Order (Part 2)

1 Mar

Title :: Order (Part 2)
Author :: Han Hyo Hee
Genre :: ???
Rating :: NC-21
Cast main :: Siwon, Ryewook, Kyu Hyun, Han Saebom
Disclaimer :: DON’T be a PLAGIATOR!!

“ Aku takut!” ucap Siwon gemetar.
“ Mwo? Kau takut apa?!” tanyamu mulai tak sabar.
“ Aku takut dosa!” bentak Siwon di depan mukamu.
“ Pabo!” katamu sambil menjitak kepalanya. “ Justru ini surge dunia!” ucapmu meyakinkannya. Siwon menatapmu seperti anak kecil yang mulai tergoda dengan tawaran ice cream saat ada penculik jahat yang mencoba merayunya. *author gaje!*
“ Sungguh?” tanyanya meyakinkan. Siwon mulai mendekatimu.
“ Ne… mana mungkin aku bohong?” ucapmu merayu. Kau merentangkan tanganmu. Seakan siap untuk dipeluk Siwon.
“ Kenapa tidak?!” tanyanya tak yakin.
Namun dengan gerakan cepat ia mencium bibirmu dengan nafas yang memburu. Kau pun membalas ciumannya sama nafsunya. Lidah kalian saling bertautan. Siwon menghisap bibir bawahmu. Dan kau pun menghisap bibir atasnya.
Ciumanmu pun turun keleher mulus Siwon. Ada benjolan jakun disana, namun tak mengurangi sedikit pun nafsumu. Kau pun melangkahkan kakimu kedepan, mendorong Siwon kebelakang, sehingga posisi Siwon kembali terhimpit olehmu.
“Akh…,” desah Siwon saat kau menciumi lehernya.
Nafasmu yang semakin memburu itu terasa di kulit leher Siwon dan membuat Siwon terangsang. Kau tak hanya mencium lehernya, kau menjilat bahkan menggigit lehernya. Hingga meninggalkan kissmark. Tak hanya bibirmu yang aktif, tanganmu juga ikut aktif meremas-remas junior Siwon yang menegang.
“ Ugh… akh,” desah Siwon menerima servicemu.
“ Kau suka jagiy?” tanyamu sambil menatap muka Siwon yang terangsang.
Tanganmu masih aktif meremas, memijat, bahkan mengocok junior Siwon yang masih terbungkus celana. Keringat pun menetes di pelipisnya.
Rrrrrrrrrd…… tiba-tiba terdengar suara getaran. Kau dan Siwon pun terhenyak. Kalian berhenti sejenak.
“ Apa itu?” tanyamu heran.
“ Handphoneku,” jawab Siwon singkat. Ia merogoh saku celana jeansnya.
“ Yeoboseyo?” jawab Siwon menerima telepon. Sedangkan kau masih dalam posisi menghimpit Siwon.
“ Jinja? Kapan?” pekik Siwon mulai panik. Kau yang mendapati perilaku Siwon begitu menatapnya heran.
“ Ne. Arraso. Ne, sekarang aku kesana,” ucap Siwon lalu mematikan teleponnya. Kau pun memegangi kepala Siwon dan hendak menciumnya lagi.
“ Mianhae, aku harus pergi,” ucap Siwon sambil menatapmu, mengharap kau mengerti.
“ Waeyo? Kenapa pergi? Kya! Kita belum selesai,” gerutumu manja sambil memeluk dada bidang Siwon.
“ Mianhae, terjadi sesuatu dengan karyawanku. Aku harus kesana. Kumohon,” pinta Siwon memelas. Kau pun membuang muka dan cemberut. Kau kesal dengan Siwon, namun disisi lain kau kasihan padanya.
“ Kumohon…” pinta Siwon lagi.
“ Ah… baiklah, tapi kuharap kau kembali, Jagi,” ucapmu dengan muka kwatir. Kau pun merapatkan lagi baju handukmu dengan lesu dan sedih.
Siwon tersenyum padamu dan menarik dagumu. Ia mengecup bibirmu lembut dan menatap wajahmu dalam.
“ Aku harap aku bisa,” ucapnya sambil tersenyum manis. Menampakkan bibir lebarnya.
Siwon pun berjalan menuju pintu dengan langkah terburu. Kau pun mengikutinya dengan langkah lunglai.
“Apa tidak bisa nanti saja?” tawarmu saat sudah di depan pintu.
“ Aniyo. Ini sangat penting,” Siwon menggeleng pelan.
Kau pun menghembuskan nafas panjangmu lalu merogoh saku baju handukmu dan mengambil kunci. Cklek! Suara kunci itu saat diputar dilubang pintu.
“ Aku pergi dulu,” ucap Siwon hendak melangkah kaki keluar. Kau hanya menatapnya sedih. Dengan langkah amat terburu Siwon berlari kecil melewati pekarangan rumahmu dan lenyap dari pandanganmu begitu saja saat ia melewati pagar.
***
“ Hei! Mana pesanan bajuku?!” bentakmu pada handphonemu sendiri.
“ Aish! Mianhamnida, Noona! Catatan ukuran badanmu hilang entah kemana,” jawab seseorang diujung telepon terdengar bergetar.
“ Kau ini! Bisakah kau lebih professional lagi? Hah! Kau tahu?! Baju itu akan aku gunakan untuk manggung lusa besok, Pabo! Kau tidak punya otak,ya? Memangnya kau bisa mengerjakan baju itu kurang dari 48 jam?! Heh!” umpatmu meledak-ledak.
“ Mianhamnida.”
“ Mwo?! Apa aku tidak salah dengar?! Memangnya baju pesananku bisa jadi seketika hanya dengan kata mianhamnida?” kau masih mencak-mencak.
“ Aigoo! Baiklah, aku akan ketempatmu sekarang juga. Arra?” ucap suara diseberang mulai geram. Kau pun tidak menjawab apapun dan langsung menutup telepon.
***
Ting, tong! Ting, tong! Bel rumahmu kembali berbunyi. Dengan malas kau melangkahkan kaki menuju pintu ruang tamu dan membukanya.
“ Anyeong, Saebom-ssi?!” tanya seorang namja yang berdiri diambang pintu dengan menenteng sebuah tas dan menatapmu ramah.
Aigoo! Coba lihat bibirnya! Sexy boo! Tipis menggoda gitu. Omo! Kau pun tergoda. Apalagi senyum yang dia sunggingkan sangat menawan.
“ O… hm… ne… si-silahkan,” ucapmu tergagap.
Namja itu canggung-canggung melangkah masuk rumahmu. Pandanganmu tak lepas darinya. Ia mengenakan kemeja putih dengan 3 kancing teratas tak dikancingkan, jeans pensil, dan menenteng tas hijau yang kau rasa isinya hanya kain-kain.
Namja itu duduk di sofa merahmu tanpa disuruh. Lalu mulai mengambil sesuatu di tas hijau yang sedari tadi di tentengnya. Kau pun menutup pintu dan lagi-lagi menguncinya. Kau saku kunci itu pada kantong belakang hot pant merahku. Namja itu tak bergeming dari posisinya. Ia sibuk membuka-buka agenda yang ada di tangannya. Sementara itu, kau menghampirinya perlahan. Entah sejak kapan dan dari mana, nafsumu pun datang. Kau menggigit bibir bawahmu sambil melenggang mendekati namja itu dengan langkah gemulai (*?).
“ Akh, sudah kubilang. Aku tak menemukannya disini. Kau masih tak percaya?” gumam namja itu sambil membuka-buka lembar agendanya dengan gusar.
Kau menjejerinya dan memandangi namja itu sejenak dari samping, dan tersenyum licik sesaat.
“ Saebom,ayo kita……” kata namja itu terputus. Bibirnya sudah dilumat olehmu. Sesaat namja itu membelalak kaget. Namun hanya sesaat, setelahnya ia menutup matanya dan menikmati ciumanmu.
“ Wookie-ssi. Kenapa kau begitu menggairahkan kali ini?” tanyamu mengerling nakal sambil melucuti kancing kemeja Ryewook.
“ Mwo? Jinja?! Hehehe… molla,” ucap Ryewook tersanjung. Ia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal sambil nyengir malu. Bahkan ia tidak sadar bahwa tangan cekatanmu sedang berusaha membuka kemejanya.
“ Ne… kau sangat menggoda,” ucapmu sambil menjilat bibirmu sendiri membuatmu tampak begitu bergairah.
Ryewook kaget melihat reaksimu. Wajahnya tiba-tiba memerah dan gugup. Kau mendekatinya perlahan dengan nafsu tampak jelas diraut wajahmu.
“ Eh… Ehm… Saebom! Aku harus pergi!” ucap Ryewook gugup. Ia beranjak dari sofa dan menjauhimu.
“ Waeyo!” tanyamu heran. Kau pun menarik kemejanya yang sudah tak terkancing lagi.
“ Aniy! Nega…” kata Ryewook panik sambil mencoba melepaskan tarikanmu.

“ada apa dengan Ryewook? Tunggu kelanjutannya. Hohoho… tunggu part 2-nya ya, chingu! Need coment. Gomawo yang udah baca. Mian kependekan. :(“

25 Tanggapan to “Order (Part 2)”

  1. yoohaeteukii Maret 1, 2011 pada 12:40 pm #

    hadooh, bgus ne ff..
    knpa siwon oppa prgi sgala si..lg enak2 jg mlh pergi..ckck mnyia2kn ksmpatan oppa! #dgbukin teuk

  2. yoohaeteukii Maret 1, 2011 pada 12:54 pm #

    hadooh, bgus ne ff..
    knpa siwon oppa prgi sgala si..lg enak2 jg mlh pergi..ckck mnyia2kn ksmpatan oppa! #dgbukin teuk Oppa

  3. friezzka_onwokyeon Maret 1, 2011 pada 12:59 pm #

    waaah…
    gila knapa wokkie nglakuin ntu,ga rela …
    tp gpp lah yg pnting wokkie g nebsong dluan
    aq tnggu klanjutan’a..

  4. young0896 Maret 2, 2011 pada 2:17 pm #

    yah sya tdak mjd frist coment ya dah lah dpp..
    bgus thor tp krg pjang hehe..

  5. HAEpyu Maret 2, 2011 pada 4:00 pm #

    woaaah dah ada lanjutannya ><
    cewenya nepsong amet..tiap liat namja bening dikit aja langsung serang (?) wkwkwk

    ayo lanjutannys lebih panjang lagi ^^

    • mcsdfanfiction Maret 3, 2011 pada 10:10 am #

      wkwkwkwk….
      ne…
      tunggu ya… ^^
      gomawo dah coment.

  6. RinduCubbyELF Maret 3, 2011 pada 8:09 am #

    kyaaaaa jgn wookie-ah -_- mashh polosss naa tour:((
    di tggu kelanjutanya *v yg siwon hehhh*
    nb: mga kyu ga dapat partnya^^

    • mcsdfanfiction Maret 3, 2011 pada 10:10 am #

      hehehehe….
      tunggu aja lanjutannya… ^^
      gomawo dah coment chingu. ^^

  7. RinduCubbyELF Maret 3, 2011 pada 8:11 am #

    kyaaaaa jgn wookie-ah -_- mashh polosss naa tour:((
    di tggu kelanjutanya *v yg siwon hehhh*
    nb: mga kyu ga dapat partnya^^-_-

  8. shinhyunrin Maret 3, 2011 pada 1:15 pm #

    aigooo saebom’a nafsu bener . .

    lanjut chingu
    seru

    • mcsdfanfiction Maret 4, 2011 pada 12:22 pm #

      iyya… ini author lagi bertapa… *carifeel =.=
      makasih uda kunjung. ^^

  9. Rihyuk_teukmi Maret 6, 2011 pada 2:34 am #

    akhirnya ada lanjutannya😀
    wkwkwk,ngakak liat kelakuan si kuda. Sok suci lo bang! *dicekeksikuda*
    emaaaaak,itu wookie gajadi nge yadong? Baru nemu ff nc wookie untuk kedua kalinya.
    Dia terlalu polos xD
    lanjutannya thorrr!!
    Ehhh iya gomawo ya udah baca ff ku *deep bow*
    yang the new beginning minggu ini aku post part 2 nya xD
    baca sama komen+kritik+saran buat ff yang lain yahhh *pelukcium*

  10. Nuna Maret 6, 2011 pada 4:51 pm #

    nahh loh,ne smua d embatt gtu,,
    asl jgn hubby q,,*bc:hyuk*

    pe kasian,g jd” mlu..kkk

    • mcsdfanfiction Maret 7, 2011 pada 10:12 am #

      wkwkwkwkw…. itu kehendak author chingu… hohoho (ketawa evil) makasih uda kunjung… ^^

  11. Lereen Maret 10, 2011 pada 1:32 pm #

    Hadohh.. pendek2 nie.. /PLAKK *otak yadong*
    hahaha.. Wookie sampe malu~ haha..😀

  12. mcsdfanfiction Maret 10, 2011 pada 1:50 pm #

    Iya chingu. . . .bikinnya sambil dikejar2 eunhyuk mau diajak yad0ngan #plak!

  13. Ritha_Kyuhyun April 7, 2011 pada 2:14 pm #

    Kok yadongnya gag bnyak yg keluar sihc ??? ( dasar otak Yadong ) heehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: