 am #

    si hyuk gapen banget disitu –“

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: