FROZEN LOVE

1 Mar

Title :: Frozen Love
Author :: Lee Yoora
Rating :: NC-17
Genre :: Romance
Disclaimer :: DON’T BE a PLAGIATOR!!!
Main cast :: Lee Yoora ( Author) , Park Jungsu , Lee Hyukjae
NB :: Annyeong ~ Author gaje telah balik
Kali ini aku menceritakan masalaluku dengan Leeteuk *digetok Tha*. Maav, Devil blm bisa di-post. Makanya aku kasih selingan dulu…
Wookey ^^
LIKE N KOMENT PLEASE ^^

#Atap sekolah saat jam pulang#
“Akh ~ nilai apa ini ?!” teriak Leeteuk. Jelas saja aku kaget dengan teriakan Leeteuk yang menggema ditelingaku, bagaimana tidak, ia berteriak jelas disamping telingaku
“YA~! Leeteuk-ah…jangan berteriak ditelinga orang !” ujarku padanya
“Haish, ppapoya ! lihat nilaiku segini ” ia menunjukkan nilai ulangan matematikanya minggu lalu.
Setelah membaca angka yang tertera di pojok kanan atas kertas ulangannya, tawaku langung meledak
“GYHAHAHAHAHA~~” tawaku.
Ia terlihat kaget setengah mati mendengar tawaku. Sampai sampai ia menutup telinganya
“Mianhae…ahaha…miaa…” tawaku tetap saja tak bisa dihentikan. Perutku sampai sakit, airmatakupun sampai keluar “adu…hahaha…perut…ahahha…sakit”
“Yayayay~ terserah. Aku tahu, nilaiku hanya 3 tapikan~~~” Leeteuk berujar sambil memandangi kertasnya sayu
Melihat ekspresinya tawaku berhenti sekejap. Mata yang biasanya menampakkan binar-binarnya hingga aku silau itu kini terlihat sayu…
Aku lihat semangat hidupnya telah hilang, kuberanikan diri bertanya pada sobatku ini
“Leeteuk-ah…waegureyo ?” kataku memberanikan diri
“Eommae…Appa” jawabnya pelan
“Eommae ? Appa ? kenapa dengan mereka Leeteuk…aa” kataku sembari kududukkan diriku disampingnya
“Mereka bilang, kalau nilaiku jelek lagi, aku akan dikirim ke Singapore…huuhh ~” Ia menarik nafas panjang. Matanya menatap awan-awan yang bergerak perlahan, tatapannya kosong
Aku terhenyak mendengar kata kata itu. seperti ada setan lewat, ada sebuah ide gila melintas dikepalaku
“Kita bakar saja kertasnya ! bagaimana ?” saranku. Biasanya dia akan tersenyum dan memandangku girang
Namun tidak kali ini. ia tersenyum getir, lalu menatapku lekat. Ia memandangku dengan matanya yang enggan kupandang untuk saat ini seolah mengatakan ‘tidak-untuk-kali-ini’ sembari menggeleng pelan
“Kau tahu ? aku sepertinya memang harus pergi ke Singapore” ujar Leeteuk lalu menyandarkan kepalanya dibahuku
“YA! Harusnya aku yang bersandar dibahumu” ujarku
“Biarkan…sebodo” ia mulai memjamkan matanya
“Leeteuk-ah…benarkah kau akan pergi ?” aku mulai khawatir. Sebelumnya, dia belum pernah bertingkah seperti ini padaku
Tiba-tiba ia berdiri dan tersenyum jahil
“Tentu tidak…ahahhaaha” Tawa khasnya pun keluar, matanya kembali ber-binar binar seperti biasa
“YA ~” lalu mulailah kami kejar-kejaran seperti biasa

#Perjalanan Pulang#
Kami berjalan berdua seperti biasa. Hari ini aku merasa aneh. Aku memandang leeteuk sebagai orang lain. Hatiku bergetar setiap berada dekat dengannya. Apalagi tadi saat kepalanya berada dipundakku…terasa ahh~
“Yoora-ah ? waegure ?” Pertanyaan Leeteuk membuyarkan lamunanku seketika itu juga
“Ah ne ? aniyo gwencanika” jawabku asal
Leeteuk memandangiku sebentar namun aku pura pura mengutak-atik HP-ku. Tanpa ba-bi-bu ia menarik tanganku
“HAISH ~~ Teuk…aaa,,,mau kemana ??” tanyaku saat ia menarik tanganku.
Namun, Leeteuk tetap diam dan hanya tersenyum padaku. Ia mengajakku ke Mall
“Leeteuk..aa, kau mau belanja?” tanyaku heran. Sebelumnya sobatku ini belum pernah mengajakku ke Mall
“Hahahah ~ aniy…ikut saja” katanya sembari menggandengku. Kali ini tatapanya hangat dan memberikanku ketenangan
Aku hanya menurut dan mengikuti langkah kakinya. Sudah lama kami berjalan mengeilingi mall…tapi tetap saja belum sampai ke tempat tujuan Leeteuk
Tiba-tiba mataku menangkap sebuah tempat yang sangat luas berwarna putih
“Leeteuk-ah~ ini…ini” ucapku setelah menyadari tempat ini
“Ya~ tempat ice skatting” ujarnya
Ternyata dia masih ingat bahwa hobiku sewaktu SMP dulu adalah main ice skatting. Karna aku masuk SMA, jadi aku harus berhenti main skatting.
Leeteuk menarikku untuk mengambil sepatu skating dan sarung tangan.
Saking asyiknya bermain, aku tidak sadar aku telah bermain selama 2 jam disini. Seluncur sana, seluncur sini.
Berhubung Leeteuk tidak bisa dia hanya menunggu dipinggir. Menatap Yoora dengan tatapan seolah tidak ingin berpisah dengannya
“Yoora ini” ujar Leeteuk sembari memberikan sebuah kalung padaku
“Ah ? Teuki ?” ujarku.
Ia memakaikan kalung berbentuk sepatu ice skatting itu di leherku
“kalau aku pulang nanti…aku akan mengatakan sesuatu yang sangat penting” katanya
“Pulang darimana ?” aku heran
Dia terlihat gelagapan
“lupakan…”

#Keesokkan harinya#
“ANNYEONGHASEYO !” teriakku semangat saat masuk kelas. Masih terbawa kenangan main ice skating kemarin
Mataku menatap bangku milik Teuki yang masih kosong. Padahal biasanya dia sudah memakai headphone dan menari nari gaje. Aku bertanya pada Eunhyuk
“Hyuk-ah…Leeteuk belum datang?” tanyaku mengganggu Eunhyuk
“Aniy…” Ia menjawab singkat lalu meneruskan menekuni bukunya.
Tiba-tiba Taeyeon seosangnim datang memecah suasana yang riuh. Namun aku masih bertanya pada diriku sendiri mengapa Leeteuk belum datang juga, apakah yang kemarin dia katakan bahwa aan pergi ke Singapore itu benar?
“Ehm, ehm…nona Yoora…sudah siapkan kau memulai pelajaran sastra ?” tanya Taeyeon Seosangnim
Aku terhenyak, akh teuki, apa kau sakit ?
“Lee Yoora !” bentak Seosangnim
“Ah, aniyo…EKH ! maksudku sudah seosangnim-ssi” jawabku gelagepan
“Baiklah…sebelumnya aku ada pengumuman. Park Jungsu…mulai hari ini pindah ke Singapore” ujar Taeyeon seosangnim
Mendengar nama Leeteuk aku terperanjat
“ANDWE ?!!!” teriakku sembara berdiri. Taeyeon seosangnim menatapku ganas seolah mengatakan ‘duduk-kembali’
“seosangnim ~ kapan dia berangkat ke Singapore?” tanyaku. Ia melihat jam tangannya
“jam 7.30…ya , 20 menit lagi” ujarnya
Mendengarnya aku langsung berlari keluar. Kudengar seosangnim berteriak memanggil namaku namun aku tidak menggubrisnya sama sekali. Saat aku akan menyetop sebuah taksi aku sadar, uangkku tertinggal ditas
“Yoora ~ kau sangat bodoh ~” umpatku pada diriku sendiri. Ide gila lagi…ide gila lagi !
RUN YOORA RUN !!!
Akupun berlari sekencang-kencangnya menuju bandara…Leeteuk, paling tidak aku harus bisa mengucapkan salam perpisahan untukmu !!
Aku berusaha sekuat tenaga berlari…huh, aku tidak kuat lagi ! tidak aku pasti bisa ! aku harus bisa ! kugenggam kalung pemberian Leetek yang bertengger dileherku
Akhirnya sampai juga di sini. belum, aku belum boleh berhenti berlari…harus ketemu Leeteuk, harus harus !

_Leeteuk POV_
Aku memandang jam tanganku 07.30…aku sangat ingin bertemu Yoora…sebenarnya
Huuuffftt ~ aku menghembuskan nafas
“JUNGSU ! kkaja” teriak Eommae. Aku lalu beranjak dan menghampiri Eomma dan Appa
“lebih baik kau ke Singapore saja ya …” kata Appa.
Aku sama sekali tidak menggubris kata-kata Appa… satu satunya suara yang ingin aku dengar saat ini adalah suara Yoora
“Leeteuk ! my Teuki teuki !” aku mendengar suara itu… jangan-jangan? Aniyo, dia pasti sedang sekolah. Kusingkirkan pikiran itu jauh jauh. Dia tidak mungkin datang. Dia sedang belajar. Iya…dia

Kumantapkan hatiku dan melangkah masuk ke pesawat

_Leeteuk POV end_

_Yoora POV_
“Leeteuk ! Teuki teuki ! hiks hiks” Teriakku. Aku tidak perduli sebanyak apapun orang yang melihat kearahku saat ini aku hanya ingin bertemu Teuki…
“hiks, teuki…teuki” airmataku keluar. Aku menghapus air mataku lalu aku kembali berlari mencarinya.
Sesekali aku berhenti untuk beristirahat. Lalu aku bertanya pada seorang paramugari yang lewat situ
“Permisi…penerbangan ke Singapore, sudah lewatkah ?” tanyaku penuh harap
Ia melirik jam tangannya
“Ya ~ pintu sudah ditutup. Sepertinya kau kelewatan” ujarnya sambil tersenyum padaku
“ah…gomawo” ujarku tanpa semangat
#Luar Bandara#

Tempat ini cukup sepi. Aku ingin berteriak sekencang kencangnya
“LEETEUK !!!!!!” teriakku
‘bbbssssshhhh~~~~~~~~~~’ suara pesawat lepas landas
Bersamaan dengan itu tangisku meledak sekuat kuatnya.

#5 tahun kemudian#

Aku~ Lee Yoora. Telah berubah, dari seorang anak yang periang, senang bercanda dan ramah menjadi seorang Lee Yoora yang ‘Lain’… Dingin, pemurung, ketus…
Itulah aku yang sekarang. Hatiku telah beku. Sebeku Es di arena Ice skatting ini. memoriku tentang Leeteuk.
Sobat dekatku, sekaligus cinta pertamaku.
Aku tidak ingin mencintai seseorang lagi. Hatiku telah beku. Tidak ingin menerima kesakitan yang sama lagi.
Hari ini, aku duduk disini lagi. Memandang orang-orang yang sedang berseluncur di arena ini.
Melihat sepasang kekasih yang bermain skating bersama, aku merasa hangat. Tiba-tiba ada seseorang yang mengulurkan segelas Cappucino hangat. Minuman kesukaanku aku mendongak
“Siapa kau ?” kataku dengan nada ketus dan dengan tatapan dingin
Ia membuka topinya. Wajah yang familiar denganku
“Hyukkie ?” tanyaku padanya
Ia duduk disampingku lalu mengagguk pelan. ia tersenyum padaku
“Yoora, mau skkating denganku?” katanya
Aku menggeleng pelan. kulemparkan tatapan dingin khasku seolah mengatakan ‘go-away’
Namun ia membalasku dengan tatapan hangat
“Ayolah, aku akan membuatmu luluh” ujarnya sambil melemparkan senyum yang sangat manis.
Benarkah dia akan melelehkan es yang menyelimuti hatiku ini ? aku tidak percaya… aku hanya menyukai Leeteuk…
“kkaja…” ia menarik tanganku lalu menyuruhku memakai sepatu skatting.
Lalu kami sudah mulai meluncur di sana. Entah mengapa sekarang aku merasa hidup kembali… ice skatting. Tanpa aku sadari, aku oleng, dan BRUGH ~ aku menimpa tubuh Hyukkie
“Mi…mianhae” kataku pada Hyuk. Wajahku terasa panas aku rasa wajahku semerah tomat sekarang
“Gwencasimika” bukannya dia membantuku berdiri namun ia menarik wajahku semakin dekat ke wajahnya.
Dan bibir kamipun bertemu. Sejenak kunikmati kehangatan bibir Hyukjae, namun aku sadar, tidak ! aku tidak boleh menyukai hyukjae !
Segera aku bangkit dan meninggalkan dia di arena skatting. Aku segera pergi kesebuah tempat
#Atap SMA#
Tempat ini… atap SMA~ semua kenangan tentang Leeteuk kembali terkenang.
“Lupakan Leeteuk…” ujar Hyukjae
Segera aku berbalik dan menatap Hyukjae dengan tatapan tajam. Aku benar benar benci dengan kata-kata itu
“Apa hak mu melarangku? Kau bahkan tidak mengenalku” ujarku benar benar marah
Ia terdiam sejenak. Aku tahu, ia tidak dapat berkutik
“Kau adalah gadis yang lahir tanggal 01 july, warna favoritemu biru, sampai sampai kamarmu dicat dengan warna biru. artis favoritemu Super Junior (?), hobby ice skatting. Bercita-cita menjadi pemain ice skatting internasional. Cinta pertamamu Leeteuk, setelah Leeteuk pergi setiap hari selama 5 tahun belakangan kau selalu duduk di pinggir tempat Ice Skatting selama 2 jam sepulang kuliah… ” Kata Hyukjae tanpa henti
Aku sampai tercengang mendengarnya…baru aku akan berbicara ia sudah mendahuluiku
“kau pasti berpikir dari mana kau tahu hal itu… aku menyukaimu sejak umurku masih 5 tahun. Namun, ternyata kau lebih menyukai Leeteuk alias sobatku. Aku mengalah dan menyerahkanmu padanya…” katanya seolah dapat membaca pikiranku
Aku nyaris tidak dapat berkata-kata
“kalau begitu kau tahu. Hatiku hanya untuk Leeteuk” ujarku kemudian
Aku memandang langit dan menyandarkan diriku pada tembok. Sambil memegangi kalung pemberian Leeteuk
“Aku, aku mau menjadi pengganti Leeteuk” kata Hyukkie “mungkin aku memang bukan Leeteuk, aku akan menjagamu lebih baik dari dia”
Apa yang dipikirkan anak itu sih ?!
“Aku bilang …” kata-kataku dipotong
“DIA SUDAH MENINGGAL!” teriaknya
‘DEG’ jantungku serasa berhenti berdetak. Apa maksudnya ?! ngga mungkin. Seketika itu aku jatuh terduduk, airmataku takterasa keluar. Pipiku basah oleh air mata
“bohong…” kataku
“5 tahun lalu ia Singapore untuk operasi. Tapi, operasinya gagal, dan 1 tahun lalu…ia meninggal” ujarnya lirih
Aku benar benar hancur
“ANDWEEEE ! NGGA NGGA MUNGKIN !” aku berteriak sekuat tenaga
Hyukjae memelukku hangat. Aku menangis dalam pelukannya
“tapi… aku tetap mencintainya Hyukjae” isakku
“Heehh” ia menghela nafas sebentar “Yoora, dengarkan aku. Dia sudah meninggal. Dia tidak dapat menjagamu…aku mohon…percayalah. Ini surat dari Leeteuk” lalu ia memberikan sepucuk surat
Dengan berat hati aku buka surat itu

———————————————-
To : My Love, Lee Yoora
Yoora, jika kau membaca surat ini, berarti aku sudah pergi dan tidak akan pernah kembali disisimu.
Maafkan aku, aku berbohong padamu. Sebenarnya tujuanku pergi ke Singapore adalah untuk operasi penyakitku. Bukan untuk sekolah seperti yang aku katakan padamu
Aku tidak bisa mengatakan hal ini padamu, aku tidak ingin membuatmu khawatir
Aku menyerahkanmu pada Hyukjae…
Berharap kau akan bahagia dengannya. Aku percaya dia bisa menjagamu dan kau bisa menjaganya…
Sesungguhnya ada hal yang ingin secara langsung aku katakan padamu.
Aku mecintaimu, nama Lee Yoora akan terukir jelas dihatiku selamanya, walaupun aku telah tiada
Maaf, aku tidak dapat menjagamu…
Maaf aku tidak dapat berada disampingmu seperti dulu…
Maaf aku tidak dapat menemanimu menangis…
Dan maaf untuk tidak dapat bersamamu saat kau tertawa…

Aku hanya dapat berharap kau bahagia bersama Hyukjae, memiliki anak-anak yang manis… dan oh iya, semoga mereka tampan sepertiku *hhe ^^ dan cantik sepertimu
Aku tahu Hyuk bisa menerimamu apa adanya,,,
Dia dapat menjagamu, mengerti kau lebih baik dari aku…

Salam hangat ^^

SARANGHAEYO YONGWONHEE LEE YOORA
-Park Jungsu

————————————————————
“na ddo saranghae” bisikku disela sela tangisanku
Hyukjae kembali memelukku. Hatiku merasa tentram di pelukan Hyukjae…
Mungkin, memang dia yang telah ditakdirkan bersamaku.

#2 monts later#
Tidak susah untuk menerima lamaran Hyukjae kemarin. Aku memang sudah mengenalnya sejakdulu. Leeteuk juga sering membicarakannya. Appa dan Eomma juga setuju. Maka hari ini…
Disini, taman ini…tempat pernikahanku dan Hyukjae. Aku gelisah untuk saat ini. kuremas gaunku resah. Entahlah, rasanya aneh. Kupandang diriku sejenak dicermin. Kalung ini, masih setia menemaniku
“mempelai wanita dipersilahkan…” kata Songrin unnieku sambil tersenyum
Saat melewatinya aku berbisik
“Gomawo unnie”
Aku menarik nafas panjang… menenangkan diriku untuk sesaat. Lalu menyunggingkan seulas senyum manis
Disitu, duduk teman teman terdekatku, keluarga besarku dan keluarga besar Hyukjae…
Namun terasa ada yang kurang. Leeteuk. Nama itu kembali teringat di benakku.

#SKIIPP 4 years later#
Aku sedang beres beres kamar kedua anak kembarku ketika Hyuk datang dan menarikku keluar
“Wae yobo?” tanyaku setelah kami berdua duduk
Ternyata Hyura dan Yoojae telah duduk disitu mendahului aku
“Appa~” rengek Hyura
“Kenapa tidak kalian saja yang mengatakannya ?” rayu Hyukjae
“AH~ ne, Amma, kami…euh” Hyura seperti terbata
“Hari ini, tepat 5 tahun kematian Teuki ahjussi…kami ingin ke pemakamannya” kata Yojae
Aku terbelalak dan memandang nampyeonku itu. ia membalasnya dengan cengir kuda. Pasti dia telah menceritakan semuanya pada anak – anak.
“Arraseyo~ sekarang ayo kalian ganti baju” kataku pada mereka
Mereka langsung berlari ke kamar mereka. mereka terlihat sangat antusias
“mianhae yobo~” bisik hyukjae di telingaku
“gwencanayo” jawabku
#Pemakaman#
Yojae dan Hyura meletakkan bunga di pusara Leeteuk. Mereka duduk dan berdoa untuk Leeteuk. Airmataku kembali mengalir, Hyukjae yang melihatnya segera memelukku
“Gwencana” kataku
Kusentuh kalung ini, satu-satunya memori yang tersisa dari kenangan cintaku pada Leeteuk
===========================END============================

13 Tanggapan to “FROZEN LOVE”

  1. yoohaeteukii Maret 1, 2011 pada 10:52 am #

    ga teuk oppa tu g mati!!
    sbnarnya teuk oppa k singapore ma sy..!kt brdua kwin dsna #plak!!
    but..nice ff^^

    • mcsdfanfiction Maret 1, 2011 pada 11:23 am #

      wkwkwkwkwk~ ya,ya… percaya… bulan madu… hahahha

  2. young0896 Maret 1, 2011 pada 11:33 am #

    yah sya g jd 1st yg ngoment .. *kuciwa*
    tp ini nice ff,,, wkwk

  3. friezzka_onwokyeon Maret 1, 2011 pada 1:17 pm #

    gilaaa…
    ff nie so sweet buuuangeeet…
    jlan crita’a kren abizz bneran
    aq tnggu ff kyk gini lg n lo bsa lbh baguz

  4. sujuelf Maret 2, 2011 pada 7:27 am #

    sdih.. huhu u,u…😥
    but nice..🙂

  5. rihyukkie_grace Maret 4, 2011 pada 9:40 am #

    teuuuuuk~
    kajimaaaa~~~ /nangis bombay
    romantisss thor🙂

  6. Lia Maret 5, 2011 pada 11:59 pm #

    Kunyuk ma aku aja ya….
    Haha

  7. Nuna Maret 6, 2011 pada 5:00 pm #

    mrka g smpet b’stu yh,,T_T
    so sad..

  8. Lereen Maret 10, 2011 pada 2:37 pm #

    Woww.. so romantic…
    Kok Angel teuki meninggal? huhuhu..
    Ok d~🙂 Nice FF! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: