I NEED PSYCHIATRY

6 Mar

Title :: I need Psychiatry
Author :: @asterisma
Length :: One Shoot
Genre :: Romance (maybe?), ahh IDK -__-“ silahkan putuskan sendiri deh sama readers nya *tabok author (??)”*
Rating :: G
Discalimer :: Don’t be a Plagiator!
Main cast:: Hara ( Goo Hara – KARA), Kibum (Kim Kibum – UKiss), Dara (Sandara Park – 2NE1), Thunder/Cheundung (Park Sang Hyun – MBLAQ)

Sebelum baca nih FF ada yang musti diperhatikan ma readers
1. Menurut hasil Rapat Sidang PARIPURNA yang diikutin oleh Mentri JaeJoong dan Mentri JiYong *PARIPURNA disini singkatan dari Para pRia Idaman, PUjaan Remaja NAsional* setiap habis baca nih FF biar cuman secuil di paragraph awal hukumnya WAJIB KUDU MUSTI NINGGALIN JEJAK / KOMEN !!!
2. Siapkan jantung kalian. Jangan sampe gara-gara abis baca FF geje ini jantung kalian langsung berhenti berdetak. Oh God, kami gak ingin kehilangan seorang readers pun.OKEY
3. Klo OL di Hp siapin pulsa yang banyak. Alasan, sekalian baca semua FF yang ada di BLOG ini *bantuin sang admin PROMO*.
4. Bagi readers yang juga Bloggers di WP, kalau dah baca jangan lupa di LIKE ya…hohoho
5. Author minta maaf klo FF nya geje coz author baru belajar bikin FF, biasanya author bikin cerpen gitudeh *tetep ngeksis

Nah, cukup sekian rule nya…sekarang saat yang dinanti..
Jreng…Jreng..Jreng….

Malam ini dia ngirimin gue sms lagi. Kalau dihitung-hitung kedelapanya gue terima pesan-pesan itu. Anehnya, isinya selalu tepat. Semuanya mengenai apa yang kukerjakan sehari-hari. Tidak ada yang meleset. Dia tahu kapan gue berangkat ke kampus, menu makan siang gue, dengan siapa gue shopping, bahkan tahu kalau kemaren gue sakit perut gara-gara makan rujak di warung Bang Minho (SHINee) (Sejak kapan Minho jualan Bakso? *dibantai para fans Minho*). Yang bikin gue kesel en sebel, die selalu bilang pengen sekali bisa nyium pipi gue yang merah. Emangnya jambu….. En dia ngaku namanya Thunder.

“Wah, elo punya pengagum rahasia, tuh!”, suara Yoo-Na melengking disela-sela cerita gue.

Saat ini kita sedang asik menghambur-hamburkan uang Bokap di Seoul Mall. Beberapa merk branded sudah gue jinjing dengan bangganya. Si Yoo-Na bertindak sebagai penasihat pribadi gue.

“Gue curiga dengan beberapa cowok yang berpotensi jadi si Thunder ini: Eli (U-Kiss), Gikwang (B2ST), ChunJi (Teen Top), dan MinHyuk (CN. Blue) semua cowok yang kerjanya nguber-nguber anak-anak baru yang lumayan cantik,” kata gue sambil memandangi wanita muda yang berbaju biru dengan garis-garis yang begitu indah.

“Oooo, elu tuh lumayan cantik, yah???”

“Iya dong….. buktinya gue diuber-uber mereka.”

“Geer ajeeee!”

Dan gue putuskan untuk mendapatkan baju yang dipakai oleh wanita tadi. Pokoknya gue harus tampil sebaik mungkin buat acara temu akrab yang diadakan para senior. Maklum senior kecengan gue yang jadi panitianya. Dia pasti hadir diacara tersebut.

“Ngomong-ngomong, gimana si Kibum? Itu tuch….. cowok-lu yang ganteng dan tajir itu,” celoteh Yoo-Na tiba-tiba.

“Udah, ah! Jangan ngomongin dia aja….. sebel!!!”

“Pasti gara-gara Sabtu kemarin yah?”

Dan kembali terbayang dihadapan gue kejadian hari Sabtu yang menyebalkan itu.

********************

Sabtu itu tak seperti biasanya gue ke kampus diantar oleh pak Bae Young Jung (readers: Author gak kira-kira nih, masa BYJ dijadi’in supir *cingcang author*) pribadi Papih yang sudah lama bekerja sejak gue belum muncul dimuka Bumi ini.

Sebentar-sebentar sang hidung minta disumpal tissue karena tanggulnya hamper jebol. Ya, gue memang lagi gak enak badan. Dokter CL (2NE1) *ayah CL kan Ilmuan jadi author jadiin CL dokter disini, hee~~* bilang gue Cuma flu biasa. Tapi yang pasti, kepala gue pusing-pusing. Bukan karena flu, tapi karena kesal sama mahluk yang bernama Kibum itu. Makanya habis kuliah gue langsung beli obat ke Rumah Sakit Seoul.

Penyebab pusing yang pertama, sebagai seorang cowok sudah selayaknya dia menaruh empati kepada ceweknya yang lagi sakit. Eh, dia malah jalan-jalan sama geng-nya (U-KISS) ke Mall. Masih mending, matanya ituloh……ngeliatin si Dara kayak gue ngeliatin baju baru dipajang di etalase. Padahal dia tahu kalau gue dengan Dara adalah musuh bebuyutan, terutama dalam hal pamer-pameran baju.

Pusing yang kedua, gara-gara si Dara yang centil itu bilang sama Yoo-Na bahwa Kibum itu kiyut banget dan ia ingin jadi pacarnya. Dan si Yoo-Na menyamaikan hal tersebut pad ague dengan sikap yang riang gembira.

Pusing yang ketiga, gue yakin bahwa waktu gue dengan Kibum berpapasan di Seoul Mall, anak itu jelas-jelas melihat. Bikannya menyapa malah sengaja tebar pesona sama si Dara.

Kayaknya saat itu gue butuh sekali byang namanya Psikiater. Gue merasa nggak balance. Di satu pihak gue merasa benci banget sama si Kibum, di lain pihak gue nggak rela ada cewek lain nyantol sama anak jelek iyu. Gue pengen Kibum Cuma mikirin gue seorang. Biar kata jadi musuh juga nggak apa-apa asal dipikirin terus.

Dan si jelek Yoo-Na memberikan obat atas pusingku ini, cowokkkk…… Senior yang ganteng yang sampai sekarang belum ketahuan namanya.

********************

Malam ini merupakan malam yang menyebabkan uang kiriman papih hanya tinggal delapan puluh ribu. Padahal sekarang baru tanggal dua belas. Untung si genit Yoo-Na sudah menyatakan kesediaanyauntuk mensuplai biaya hidup dua minggu ke depan, dengan bunga sepuluh persen. Dan gue berdandan habis-habisan malam ini. Ah, pokoknya gue nggak boleh kalah sama si Dara. Sedangkan Yoo-Na memakai gaun terusan yang potonganya mirip gaun yang dipakai Sophia Latjuba di iklan Jamu Tolak Angin (-_____-?) *author korban iklan* #abaikan

Setibanya di Hotel Seoul, kami langsung mencari posisi yang nyaman, sambil menebar pandangan ke semua yang hadir. Acaranya sudah dimulai setengah jam yang lalu. Tanpa basa-basi, Yoo-Na langsung aja menyaa seorang cowok berkaos panjang hitam yang lewat di depn batang hidungnya. Si cowok hanya menyeringai, lalu pergi tanpa sepatah-kata pun. Dan tanpa kapok, si Yoo-Na memulai huntingnya ke calon korban berikutnya.

“Annyeong, selamat malam…”

Gue tertegun, sekaligus kaget. Ternyata yang menyapa adalah senior kecengankuyang cakep nan rupawan!

“Hai juga…..,” jawab gue.

“Kamu sendirian?” tanyanya lagi.

“Aniyo…..eh, ne….”
Aduh …..kok jadi grogi begini ?! tapi harus diakui cowok ini memang cakep. Good bye, Kibum.

Dan tanpa terasa kamipun bercakap-cakap layaknya teman yang sudah kenal lama. Cowok ini memang pandai menyenangkan hati wanita. Pokonya, semua yang dia obrolkan selalu menarik dan humornya pun selalu nyambung. Dan obrolan kami terputus secara paksa ketika si genit Yoo-Na dating dengan berita barunya.

“Haaarrrrr…….!!”

“Apaan sih elo, Yoon? Kok teriak-teriak gitu?”

“Ada kabar buruk! Si Kibum…..”

“Si kibum?Waeyo?” gue jadi ingin tahu.

“Kata si Tifanny, cowok jelek itu baru aja nembak si Dara !”

“Lalu ? Apa urusannya sama gue ?” Tanya gue pura-pura cuek, meskipun dalam hati memaki-maki si Kibum. Dasar buaya darat amatiran….. !

“Loh kok elu biasa aja sih? Nggak mau ngelabrak si Dara atau si Kibum?” Tanya Yoo-Na sambil menyelidik.

“Buat apa? Kan gue nggak ada hubungan apa-apa lagi dengan si Kibum,” jawab gue pura-pura santai, sambil mengerling kearah senior yang kece ini. Dan si Yoo-Na pun mengerti dan melanjutkan huntingnya.

Dua jam berlalu, dan cowok ganteng dihadapan ku ini mulai sering melirik jam tangannya.

“Gue harus pulang,” katanya.
“Kasihan pembantu gue nungguin pintu.”

Aduhhhh, kok cepet-cepet sih. Padahal gue belum puas ngeliatin wajahnya yang ganteng itu. Dan….. loh, bukanya itu si Dara? Ngapain dia kesini? Eh, megang tangan si senior lagi!

“Oh, ya….elu sudah kenal kan sama Dara? Dia adik gue satu-satunya,” kata senior.

Kata-kata ini bikin gue kaget sekaligus sebel. Gue sudah terlanjur suka sama ini cowok. Tapi, lagi-lagi si centil Dara. Kok semua cowok cakep selalu berhubungan sama cowok ini?!!

Dan mereka mulai meninggalkan acara temu akrab itu, meninggalkan gue yang makin kesepian dan sebel.

Dan si senior tiba-tiba berbalik dan berkata , “By the way…..nama gue Thunder. Nice to meet you, Hara.”

Dan kali ini gue bertekad besok pagi harus segera bikin janji dengan Psikiater terdekat.

——————–tamat——————–

Note: Maaf kita bikin bias kalian ancur! Just for fun.. Peace!! ^^v. Mungkin readers bakal bilang endingnya ngeGANTUNG, bisa dibilang gitu tapi menurut author yang geje ini sih enggak, coz author tuh hobby banget nonton *reader: nggak nanya woy!* en suka banget film-film yang akhirnya tuh diserahin sama penontonya ^^v jadi paham kan maksud author, semoga paham *make a wish*
Saatnya Komen Woyy, komen Cinn….DEMI KELANGSUNGAN HIDUP AUTHOR BUAT NINGKATIN KREATIFITAS DALAM MEMBUAT FF.
ANDA PUAS KAMI PUN SENANG.. *PLAK*
GOMAWOOO~~
Ohya.. sekali lagi author mau eksis..Follow Twitter author ya….
@asterisma
Klo mau protes di twitter aze ye..hehehehe….

9 Tanggapan to “I NEED PSYCHIATRY”

  1. Nuri Trianingsih Pangestika Maret 6, 2011 pada 8:16 am #

    Bingung (˘_˘”) lanjutin dong admin…

  2. mcsdfanfiction Maret 6, 2011 pada 8:45 am #

    Wkwk. Minta ma authornya aja. Bisa mention ke twitnya.🙂
    makasih dah baca ma coment chingu.

  3. otophed Maret 6, 2011 pada 8:57 am #

    Mian. .admin bru sempet edit dialognya. Yg lainnya kalo admin dah longgar. Mianhamnida.

  4. yoohaeteukii Maret 6, 2011 pada 12:26 pm #

    annyeong thor,lam knal ja..#gpntng
    Lnjtin dong author ff.a..

  5. young0896 Maret 6, 2011 pada 10:01 pm #

    huua.. minho knpa dsitu jd pdgang bakso apa rujak hikss..
    lanjutin donk thor ff.a .. hehe

    • mcsdfanfiction Maret 7, 2011 pada 9:51 am #

      ittu kehendak author… hahahha… minta aja lewat tweet ma tu author…

  6. friezzka_onwokyeon Maret 8, 2011 pada 7:45 am #

    hehe..minho jdi pdagang bakso
    waah..gokil nie!!
    lanjut author..

  7. mcsdfanfiction Maret 8, 2011 pada 11:39 am #

    Kehendak author. Hahaha

  8. nadiafm99 Maret 21, 2011 pada 11:43 am #

    ngakak bacanya =)) minho jadi tukang rujak, terus CL jadi dokter =)) bahasanya gue elo lagi =))
    Nice FF thor~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: